UBUB

Journal of Psychiatry Psychology and Behavioral ResearchJournal of Psychiatry Psychology and Behavioral Research

Binge Eating Disorder (BED) adalah kondisi di mana seseorang mengalami episode makan berlebihan yang berulang atau episode purging (memancing muntah sendiri atau menggunakan laksatif, diuretik, atau enema). Prevalensi BED paling tinggi pada remaja perempuan usia 19-22 tahun dan remaja laki-laki usia 24 tahun. Pengobatan yang dapat diberikan untuk BED meliputi psikoterapi, farmakoterapi, dan terapi penurunan berat badan. Psikoterapi adalah pengobatan utama untuk BED. Jenis psikoterapi yang digunakan dalam BED adalah Terapi Perilaku Kognitif (CBT), Terapi Psikologis Interpersonal (IPT), dan Terapi Perilaku Dialektis (DBT).

Tiga psikoterapi tersebut saling terkait satu sama lain, dengan kombinasi ketiga terapi pada BED hasilnya akan lebih baik.Peran dokter umum penting dalam psikoterapi ini, dengan bantuan psikiater dan psikolog untuk memberikan terapi kepada pasien BED.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas kombinasi terapi CBT, IPT, dan DBT dalam jangka panjang untuk pasien BED. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang faktor budaya yang memengaruhi respons pasien terhadap psikoterapi. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada pengembangan pendekatan non-dietary untuk mengatasi masalah berat badan dan citra tubuh secara lebih holistik.

  1. THE ROLE of GENERAL PRACTITIONER in PSYCHOTHERAPY of PATIENT BINGE EATING DISORDER | Journal of Psychiatry... jppbr.ub.ac.id/index.php/jppbr/article/view/103THE ROLE of GENERAL PRACTITIONER in PSYCHOTHERAPY of PATIENT BINGE EATING DISORDER Journal of Psychiatry jppbr ub ac index php jppbr article view 103
Read online
File size284.91 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test