IAIN SUIAIN SU

IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan InformasiIQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi kesehatan anak para followers dalam memanfaatkan konten informasi kesehatan anak di Instagram @buminalabooks untuk mengatasi hoaks. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana pengumpulan datanya menggunakan metode wawancara, observasi, dan studi pustaka. Informan pada penelitian ini berjumlah 5 orang. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa semua informan pernah menemukan berita hoaks di media sosial Instagram, namun mereka berusaha untuk mengatasinya dengan mencari informasi kesehatan anak dari sumber kredibel. Kemampuan literasi informasi 5 informan di Instagram @buminalabooks berbeda-beda. Sebagian besar informan sudah memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi kebutuhan informasi, mengidentifikasi kesenjangan informasi, merencanakan strategi pencarian informasi, mengumpulkan informasi, mengevaluasi informasi yang telah diperoleh, mengelola informasi, dan mengaplikasikan informasi pada kehidupan sehari-hari. Namun, sebagian besar informan belum dapat mengumpulkan informasi dengan perangkat lunak tertentu, hanya satu informan yang membuat rangkuman dan memanfaatkan Canva untuk membuat konten hasil rangkumannya. Seluruh informan juga belum memanfaatkan kutipan dan bibliografi untuk mengelola informasi, namun mereka berpendapat bahwa hak cipta merupakan suatu yang penting.

Berdasarkan hasil penelitian, informasi hoaks menjadi satu hal yang perlu diberikan perhatian khusus terutama oleh orang tua yang memiliki anak usia golden age.Hal ini terjadi karena pada masa golden age, optimalisasi tumbuh kembang anak perlu dimaksimalkan dan orang tua harus dibekali dengan kemampuan literasi informasi kesehatan anak agar mereka terhindar dari hoaks yang akan membahayakan anaknya.Jika dilihat dari hasil wawancara yang sudah dilakukan, setiap informan memiliki pengalaman dalam menemukan berita hoaks di media sosial Instagram.Meskipun begitu, mereka tidak langsung percaya dan berusaha untuk melakukan pencegahan dan verifikasi informasi hoaks dengan melakukan pencarian informasi pada Instagram @buminalabooks dan akun sejenis.Kemampuan literasi informasi kesehatan anak pada 5 informan sebagian besar sudah bagus.Mereka sudah dapat mengidentifikasi dan memahami kebutuhan informasi pribadi, dapat mengidentifikasi kesenjangan informasi, dapat merencanakan strategi pencarian informasi yang tepat.Namun, sebagian besar informan belum dapat mengumpulkan informasi dan mengumpulkan informasi menggunakan metode yang efektif karena mereka belum memanfaatkan perangkat lunak bibliografi atau perangkat lunak tertentu untuk mengelola informasi.Mereka hanya menyimpan informasi tersebut dengan fitur Instagram save.Meskipun begitu, ada satu informan yang sudah dapat mengumpulkan dan mengelola informasi dengan cara mencatat dan merangkum serta membuat konten yang akan dipublikasikan pada media sosial Instagram, Whatsapp, dan Facebook.Hal yang penting juga bahwa seluruh informan sudah membagikan informasi kredibel kepada orang lain dan berupaya untuk menghentikan informasi hoaks tentang kesehatan anak yang beredar di media sosial.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut tentang bagaimana pengaruh informasi hoaks terhadap perilaku orang tua dalam mencari informasi kesehatan anak. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam tentang strategi yang digunakan oleh orang tua dalam mencari dan memverifikasi informasi kesehatan anak yang kredibel. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk meneliti lebih lanjut tentang peran media sosial dalam meningkatkan literasi informasi kesehatan anak, khususnya Instagram @buminalabooks. Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kemampuan literasi informasi kesehatan anak dan strategi yang dapat digunakan untuk melawan hoaks di media sosial.

  1. UPAYA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PELATIHAN LITERASI INFORMASI KESEHATAN PADA IBU-IBU KADER PKK DI... doi.org/10.24198/dharmakarya.v7i1.10319UPAYA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PELATIHAN LITERASI INFORMASI KESEHATAN PADA IBU IBU KADER PKK DI doi 10 24198 dharmakarya v7i1 10319
  2. Penggunaan Media Sosial Instagram dalam Meningkatkan Literasi Kesehatan Pada Mahasiswa | Jurnal Peurawi:... jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/peurawi/article/view/11080Penggunaan Media Sosial Instagram dalam Meningkatkan Literasi Kesehatan Pada Mahasiswa Jurnal Peurawi jurnal ar raniry ac index php peurawi article view 11080
  3. jurnal ilmu komunikasi. literasi hoaks kesehatan komunitas jurnal ilmu komunikasi authors christiany... doi.org/10.24002/jik.v16i1.1857jurnal ilmu komunikasi literasi hoaks kesehatan komunitas jurnal ilmu komunikasi authors christiany doi 10 24002 jik v16i1 1857
  4. Promosi Kesehatan “Sadari” Menggunakan Instagram pada Mahasiswi Non Kesehatan Universitas... journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/6270Promosi Kesehatan AuSadariAy Menggunakan Instagram pada Mahasiswi Non Kesehatan Universitas journal unhas ac index php mkmi article view 6270
Read online
File size367.32 KB
Pages28
DMCAReport

Related /

ads-block-test