UMBUMB

Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri)Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri)

Sepeda motor mendominasi transportasi harian di Indonesia, yang berkontribusi terhadap tingginya jumlah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara motor. Meskipun terdapat peraturan yang mewajibkan penggunaan helm, cedera kepala masih sering terjadi, terutama akibat penggunaan tali dagu helm yang tidak terpasang dengan benar. Penelitian ini berfokus pada pengembangan helm pintar yang menekankan kualitas keselamatan melalui penerapan mekanisme pengunci tali dagu otomatis dengan pendekatan manajemen kualitas. Metode Quality Function Deployment (QFD) digunakan untuk secara sistematis menerjemahkan kebutuhan dan harapan pengguna ke dalam spesifikasi desain teknis yang relevan. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner untuk mengidentifikasi suara pelanggan (voice of customer) terkait aspek keselamatan, kenyamanan, kemudahan penggunaan, preferensi desain, dan pertimbangan harga. Kualitas data dijamin melalui uji validitas dan reliabilitas sebelum dilakukan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur yang berorientasi pada keselamatan, khususnya sistem pengunci tali dagu otomatis dan alarm peringatan, merupakan faktor paling penting dalam meningkatkan kualitas keselamatan berkendara. Desain helm pintar yang diusulkan berhasil menggabungkan fitur keselamatan utama dengan kenyamanan pengguna dan kemudahan penggunaan. Penelitian tepat untuk ini menegaskan bahwa metode QFD merupakan pendekatan yang mengembangkan produk yang berfokus pada pengguna dan keselamatan, serta memberikan wawasan praktis bagi pengembangan helm pintar dalam bidang teknik industri.

Penelitian ini menunjukkan bahwa keamanan dan kemudahan penggunaan merupakan kebutuhan utama pengguna helm motor, dengan sistem pengunci tali dagu otomatis yang handal dan ramah pengguna menjadi atribut paling kritis untuk meningkatkan kualitas keselamatan berkendara.Metode Quality Function Deployment (QFD) terbukti efektif dalam menerjemahkan kebutuhan pengguna menjadi karakteristik teknis produk, sehingga desain helm pintar yang diusulkan mengintegrasikan fitur keselamatan esensial tanpa mengorbankan kenyamanan.Dengan demikian, desain ini berpotensi meningkatkan kepatuhan penggunaan helm yang tepat dan mengurangi risiko cedera kepala pada kecelakaan sepeda motor.

Penelitian selanjutnya dapat melakukan pengujian eksperimental terhadap mekanisme pengunci tali dagu otomatis pada helm pintar dengan menggunakan simulasi tabrakan dinamis untuk menilai kehandalan sistem dalam berbagai kondisi kecelakaan. Selain itu, studi dapat meneliti integrasi sensor fisiologis seperti deteksi kelelahan, denyut jantung, atau kadar alkohol ke dalam helm pintar, serta mengevaluasi dampaknya terhadap peningkatan keselamatan pengendara dan tingkat penerimaan pengguna. Penelitian longitudinal yang melibatkan sampel pengguna helm dengan latar belakang demografis yang lebih luas dan beragam dapat dilakukan untuk memantau pola penggunaan, kepatuhan, serta hasil keselamatan secara real‑time selama periode yang lebih lama. Pendekatan multimetode yang menggabungkan analisis kuantitatif data sensor dengan wawancara kualitatif dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku penggunaan helm pintar. Hasil dari studi‑studi ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk pengembangan produk helm pintar yang tidak hanya inovatif secara teknologi, tetapi juga optimal dalam meningkatkan keselamatan berkendara.

Read online
File size1.04 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test