EUREKAEUREKA

IJOLEH : International Journal of Education and HumanitiesIJOLEH : International Journal of Education and Humanities

Public speaking merupakan salah satu bentuk komunikasi manusia yang menyampaikan pengetahuan sekaligus menginspirasi dan memengaruhi audiens. Platform berbicara publik yang terkenal, TED Talk, menarik perhatian karena penyampaian yang karismatik, persuasif, dan jelas. Penelitian sebelumnya tentang TED Talk berfokus pada strategi persuasif, sementara penelitian ini menyoroti pola struktural berulang yang digunakan dalam TED Talk dengan kerangka Analisis Genre Swales. Meskipun beberapa studi telah menerapkan teori struktur pidato Swales, belum ada penelitian yang secara komprehensif mengkaji TED Talk khusus pada topik kesehatan mental. Empat transkrip TED Talk dengan jumlah penonton tertinggi dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teori Analisis Genre Swales untuk menentukan Moves dan Steps retoris yang terdapat dalam setiap pidato. Hasil menunjukkan bahwa meskipun semua pembicara memiliki komponen dasar yang serupa, urutan moves berubah tergantung pada penekanan dan gaya penyajian masing‑masing pembicara.

Analisis menunjukkan bahwa struktur TED Talks mengikuti pola yang jelas dan konsisten sesuai dengan kerangka genre Swales.Penggunaan organisasi terstruktur berperan penting dalam meningkatkan persuasif dan kejelasan pesan, khususnya pada topik kesehatan mental.Penelitian selanjutnya dapat memperluas analisis ke strategi linguistik atau retoris spesifik yang memperkuat persuasi dalam konteks berbicara publik.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi secara mendalam bagaimana fitur linguistik tertentu, seperti metafora, penggunaan pronomina, atau pola kalimat, berkontribusi terhadap tingkat persuasi pada TED Talk yang membahas kesehatan mental, sehingga menjawab pertanyaan: fitur linguistik apa yang paling efektif dalam meningkatkan empati audiens? Selanjutnya, perlu dilakukan perbandingan struktural antara TED Talk tentang kesehatan mental yang diproduksi di berbagai wilayah budaya, misalnya Asia versus Amerika Barat, untuk mengetahui bagaimana latar budaya memengaruhi pemilihan moves dan steps, dengan pertanyaan penelitian: apakah terdapat perbedaan signifikan dalam pola genre antara budaya yang berbeda? Akhirnya, sebuah studi eksperimental yang menggabungkan survei dan pengukuran perilaku dapat menilai dampak urutan moves terhadap perubahan sikap dan niat perilaku penonton, sehingga menjawab: bagaimana variasi urutan moves mempengaruhi persepsi dan tindakan audiens terhadap isu kesehatan mental? Dengan meneliti ketiga aspek tersebut, kajian selanjutnya dapat memperluas pemahaman tentang strategi retoris yang optimal dalam komunikasi publik kesehatan mental.

  1. Structuring Mental Health Discourse: A Genre-Based Analysis of Ted Talks | IJOLEH : International Journal... doi.org/10.56314/ijoleh.v5i1.542Structuring Mental Health Discourse A Genre Based Analysis of Ted Talks IJOLEH International Journal doi 10 56314 ijoleh v5i1 542
Read online
File size495.92 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test