IKTAIKTA

Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)

Rasa nyeri saat melahirkan merupakan hal normal yang dirasakan wanita saat bersalin disebabkan adanya interaksi antara kontraksi rahim, pelebaran serviks, serta faktor psikologis. Relaksasi merupakan salah satu cara mengurangi rasa nyeri melalui metode non farmakologis. Cara mengatasi nyeri yang mengajarkan pasien untuk meminimalkan aktivitas sistem saraf simpatis dan otonom. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh . Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen pre-test dan post-test. Sampel penelitian berjumlah 40 orang ibu primipara yang menjalani persalinan normal di PMB wilayah kerja Puskesmas Rumbai. Teknik pengambilan sampel secara Purposive Sampling. Metode pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan menggunakan Faces Pain Rating Scale (FPRS). Data diolah dengan uji Wilcoxon untuk mengetahui efektivitas perlakuan yang diberikan. Didapatkan hasil untuk kelompok yang mendapatkan perlakukan yaitu diberikan teknik relaksasi pernafasan dalam terjadi penurunan intensitas nyeri yaitu saat pretest 13 orang (65%) merasakan nyeri sedang dan 7 orang (35%) merasakan nyeri hebat, sedangkan saat posttest 12 orang (60%) merasakan nyeri ringan, 8 orang (40%) merasakan nyeri sedang, dan tidak terdapat responden merasakan nyeri berat. Untuk kelompok kontrol terjadi peningkatan rasa nyeri Dimana saat pretest responden merasakan nyeri sedang sebanyak 11 orang (55%) dan 9 orang (45%) merasakan nyeri ringan, sedangkan saat post-test 11 orang (55%) mersakan nyeri sedang, 6 orang (30%) merasakan nyeri ringan, dan 3 orang (15%) merasakan nyeri berat. Hasil analisis data didapatkan p-value < 0,001. Disimpulkan bahwa intensitas nyeri saat persalinan dapat menurun dengan dilakukannya teknik relaksasi pernafasan dalam. Disarankan kepada bidan khususnya yang bekerja di wilayah kerja PMB Puskesmas Rumbai untuk menggunakan teknik relaksasi pernafasan dalam yang dapat menurunkan frekuensi nyeri yang dialami ibu saat melahirkan.

Disimpulkan bahwa teknik relaksasi pernafasan dalam memberikan dampak terhadap pengurangan rasa nyeri ibu saat bersalin di wilayah kerja PMB Puskesmas Rumbai.Bidan khususnya yang bekerja di wilayah kerja PMB Puskesmas Rumbai hendaknya mampu menggunakan teknik relaksasi yang secara non farmakologi dapat menurunkan frekuensi nyeri yang dialami ibu saat melahirkan.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut dengan fokus pada efektivitas teknik relaksasi pernafasan dalam dalam mengurangi nyeri persalinan pada kelompok ibu dengan karakteristik tertentu, seperti usia, tingkat pendidikan, atau kondisi kesehatan tertentu. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi kombinasi teknik relaksasi pernafasan dalam dengan intervensi non-farmakologis lainnya, seperti terapi musik atau aromaterapi, untuk meningkatkan efektivitas dalam mengurangi nyeri persalinan. Terakhir, penelitian lanjutan juga dapat mengevaluasi dampak teknik relaksasi pernafasan dalam terhadap pengalaman melahirkan secara keseluruhan, termasuk tingkat kepuasan ibu dan dampak psikologis yang mungkin terjadi.

  1. Effects of non-pharmacological coping strategies for reducing labor pain: A systematic review and network... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0261493Effects of non pharmacological coping strategies for reducing labor pain A systematic review and network journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0261493
  2. 0. yu i2ib lw ed io sf bc d5 gz r0g ee 0cij 7hu lt ig hg hp zs h8 dn dl 0m vu eh c5 qic l7h t0 dc vc... doi.org/10.3889/oamjms.2022.96510 yu i2ib lw ed io sf bc d5 gz r0g ee 0cij 7hu lt ig hg hp zs h8 dn dl 0m vu eh c5 qic l7h t0 dc vc doi 10 3889 oamjms 2022 9651
Read online
File size412.07 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test