YASIN ALSYSYASIN ALSYS

International Journal of Humanities, Education, and Social SciencesInternational Journal of Humanities, Education, and Social Sciences

Telah lama terdengar seruan marginalisasi dari mayoritas penduduk zona politik Tenggara Nigeria yang sebagian besar merupakan orang Igbo. Seruan ini diwujudkan melalui berbagai cara, mulai dari tuntutan pembentukan Republik Biafra hingga keinginan memperoleh kepresidenan Igbo. Karena berbagai upaya untuk mewujudkan tujuan tersebut gagal, banyak pemuda di zona ini beralih ke upaya swadaya yang mengancam situasi keamanan negara yang sudah rapuh. Makalah ini melakukan analisis mendalam terhadap strategi komunikasi politik Igbo, mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (analisis SWOT) yang menghambat kemajuan menuju kepresidenan Igbo. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang tidak efektif, pesan politik berbasis suku dan identitas, kurangnya koordinasi politik, serta minimnya kemitraan strategis merupakan tantangan utama dalam pendekatan komunikasi politik Igbo. Penulis menyimpulkan bahwa tidak adanya pesan yang jelas dan terdefinisi dengan baik telah menimbulkan kebingungan dan ketidakpercayaan di antara calon sekutu dan pendukung, sehingga saatnya komunitas Igbo menilai kembali dan merestrategikan pendekatan komunikasi politiknya dengan mengadopsi strategi komunikasi yang lebih efektif untuk meningkatkan peluang memperoleh kepresidenan Igbo serta mempromosikan Nigeria yang lebih inklusif dan damai.

Strategi komunikasi politik Igbo memiliki kekuatan dan kelemahan, sehingga memerlukan evaluasi kembali serta restrategi untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan lanskap politik modern.Dengan menekankan persatuan nasional, memperkuat kemitraan strategis, memodernisasi taktik komunikasi, dan menginvestasikan pengembangan kepemimpinan, komunitas Igbo dapat meningkatkan pengaruh politiknya dan berperan lebih signifikan dalam masa depan Nigeria.Kepemimpinan politik Igbo harus menyeimbangkan kepentingan suku dengan kontribusi terhadap kebaikan bangsa secara keseluruhan, menghindari fokus sempit pada tribalisme, serta mengintegrasikan nilai inklusivitas, kolaborasi, dan persatuan dalam pendekatan komunikasinya.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana kemitraan strategis antar‑etnis memengaruhi dukungan elektoral terhadap calon politik Igbo melalui studi kasus komparatif, guna mengidentifikasi pola kolaborasi yang efektif dalam konteks multietnis Nigeria; selanjutnya, penting untuk menilai efektivitas penggunaan media digital modern, khususnya platform media sosial, dalam mengubah narasi politik Igbo menuju pesan yang lebih inklusif dan bersifat nasional, dengan mengukur perubahan persepsi publik dan tingkat partisipasi politik; terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak program pengembangan kepemimpinan bagi generasi muda Igbo terhadap peningkatan kompetensi komunikasi politik mereka, melalui analisis longitudinal terhadap peserta pelatihan yang kemudian terlibat dalam aktivitas politik, sehingga dapat menentukan kontribusi program tersebut dalam memperkuat kapabilitas komunikasi dan memperluas jaringan politik mereka.

  1. Revaluating Igbo Political Communication: A Pathway to Achieving an Igbo Presidency | International Journal... doi.org/10.58578/IJHESS.v2i3.3793Revaluating Igbo Political Communication A Pathway to Achieving an Igbo Presidency International Journal doi 10 58578 IJHESS v2i3 3793
Read online
File size318.83 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test