YASIN ALSYSYASIN ALSYS

International Journal of Humanities, Education, and Social SciencesInternational Journal of Humanities, Education, and Social Sciences

Makalah ini mengkaji interaksi kompleks antara kebijakan luar negeri dan demokrasi, menjelaskan bagaimana kebijakan luar negeri suatu negara dapat secara mendalam memengaruhi basis demokrasinya. Kebijakan luar negeri yang cerdas dapat memperkuat tata kelola demokratis, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kerja sama internasional, sementara kebijakan yang salah arah atau tidak kompeten akan merusak kepercayaan publik, menggoyahkan institusi, serta menyiapkan kondisi bagi munculnya otoritarianisme. Penelitian ini meninjau bagaimana kebijakan luar negeri yang gagal menjadi penyebab krisis demokrasi dengan merujuk pada literatur dari berbagai wilayah. Kesalahan kebijakan luar negeri dapat menimbulkan konsekuensi serius, termasuk penurunan ekonomi, kegelisahan sosial, hilangnya reputasi dan kredibilitas negara, serta menggerogoti kepercayaan publik. Berdasarkan analisis korelasi antara kesalahan kebijakan luar negeri dan kemunduran demokrasi, makalah ini menggunakan contoh konkret seperti intervensi AS di Irak, agresi Rusia terhadap Ukraina, keterlibatan Saudi di Yaman, dan kebijakan agresif China di Indo‑Pasifik untuk menggambarkan dampak kegagalan kebijakan luar negeri elit.

Kebijakan luar negeri yang buruk dapat merusak kesehatan demokrasi dengan mengikis kepercayaan publik, melemahkan keberlanjutan ekonomi, dan mencemari citra internasional suatu negara.Krisis demokrasi bersifat kompleks, namun kebijakan luar negeri yang gagal telah memperparahnya secara signifikan.Mengakui hubungan ini dan membangun pemerintah yang memprioritaskan kesejahteraan warga, mempertahankan kerja sama internasional, serta melindungi institusi demokratis menjadi langkah penting untuk menjamin masa depan demokrasi.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana kerangka kebijakan luar negeri yang adaptif dapat meningkatkan ketahanan demokrasi melalui studi komparatif lintas‑regional, sehingga memberikan wawasan tentang strategi yang dapat diadopsi oleh negara‑negara dengan konteks yang berbeda. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak disinformasi dalam narasi kebijakan luar negeri terhadap tingkat kepercayaan publik dan kemunduran demokrasi dengan menggunakan pendekatan metode campuran yang menggabungkan analisis konten media dan survei persepsi warga. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti peran institusi multilateral dalam memediasi keputusan kebijakan luar negeri untuk mencegah erosi demokratis, dengan melakukan analisis kebijakan serta wawancara mendalam kepada pemangku kepentingan internasional, guna mengidentifikasi mekanisme koordinasi yang efektif dalam menjaga nilai‑nilai demokratis pada tingkat global.

  1. The Detrimental Effects of Ineffective Foreign Policies on Democracy | International Journal of Humanities,... doi.org/10.58578/IJHESS.v3i2.5127The Detrimental Effects of Ineffective Foreign Policies on Democracy International Journal of Humanities doi 10 58578 IJHESS v3i2 5127
Read online
File size307.35 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test