UNISMUH PALUUNISMUH PALU

Journal of Public Health and PharmacyJournal of Public Health and Pharmacy

Pendahuluan: Forward head posture (FHP) merupakan kondisi kelainan penyelarasan pada tulang serviks di mana tulang belakang serviks bergeser ke arah anterior. Perubahan ini menimbulkan stres pada struktur anatomi di sekitarnya, yang dapat menyebabkan komorbiditas dan patologi. FHP telah diidentifikasi prevalensinya tinggi pada dewasa muda. Berbagai faktor risiko berkontribusi pada beban tinggi FHP pada demografik ini, termasuk peningkatan paparan terhadap teknologi modern, seperti smartphone. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki prevalensi FHP pada mahasiswa universitas di pusat kami serta menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan FHP. Metode: Penelitian cross‑sectional ini dilakukan pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Semarang dengan total 126 peserta. Diagnosis FHP ditentukan dengan mengukur sudut kranio‑vertebral (CVA) menggunakan ImageJ. Data faktor risiko dikumpulkan melalui kuesioner, Smartphone Addiction Scale versi singkat (SAS‑SV), dan Neck Pain Disability Index. Persetujuan etik diperoleh dari komite etik Universitas Muhammadiyah Semarang dan peserta memberikan persetujuan tertulis. Hasil: Prevalensi FHP di pusat kami adalah 63,5% dengan rata‑rata CVA 48±6°. Kami menemukan bahwa peserta yang kelebihan berat badan atau obesitas memiliki hampir empat kali lipat peluang mengembangkan FHP (aOR=3,899, 95% CI [1,3;11,6], p=0,014). Tren serupa juga diamati pada peserta dengan kecanduan smartphone, yang memiliki peluang 4,5 kali lebih tinggi untuk mengembangkan FHP (aOR=4,41, 95% CI [1,76;11,04], p=0,002). Tidak terdapat asosiasi signifikan antara FHP dan nyeri leher. Kesimpulan: Penelitian kami menunjukkan prevalensi FHP yang signifikan di pusat kami, terutama pada individu dengan BMI tinggi dan kecanduan smartphone. Namun, hasil ini harus ditafsirkan dengan hati‑hati mengingat ukuran sampel kecil dan desain cross‑sectional. Diperlukan penelitian longitudinal yang lebih besar untuk menganalisis faktor risiko strategis FHP guna mendukung kebijakan pencegahan dan intervensi yang efektif.

Forward Head Posture (FHP) prevalen pada mahasiswa di pusat kami dan berhubungan signifikan dengan BMI tinggi serta kecanduan smartphone.Tidak terdapat asosiasi signifikan antara FHP dan nyeri leher, kemungkinan karena ketahanan tinggi pada kelompok usia ini.Oleh karena itu, diperlukan studi longitudinal untuk memperkuat kesimpulan kausal serta mengembangkan strategi pencegahan, termasuk praktik ergonomis saat menggunakan smartphone.

Penelitian selanjutnya dapat mempelajari karakteristik biomekanik otot leher pada mahasiswa dengan FHP menggunakan elektromiografi serta pencitraan, serta mengkaji hubungannya dengan BMI dan tingkat penggunaan smartphone; sebuah studi kohort longitudinal dapat diadakan untuk melacak perkembangan FHP dan nyeri leher selama beberapa tahun, dengan memperhitungkan pola penggunaan smartphone dan tingkat aktivitas fisik sebagai variabel utama; serta dikembangkan program intervensi ergonomis berbasis pelatihan penggunaan smartphone yang aman, yang kemudian dievaluasi melalui uji coba terkontrol acak untuk menilai perubahan pada sudut kranio‑vertebral (CVA) serta hasil kesehatan muskuloskeletal, sehingga memberikan bukti empiris bagi upaya pencegahan dan penanganan FHP pada populasi muda.

  1. Prevalence and Characteristics of Forward Head Posture among University Students | Journal of Public... doi.org/10.56338/jphp.v5i1.5027Prevalence and Characteristics of Forward Head Posture among University Students Journal of Public doi 10 56338 jphp v5i1 5027
Read online
File size390.59 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test