ITK AVICENNAITK AVICENNA

Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan AvicennaJurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna

Implementasi program Keluarga Berencana (KB) merupakan upaya pemerintah dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Evaluasi terhadap pelaksanaan program ini sangat penting untuk memastikan efektivitasnya dalam mencapai target yang telah ditetapkan. Di Puskesmas Tawangga, Kabupaten Konawe, program KB telah dilaksanakan selama beberapa tahun, namun evaluasi yang menyeluruh terhadap implementasinya masih diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Keluarga Berencana (KB) di Puskesmas Tawangga, Kecamatan Konawe, Kabupaten Konawe, dengan fokus pada pencapaian target peserta KB, efektivitas metode kontrasepsi yang digunakan, dan kendala yang dihadapi dalam program implementasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 23 Juli sampai 14 Agustus 2024 di Puskesmas Tawangga Kecamatan Konawe Kabupaten Konawe. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Puskesmas Tawangga, Bidan/Petugas Pelaksana KB dan Masyarakat. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara dengan tenaga kesehatan, serta analisis dokumen terkait pelaksanaan program KB. Analisis data dilakukan untuk menilai tingkat partisipasi, efektivitas, dan hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencapaian target peserta KB di Puskesmas Tawangga belum sepenuhnya optimal, meskipun ada peningkatan jumlah akseptor KB setiap tahunnya. Efektivitas metode kontrasepsi yang digunakan bervariasi, dengan metode jangka panjang lebih banyak diminati. Namun, terdapat beberapa kendala seperti kurangnya sosialisasi, keterbatasan fasilitas, dan resistensi dari sebagian masyarakat terhadap penggunaan alat kontrasepsi tertentu.

Pelaksanaan Program Keluarga Berencana di Puskesmas Tawangga telah berjalan dengan baik, namun masih ada ruang untuk perbaikan, terutama dalam hal sosialisasi dan penyediaan fasilitas yang memadai.Upaya lebih lanjut diperlukan untuk mengatasi kendala yang dihadapi dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program ini.

Untuk meningkatkan efektivitas program Keluarga Berencana di Puskesmas Tawangga, disarankan untuk mengembangkan sistem pemantauan yang lebih baik. Puskesmas Tawangga dapat meningkatkan frekuensi dan kualitas sosialisasi Program Keluarga Berencana (KB) kepada masyarakat, terutama di daerah-daerah yang tingkat partisipasinya masih rendah. Sosialisasi yang lebih intensif dan melibatkan tokoh masyarakat diharapkan dapat mengurangi resistensi terhadap penggunaan alat kontrasepsi. Kader-kader yang terlibat dalam program KB disarankan untuk lebih aktif dalam mendekati dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya KB, serta menjelaskan pilihan metode kontrasepsi yang tersedia. Pendekatan yang lebih personal dan berbasis komunitas dapat membantu mengatasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan program. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam Program KB. Studi yang lebih mendalam mengenai persepsi masyarakat terhadap program ini dapat memberikan wawasan yang komprehensif tentang cara meningkatkan efektivitas program.

Read online
File size185.87 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test