WASTUKANCANAWASTUKANCANA

Jurnal TeknologikaJurnal Teknologika

Minyak Atsiri atau Essensi Oils merupakan komoditi yang memiliki potensi yang besar di Indonesia, seperti industri Kosmetik, Obat-obatan Makanan dan Minuman. Maka dari itu penulis menganalisis kinerja kondensor destilasi minyak atsiri dengan kapasitas 200kg dengan penyelesaian seperti kondisi aliran di dalam pipa steady state dan steady flow. Penyulingan dapat dilakukan dengan 3 metode yaitu: Penyulingan dengan air dan uap / system kukus (water and steam distillation), Penyulingan dengan system rebus (water distillation / hydro‑distillation), dan penyulingan dengan uap langsung (Direct steam distillation / Dry steam). Bilangan Reynolds menunjukkan nilai 73,308. Maka jenis aliran fluida di dalam pipa adalah Turbulent Flow. LMTD memberikan laju rata-rata panas tertransfer secara akurat dan cepat yang telah diperhitungkan penulis mendapatkan nilai 127,61 K. Tipe heat exchanger sangat kompleks sehingga memerlukan faktor koreksi (Fc) 1.056 sebagai perbandingan laju perpindahan panas aktual dengan laju perpindahan panas maksimum pada zona condensing sebesar 1,051 K.

Analisis menunjukkan bahwa aliran dalam pipa bersifat turbulen (Re = 73.308) dan bahwa penggunaan perbedaan suhu rata‑rata secara instan tidak akurat, sehingga desain heat exchanger menjadi tidak layak.Oleh karena itu, metode Log Mean Temperature Difference (LMTD) dengan nilai LMTD 127,61 K dan faktor koreksi Fc = 1,056 digunakan untuk memperoleh perhitungan perpindahan panas yang lebih akurat.Hasil akhir menunjukkan efektivitas perpindahan panas sebesar 1,051 K, menandakan kinerja kondensor yang memadai pada sistem destilasi minyak atsiri daun cengkeh.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji performa konfigurasi penukar panas alternatif seperti shell‑and‑tube atau multi‑helix untuk meningkatkan efisiensi pada kapasitas produksi yang lebih besar, dengan mempertimbangkan variasi geometris dan material; selanjutnya, diperlukan studi dinamis yang mengevaluasi pengaruh perubahan laju aliran bahan baku serta tekanan uap terhadap efisiensi perpindahan panas, sehingga dapat mengidentifikasi kondisi operasi optimal pada proses distilasi yang tidak bersifat steady state; terakhir, analisis siklus hidup dan evaluasi ekonomi penggunaan limbah daun cengkeh sebagai bahan baku minyak atsiri harus dilakukan untuk menilai dampak lingkungan dan kelayakan komersial, serta memberikan panduan kebijakan bagi industri berbasis keberlanjutan.

  1. Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Teknologika | Jurnal Teknologika. vol jurnal teknologika skip main content... doi.org/10.51132/teknologika.v14i2Vol 14 No 2 2024 Jurnal Teknologika Jurnal Teknologika vol jurnal teknologika skip main content doi 10 51132 teknologika v14i2
  2. MENINGKATKAN EFEKTIVITAS KONDENSOR VERTIKAL PIPA HELIKAL KOIL UNTUK DESTILASI MINYAK ATSIRI SEREH | Jurnal... rekayasamesin.ub.ac.id/index.php/rm/article/view/1219MENINGKATKAN EFEKTIVITAS KONDENSOR VERTIKAL PIPA HELIKAL KOIL UNTUK DESTILASI MINYAK ATSIRI SEREH Jurnal rekayasamesin ub ac index php rm article view 1219
  3. POTENSI USAHA PENGOLAHAN MINYAK ATSIRI DAUN CENGKEH DI KECAMATAN SIPORA SELATAN KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI... doi.org/10.24929/JFTA.V4I2.2127POTENSI USAHA PENGOLAHAN MINYAK ATSIRI DAUN CENGKEH DI KECAMATAN SIPORA SELATAN KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI doi 10 24929 JFTA V4I2 2127
  4. Rancang Bangun Mesin Distilasi Minyak Atsiri dengan Sistem Pendingin Kontinu sebagai Sarana Praktikum... publikasi.polije.ac.id/jppl/article/view/5676Rancang Bangun Mesin Distilasi Minyak Atsiri dengan Sistem Pendingin Kontinu sebagai Sarana Praktikum publikasi polije ac jppl article view 5676
Read online
File size399.4 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test