STIDNATSIRSTIDNATSIR

Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi UmmatJurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui peta dawah kawasan pedesaan studi kasus analisis tantangan dan problematika dawah di Desa Jurangjero Kapanewon Ngawen Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2025. Adapun Metodologi Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian ini, berdasarkan Analisis SWOT terhadap pelaksanaan dawah di Desa Jurangjero mengungkapkan sejumlah kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang saling mempengaruhi. Kekuatan utama terletak pada semangat keislaman masyarakat serta keberadaan tokoh agama lokal yang berpengaruh. Namun, pelaksanaan dawah masih terhambat oleh keterbatasan jumlah dai, belum meratanya kegiatan ke seluruh dusun, dan pendekatan yang cenderung verbal. Di sisi lain, peluang terbuka melalui keterbukaan masyarakat terhadap pembinaan keagamaan yang lebih sistematis dan adanya dukungan dari lembaga eksternal. Ancaman muncul dari kuatnya pengaruh budaya lokal yang dapat memicu praktik sinkretisme, serta minimnya regenerasi dai muda. Temuan ini menunjukkan bahwa kekuatan internal belum sepenuhnya mampu mengatasi kelemahan dan menjawab tantangan eksternal secara optimal. Untuk itu, dibutuhkan upaya pengembangan sumber daya manusia dai, peningkatan fasilitas pendukung, serta pembentukan struktur organisasi yang lebih terkoordinasi.

Pelaksanaan dawah di Desa Jurangjero memiliki karakteristik kompleks dan tantangan budaya yang memerlukan pendekatan kontekstual.Analisis SWOT mengungkap bahwa kekuatan internal belum cukup mengatasi kelemahan, serta peluang eksternal belum dimanfaatkan optimal.Oleh karena itu, diperlukan strategi dawah yang kontekstual dan kultural, termasuk pembinaan SDM dai, peningkatan fasilitas, dan penguatan koordinasi kelembagaan untuk mencapai dakwah yang efektif, merata, dan berkelanjutan.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana pendekatan dawah yang kontekstual dan kultural mempengaruhi tingkat penerimaan masyarakat di Desa Jurangjero melalui desain studi campuran yang menggabungkan survei kuantitatif dengan wawancara mendalam, sehingga dapat mengidentifikasi faktor‑faktor kunci keberhasilan serta hambatan yang belum terdeteksi dalam studi sebelumnya. Selain itu, penting untuk menyelidiki potensi integrasi media digital sebagai sarana rekrutmen dai muda dan peningkatan partisipasi generasi muda dalam aktivitas keagamaan, dengan merumuskan pertanyaan penelitian mengenai efek penggunaan platform media sosial terhadap motivasi, pengetahuan, dan keterlibatan mereka dalam program dawah pedesaan. Selanjutnya, sebuah program pelatihan berbasis komunitas bagi dai yang menggabungkan nilai‑nilai lokal dan metodologi pedagogis modern dapat dirancang dan diuji secara eksperimental untuk menilai dampaknya terhadap kualitas penyampaian pesan dawah, kepuasan jamaah, serta keberlanjutan sumber daya manusia dai di wilayah tersebut. Ketiga arah studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris yang komprehensif untuk memperkuat strategi dawah yang berkelanjutan, inklusif, dan adaptif terhadap dinamika sosial‑budaya di lingkungan pedesaan.

  1. PETA DA’WAH KAWASAN PEDESAAN (STUDI KASUS ANALISIS TANTANGAN DAN PROBLEMATIKA DA’WAH DI DESA... jurnal-stidnatsir.ac.id/binaummat/article/view/398PETA DAAoWAH KAWASAN PEDESAAN STUDI KASUS ANALISIS TANTANGAN DAN PROBLEMATIKA DAAoWAH DI DESA jurnal stidnatsir ac binaummat article view 398
Read online
File size315.29 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test