STAIQSTAIQ

Jurnal Pena IslamJurnal Pena Islam

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan serta mengidentifikasi kontribusinya terhadap penguatan kapasitas usaha pelaku UMKM. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis pengabdian masyarakat dengan model pendampingan partisipatif. Subjek penelitian terdiri atas 40 pelaku UMKM anggota BMT Huwaiza di Kecamatan Limo, Kota Depok. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan pendampingan lapangan, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program PERKASA berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terkait mental kewirausahaan, pengelolaan keuangan sederhana, dan pemanfaatan pembiayaan syariah sebagai sarana pengembangan usaha. Pendampingan partisipatif juga mendorong keterlibatan aktif pelaku UMKM dalam proses pembelajaran, penguatan kapasitas usaha, dan pengembangan usaha secara berkelanjutan.

Pelaksanaan Program PERKASA di BMT Huwaiza Kota Depok menunjukkan bahwa pendekatan pendampingan UMKM berbasis kewirausahaan syariah mampu memberikan kontribusi terhadap penguatan kapasitas usaha mikro masyarakat.Program ini dilaksanakan melalui kombinasi pembinaan mental kewirausahaan, pelatihan pengelolaan keuangan sederhana, edukasi pembiayaan syariah, serta pendampingan usaha secara partisipatif dan berkelanjutan.Hasil penelitian memperlihatkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM mengenai konsistensi usaha, pengelolaan administrasi keuangan, dan pemanfaatan lembaga keuangan mikro syariah sebagai sarana pengembangan usaha.

Di masa depan, penelitian dapat mengkaji dampak kuantitatif program PERKASA terhadap peningkatan pendapatan, profitabilitas, dan keberlanjutan usaha mikro وتأ, guna memperoleh bukti yang lebih konkret. Penelitian selായത് dapat memperluas cakupan ke berbagai BMT di wilayah berbeda, sehingga dapat dievaluasi apakah model yang digajikan efektif secara regional dan dapat diadaptasi pada konteks daerah yang beragam. Selanjutnya, integrasi teknologi digital—seperti aplikasi pelaporan keuangan berskala kecil—bisa membantu pelaku UMKM memonitor kinerja usaha secara real-time dan memperkuat proses pembelajaran. Kombinasi data kuantitatif dan kualitatif (mixed‑methods) akan memperkaya pemahaman mengenai hubungan antara pendampingan, literasi keuangan, dan pertumbuhan usaha. Akhirnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga keuangan syariah, dan pemerintah daerah diharapkan dapat menyusun kebijakan pendampingan berkelanjutan yang terintegrasi, sehingga dapat mempercepat pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis nilai Islam.

Read online
File size299.83 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test