JABARPROVJABARPROV

Creative Research JournalCreative Research Journal

Kabupaten Bogor memiliki tingkat kemiskinan sebesar 7,27% pada tahun 2023, dengan hasil evaluasi reformasi birokrasi sebesar 49,33% dalam efektivitas pengentasan kemiskinan berdasarkan capaian dampak. Masalah kemiskinan di Kabupaten Bogor memerlukan perhatian khusus, terutama dalam penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran. Penelitian ini menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk memberikan rekomendasi penerima bantuan secara lebih cepat dan akurat. Data yang digunakan berasal dari Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) desil 1-4 tahun 2024, dengan 16 variabel terkait kondisi sosial‑ekonomi kepala keluarga. Proses penelitian meliputi pengolahan data, penentuan bobot kriteria melalui wawancara dengan ahli, dan penerapan TOPSIS untuk menentukan peringkat penerima bantuan. Hasil menunjukkan bahwa TOPSIS efektif mengidentifikasi prioritas penerima berdasarkan kedekatan dengan solusi ideal. Temuan ini menyarankan agar Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor mengadopsi metode ini guna meningkatkan efisiensi dan ketepatan distribusi bantuan sosial, sehingga bantuan lebih tepat sasaran dan berdampak positif bagi masyarakat miskin.

Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem rekomendasi penerima bantuan sosial berbasis TOPSIS yang akurat dan efisien, dengan kriteria serta bobot divalidasi ahli, sehingga dapat menghasilkan peringkat prioritas yang mencerminkan kondisi nyata di Kabupaten Bogor.Hasil menunjukkan bahwa TOPSIS efektif mengidentifikasi kepala keluarga yang paling membutuhkan bantuan sosial, namun terdapat ketidaksesuaian antara peringkat dan data desil yang memerlukan penyelarasan data untuk meningkatkan akurasi.Oleh karena itu, disarankan agar pemerintah mengintegrasikan sistem ini ke dalam proses penyaluran bantuan dengan validasi berkala dan pembaruan data, serta mengadopsi pendekatan multidimensi yang memperhatikan kualitas hidup dan akses layanan dasar.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki integrasi TOPSIS dengan algoritma pembelajaran mendalam untuk memprediksi secara dinamis kelayakan rumah tangga dalam menerima bantuan sosial berdasarkan data sosial‑ekonomi real‑time, sehingga meningkatkan responsivitas kebijakan. Selain itu, perlu dievaluasi manfaat penambahan teknik klaster spasial berbasis GIS ke dalam kerangka TOPSIS guna memperbaiki penargetan geografis antara daerah perkotaan dan pedesaan di Kabupaten Bogor, yang dapat mengungkap pola distribusi bantuan yang lebih tepat. Lebih lanjut, sebuah riset aksi partisipatif melibatkan warga, pemangku kepentingan, dan pejabat lokal untuk merancang antarmuka keputusan yang ramah pengguna, menyesuaikan model TOPSIS dengan prioritas kebijakan yang berubah, serta memantau efektivitasnya selama beberapa siklus penyaluran bantuan, sehingga menghasilkan sistem yang adaptif, transparan, dan berkelanjutan.

  1. SISTEM REKOMENDASI PENERIMA BANTUAN DALAM PENGELOLAAN POTENSI DESA MENGGUNAKAN METODE TOPSIS | Puspitasari... doi.org/10.29100/jipi.v8i1.3417SISTEM REKOMENDASI PENERIMA BANTUAN DALAM PENGELOLAAN POTENSI DESA MENGGUNAKAN METODE TOPSIS Puspitasari doi 10 29100 jipi v8i1 3417
  2. TOPSIS : Teori dan Implementasi | Zenodo. topsis teori implementasi zenodo skip main published june version... doi.org/10.5281/zenodo.8035225TOPSIS Teori dan Implementasi Zenodo topsis teori implementasi zenodo skip main published june version doi 10 5281 zenodo 8035225
Read online
File size381.79 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test