UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO

Tribakti: Jurnal Pemikiran KeislamanTribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman

Abstrak dalam bahasa Indonesia tidak ditemukan. Berikut adalah terjemahan dari abstract dalam bahasa Inggris:. . Konflik yang terus-menerus antara agama dan sains, yang berakar pada konflik sejarah selama masa kejayaan Islam dan Renaissance Barat, telah menantang upaya untuk menyatukan keduanya. Di Indonesia, para pemikir dalam Pendidikan Tinggi Islam Negeri (PTKIN) telah mengusulkan perspektif integrasi-interkoneksi untuk menjembatani kesenjangan ini. Namun, setelah hampir dua dekade, pendekatan ini masih belum dikenal oleh mahasiswa PTKIN, termasuk di Institut Agama Islam Negeri Kediri. Penelitian ini bertujuan untuk menilai penerimaan akademisi PTKIN, khususnya mahasiswa dari Fakultas Ushuluddin dan Dakwah di Institut Agama Islam Negeri Kediri, terhadap integrasi Islam dan sains, dari perspektif Al-Quran. Sebagai penelitian lapangan, penelitian ini menggunakan pendekatan campuran yang menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif. Pilihan metodologis ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang fenomena yang diteliti. Penelitian ini berfokus pada komunitas akademis Institut Agama Islam Negeri Kediri. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa di Fakultas Ushuluddin dan Dakwah di Institut Agama Islam Negeri Kediri menganggap korelasi antara Islam dan sains terbatas. Pemahaman mereka sangat berbeda dengan tujuan yang dimaksudkan dari integrasi Islam dan sains di Institut Agama Islam Negeri Kediri. Mata kuliah Islam dan Sains yang ditawarkan oleh fakultas telah menjadi platform yang berharga bagi akademisi dan aktivis dakwah untuk berkomunikasi tentang konsep integrasi Islam dan sains kepada mahasiswa dan masyarakat yang lebih luas. Dengan menekankan kebutuhan akan modul pembelajaran inovatif terkait Islam dan Sains, penelitian ini menyarankan bahwa pendekatan ini dapat memfasilitasi apresiasi yang lebih dalam tentang integrasi interkoneksi di antara mahasiswa PTKIN. Akhirnya, upaya ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan yang terus-menerus antara agama dan sains.

Berdasarkan temuan dan analisis yang dilakukan, penelitian ini mengungkapkan bahwa sebagian besar mahasiswa di Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Kediri tidak melihat korelasi yang signifikan antara Islam dan sains.Selain itu, mereka tidak menganggap diskusi tentang Islam dan Sains mendesak atau berdampak pada kehidupan sehari-hari mereka.Menariknya, mereka percaya bahwa tidak ada konflik inheren antara Islam dan sains, dan atribusi konflik yang dirasakan adalah akibat dari kesalahpahaman tentang konsep sains dan perspektif Islam.Namun, persepsi ini tidak selaras dengan tujuan Islam dan sains yang ingin dicapai oleh Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Kediri.Kehadiran mata kuliah Islam dan Sains di tingkat fakultas menawarkan platform yang efektif bagi akademisi dan aktivis dakwah untuk mempromosikan gagasan integrasi Islam dan sains di antara mahasiswa dan masyarakat yang lebih luas.Inisiatif ini dapat membantu menyajikan realitas sosial yang berbeda tentang pemahaman keagamaan Islam dalam komunitas yang lebih luas.Dengan membangun realitas sosial yang menekankan integrasi Islam dan sains, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat dapat mengembangkan semangat yang lebih besar untuk mempelajari pengetahuan yang disajikan.Selain itu, mereka dapat mendekati pemecahan masalah dalam kehidupan dari perspektif ilmiah dan keagamaan yang digabungkan.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan:. . 1. Mengembangkan modul pembelajaran inovatif yang terkait dengan Islam dan Sains untuk membantu mahasiswa PTKIN memahami integrasi interkoneksi antara kedua bidang tersebut. Modul ini dapat mencakup studi kasus, diskusi kelompok, dan aktivitas praktis yang relevan dengan kehidupan sehari-hari mahasiswa.. . 2. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan mahasiswa terhadap integrasi Islam dan sains. Penelitian ini dapat menyelidiki peran latar belakang pendidikan, pengalaman pribadi, dan pengaruh sosial dalam membentuk persepsi mahasiswa tentang hubungan antara agama dan sains.. . 3. Menjelajahi strategi komunikasi yang efektif untuk menyampaikan konsep integrasi Islam dan sains kepada mahasiswa dan masyarakat yang lebih luas. Penelitian ini dapat mengeksplorasi penggunaan media sosial, video edukatif, dan platform daring untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang integrasi ini.

  1. Harmonizinng Knowledge Integration: Insights from Amin Abdullah and Nidhal Guessom in Pesantren-Based... doi.org/10.35445/alishlah.v15i3.3703Harmonizinng Knowledge Integration Insights from Amin Abdullah and Nidhal Guessom in Pesantren Based doi 10 35445 alishlah v15i3 3703
  2. Islamic Studies in Higher Education in Indonesia: Challenges, Impact and Prospects for the World Community... doi.org/10.14421/ajis.2017.552.391-426Islamic Studies in Higher Education in Indonesia Challenges Impact and Prospects for the World Community doi 10 14421 ajis 2017 552 391 426
  3. Reception of the Integration of Islam and Science: A Case Study at Islamic Institute of Kediri | Tribakti:... ejournal.uit-lirboyo.ac.id/index.php/tribakti/article/view/5015Reception of the Integration of Islam and Science A Case Study at Islamic Institute of Kediri Tribakti ejournal uit lirboyo ac index php tribakti article view 5015
  4. The Intersubjective Type of Religiosity: Theoretical Framework and Methodological Construction for Developing... doi.org/10.14421/ajis.2020.581.63-102The Intersubjective Type of Religiosity Theoretical Framework and Methodological Construction for Developing doi 10 14421 ajis 2020 581 63 102
Read online
File size422.67 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test