UMBUMB

Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri)Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri)

Keterlambatan waktu alur kerja bukan sekadar kesalahan peramalan, melainkan masalah pengendalian operasional yang berulang. Ketika waktu penyelesaian aktual melebihi rencana, manajer menghadapi ketidakstabilan jadwal, kehilangan koordinasi, hambatan persetujuan, dan kenaikan biaya layanan. Dengan menggunakan 2.500 observasi tingkat tugas, penelitian ini mengkaji bagaimana analitik berbasis beban kerja dari data workflow rutin dapat meningkatkan pengendalian operasional atas time overrun. Analisis menempatkan time overrun sebagai luaran utama dan menilai apakah variabel seperti jenis tugas, departemen, prioritas, tingkat persetujuan, beban kerja karyawan, estimasi durasi, dan biaya dapat memberikan visibilitas terhadap risiko keterlambatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data workflow rutin mampu mengindikasikan lokasi akumulasi risiko overrun, terutama pada kualitas estimasi, kondisi beban kerja, kebutuhan persetujuan, dan heterogenitas tugas. Nilai manajerial utama analitik terletak pada penguatan disiplin perencanaan, kalibrasi estimasi, peninjauan beban kerja, dan pemantauan pengecualian.

Penelitian ini menunjukkan bahwa analitik berbasis beban kerja pada data workflow rutin dapat meningkatkan kontrol operasional dengan memperjelas eksposur time‑overrun.Temuan mengidentifikasi bahwa kualitas perencanaan, intensitas biaya, beban kerja karyawan, tingkat persetujuan, konteks penugasan, dan kondisi waktu memberikan visibilitas yang berguna namun terbatas.Oleh karena itu, nilai praktis machine learning terletak pada dukungan terhadap kalibrasi estimasi, tata kelola beban kerja, peninjauan persetujuan, dan pemantauan berbasis pengecualian, bukan pada penggantian keputusan manajerial.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana penambahan variabel operasional yang lebih kaya, seperti waktu tunggu persetujuan, antrian tugas, dan peristiwa penugasan ulang, mempengaruhi kemampuan prediksi overrun dan kontrol proses; selanjutnya, studi dapat mengembangkan dan menguji integrasi antara analitik beban kerja dengan rutinitas manajerial melalui desain dashboard interaktif, mekanisme eskalasi otomatis, dan protokol intervensi untuk menilai dampak pada keputusan operasional; akhirnya, penelitian komparatif antar organisasi dengan konteks industri berbeda dapat memperluas validitas eksternal temuan, mengevaluasi apakah pola faktor risiko dan efektivitas intervensi yang diidentifikasi bersifat universal atau spesifik konteks, serta memberikan panduan adaptif bagi implementasi strategi kontrol overrun yang lebih luas.

Read online
File size426.94 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test