ITK AVICENNAITK AVICENNA
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan AvicennaJurnal Penelitian Sains dan Kesehatan AvicennaLatar Belakang: Masalah kesehatan reproduksi pada remaja sangat memerlukan penanganan serta perhatian yang sangat serius. Keputihan adalah salah satu masalah yang harus mendapat perhatian khusus. Mayoritas wanita sulit membedakan keputihan yang normal dan tidak normal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi melalui media sosial atau sosial media TikTok dan ceramah terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri mengenai keputihan. Metode: Penelitian ini adalah uji coba terkontrol secara acak pada 76 remaja putri. Peserta dialokasikan menjadi dua kelompok yakni (kelompok intervensi TikTok dan kelompok kontrol ceramah) dengan cara pengacakan sederhana, kelompok intervensi mendapat edukasi melalui media TikTok, pengukuran pengetahuan dan sikap dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan angket pengetahuan dan sikap. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Mann-Whitney dan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan peningkatan pengetahuan dan sikap pasca intervensi. Peningkatan skor pengetahuan remaja pasca diberikan perlakuan pada kelompok intervensi p<0,001 dan kelompok kontrol p<0,001. Peningkatan skor sikap remaja setelah pemberian perlakuan pada kelompok intervensi <0,001 dan kelompok kontrol <0,001. Simpulan: Edukasi di TikTok lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri mengenai keputihan. Media TikTok dapat dijadikan salah satu alternatif untuk memberikan edukasi khususnya mengenai keputihan.
Penelitian ini dapat menunjukan bahwa edukasi melalui media sosial TikTok dan ceramah sama-sama dapat memberikan kenaikan pengetahuan dan sikap remaja putri terkait keputihan, namun edukasi melalui media sosial TikTok lebih efektif secara bermakna dibandingkan metode ceramah terhadap kenaikan pengetahuan dan sikap remaja putri.Untuk itu media sosial TikTok dapat menjadi media alternatif yang efektif dalam rangka edukasi dan promosi kesehatan bagi remaja pada khususnya dan masyarakat secara umum.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas edukasi melalui TikTok pada topik kesehatan reproduksi lainnya, seperti kontrasepsi atau infeksi menular seksual, untuk mengetahui apakah peningkatan pengetahuan dan sikap serupa dapat dicapai pada isu-isu berbeda (pertanyaan penelitian: seberapa efektif TikTok dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terhadap kontrasepsi dibandingkan metode ceramah tradisional?). Selain itu, studi komparatif antara TikTok dan platform media sosial lain seperti Instagram atau YouTube dapat memperluas pemahaman tentang platform mana yang paling berdampak pada perubahan perilaku kesehatan remaja (pertanyaan penelitian: platform media sosial mana yang menghasilkan peningkatan pengetahuan dan sikap yang paling signifikan pada remaja putri terkait keputihan?). Terakhir, penelitian longitudinal dengan periode follow‑up enam sampai dua belas bulan diperlukan untuk mengevaluasi keberlanjutan pengetahuan serta perubahan perilaku setelah intervensi, sehingga dapat menilai apakah efek edukasi TikTok bersifat temporer atau berkelanjutan (pertanyaan penelitian: apakah peningkatan pengetahuan dan sikap yang diperoleh melalui edukasi TikTok tetap terjaga dalam jangka panjang dan memengaruhi praktik kebersihan pribadi remaja putri?).
| File size | 214.41 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Pemerintah perlu memperkuat alokasi anggaran untuk puskesmas, terutama untuk meningkatkan infrastruktur diagnostik, meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan,Pemerintah perlu memperkuat alokasi anggaran untuk puskesmas, terutama untuk meningkatkan infrastruktur diagnostik, meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan,
MALAHAYATIMALAHAYATI Evaluasi terhadap program penemuan pasien TB di Kota Metro terdiri atas Permenkes No. 67 tahun 2021 tentang Penangguklangan Tuberkulosis, dan sudah tersediaEvaluasi terhadap program penemuan pasien TB di Kota Metro terdiri atas Permenkes No. 67 tahun 2021 tentang Penangguklangan Tuberkulosis, dan sudah tersedia
UMLAUMLA Pengobatan TB yang membutuhkan keteraturan dalam jangka waktu yang lama berdampak pada penurunan motivasi pengobatan pada pasien TB. Penurunan motivasiPengobatan TB yang membutuhkan keteraturan dalam jangka waktu yang lama berdampak pada penurunan motivasi pengobatan pada pasien TB. Penurunan motivasi
FMIPAUKITFMIPAUKIT Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripsi eksploratif. Hasil penelitian isolasi bakteri endofit dari Buah Pangi diperoleh tujuh isolat. SetiapPenelitian ini menggunakan metode penelitian deskripsi eksploratif. Hasil penelitian isolasi bakteri endofit dari Buah Pangi diperoleh tujuh isolat. Setiap
FMIPAUKITFMIPAUKIT Aktivitas luar ruangan dapat memicu radikal bebas akibat polusi udara. Salah satu sediaan yang dapat membantu melindungi adalah lotion yang terbuat dariAktivitas luar ruangan dapat memicu radikal bebas akibat polusi udara. Salah satu sediaan yang dapat membantu melindungi adalah lotion yang terbuat dari
FMIPAUKITFMIPAUKIT Sedangkan untuk bakteri Salmonella typhi, konsentrasi 25% dan 50% memiliki diameter rata-rata 9,73 mm dan 9,43 mm. yang dikategorikan sebagai moderat,Sedangkan untuk bakteri Salmonella typhi, konsentrasi 25% dan 50% memiliki diameter rata-rata 9,73 mm dan 9,43 mm. yang dikategorikan sebagai moderat,
FMIPAUKITFMIPAUKIT Konsentrasi yang digunakan adalah 6µL/disc, 8µL/disc, 10µL/disc, 12µL/disc, dan 14µL/disc, di mana semua kategori ini menghasilkan zona hambat yangKonsentrasi yang digunakan adalah 6µL/disc, 8µL/disc, 10µL/disc, 12µL/disc, dan 14µL/disc, di mana semua kategori ini menghasilkan zona hambat yang
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Sampel pada penelitian ini adalah seluruh Pasien TB paru di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri sebanyak 30 responden. InstrumentSampel pada penelitian ini adalah seluruh Pasien TB paru di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri sebanyak 30 responden. Instrument
Useful /
ASIAASIA Selain itu, kurangnya literasi, keterbatasan waktu, dan tidak adanya pelatihan terkait Akuntansi Syariah juga menjadi faktor yang harus diperhatikan. DariSelain itu, kurangnya literasi, keterbatasan waktu, dan tidak adanya pelatihan terkait Akuntansi Syariah juga menjadi faktor yang harus diperhatikan. Dari
ASIAASIA Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, yang menghasilkan 32 responden sebagai sampel. Metode analisisTeknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, yang menghasilkan 32 responden sebagai sampel. Metode analisis
UMLAUMLA Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), insidensi ulkus dekubitus di rumah sakit dapat mencapai 10-30%, dengan prevalensi yang lebih tinggi pada pasienMenurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), insidensi ulkus dekubitus di rumah sakit dapat mencapai 10-30%, dengan prevalensi yang lebih tinggi pada pasien
ITK AVICENNAITK AVICENNA Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Puskesmas Tawangga, Bidan/Petugas Pelaksana KB dan Masyarakat. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara denganInforman dalam penelitian ini adalah Kepala Puskesmas Tawangga, Bidan/Petugas Pelaksana KB dan Masyarakat. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara dengan