UNTAG SMDUNTAG SMD
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan KehutananAgrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan. Tanaman obat adalah berbagai tanaman yang dimanfaatkan untuk obat tradisonal. Koleksi tanaman obat seringkali berada di lahan pekarangan, kebun ataupun halaman rumah dan dikelola dengan baik. Tumbuhan obat juga berasal dari tumbuhan liar yang tidak dibudidayakan yang berada di areal persawahan, hutan, lapangan ataupun di sekitar rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tanaman obat yang dibudidayakan masyarakat di Desa Jonggon Jaya dan mengidetifikasi jenis tumbuhan obat yang ada di areal berhutan Desa Jonggon Jaya. Penelitian ini dilakukan di Desa Jonggon Jaya, Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Metode pengambilan data tanaman obat dilakukan secara kualitatif dengan 100 responden menggunakan teknik purposive sampling dan metode pengambilan data tumbuhan obat secara kuantitatif dengan sistem jalur. Penempatan plot selang seling secara sistematis dengan plot penelitian sebanyak 3 jalur, setiap jalur terdiri dari 5 plot dengan jumlah keseluruhan sebanyak 15 plot. Plot yang digunakan berbentuk kotak dan setiap plot berukuran 20m x 20m dengan jarak antar plot 200 meter. Hasil penelitian tanaman obat yang dibudidayakan masyarakat Desa Jonggon Jaya sebanyak 28 jenis tanaman dengan berbagai khasiatnya, bagian yang paling banyak digunakan adalah rimpang dengan persentase sebesar 37% dan tanaman yang paling banyak dibudidayakan adalah Sereh dapur (Cymbopogon citratus) dan kunyit kuning (Curcuma longa) dengan jumlah masing-masing 41 tanaman dengan persentase 24%. Hasil penelitian tumbuhan obat yang ada di areal berhutan Desa Jonggon Jaya sebanyak 34 jenis dengan habitus paling banyak ditemukan adalah habitus pohon dengan persentase 35%.
Di Desa Jonggon Jaya terdapat 28 jenis tanaman obat yang dibudidayakan, dengan sereh dapur (Cymbopogon citratus) dan kunyit kuning (Curcuma longa) menjadi yang paling banyak dibudidayakan (masing‑masing 41 tanaman, 24%).Di area berhutan desa ditemukan 34 jenis tumbuhan obat.Habituss paling banyak ditemukan adalah pohon (35%), diikuti oleh perdu (9%), herba (18%), liana (18%), epifit (18%) dan semak (3%).
Saran penelitian lanjutan meliputi tiga arah utama. Pertama, dilakukan analisis fitokimia dan uji farmakologis terhadap spesies yang paling dominan, yakni sereh dapur (Cymbopogon citratus) dan kunyit kuning (Curcuma longa), untuk mengevaluasi kandungan senyawa aktif serta mengkonfirmasi efektivitas terapeutik yang dilaporkan dalam praktik tradisional. Kedua, diperlukan pemantauan jangka panjang terhadap populasi tumbuhan obat liar di kawasan hutan Desa Jonggon Jaya, dengan tujuan menilai dinamika kepadatan, dampak pemanenan, dan keberlanjutan sumber daya biologis, sehingga dapat merancang strategi konservasi berbasis data. Ketiga, penelitian harus menggali faktor sosio‑ekonomi yang mempengaruhi keputusan petani antara budidaya tanaman obat di pekarangan dan pengambilan dari alam liar, serta mengembangkan model pengelolaan komunitas yang mengintegrasikan peningkatan pendapatan, pelestarian keanekaragaman, dan edukasi mengenai penggunaan berkelanjutan. Pendekatan interdisipliner yang menggabungkan ilmu kimia, ekologi, dan ilmu sosial diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
- Vol 23, No 2 (2024). vol oktober doi https agrifor v23i2 table contents articles analisis perubahan tutupan... doi.org/10.31293/agrifor.v23i2Vol 23 No 2 2024 vol oktober doi https agrifor v23i2 table contents articles analisis perubahan tutupan doi 10 31293 agrifor v23i2
- Vol 21, No 1 (2022). https agrifor v21i1 table contents articles pemanenan hutan sifat kandungan biologis... ejurnal.untag-smd.ac.id/index.php/AG/issue/view/312Vol 21 No 1 2022 https agrifor v21i1 table contents articles pemanenan hutan sifat kandungan biologis ejurnal untag smd ac index php AG issue view 312
- KARAKTERISASI DAN SKRINING FITOKIMIA SIMPLISIA BUAH SELUTUI PUKA (Tabernaemontana macracarpa Jack) |... doi.org/10.33096/jifa.v12i1.577KARAKTERISASI DAN SKRINING FITOKIMIA SIMPLISIA BUAH SELUTUI PUKA Tabernaemontana macracarpa Jack doi 10 33096 jifa v12i1 577
| File size | 503.21 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
EDUJAVAREEDUJAVARE Hasil menunjukkan bahwa media pembelajaran hidroponik yang dikembangkan menerima skor kelayakan 100% dari ahli materi dan media, dikategorikan sebagaiHasil menunjukkan bahwa media pembelajaran hidroponik yang dikembangkan menerima skor kelayakan 100% dari ahli materi dan media, dikategorikan sebagai
FMIPAUKITFMIPAUKIT Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri minyak atsiri daun sirih hijau terhadap Propionibacterium acnes. Penelitian eksperimentalTujuan Penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri minyak atsiri daun sirih hijau terhadap Propionibacterium acnes. Penelitian eksperimental
FMIPAUKITFMIPAUKIT Rhaphidophora pinnata (daun ekor naga) secara tradisional telah digunakan sebagai tanaman obat untuk Chuck luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasiRhaphidophora pinnata (daun ekor naga) secara tradisional telah digunakan sebagai tanaman obat untuk Chuck luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi
UNUBLITARUNUBLITAR Namun, terdapat permasalahan pada segmen 1 dengan kelandaian 10,31%, melebihi batas maksimum 6%, sehingga perlu penanganan untuk meningkatkan keselamatanNamun, terdapat permasalahan pada segmen 1 dengan kelandaian 10,31%, melebihi batas maksimum 6%, sehingga perlu penanganan untuk meningkatkan keselamatan
UMPRUMPR Metode penelitian menggunakan mixed method dengan analisis prospektif berbasis perangkat lunak MACTOR, dan data dikumpulkan melalui observasi lapanganMetode penelitian menggunakan mixed method dengan analisis prospektif berbasis perangkat lunak MACTOR, dan data dikumpulkan melalui observasi lapangan
UIGMUIGM Meskipun memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata religi, kawasan ini belum sepenuhnya dikembangkan dengan mempertimbangkan aspek pelestarian budayaMeskipun memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata religi, kawasan ini belum sepenuhnya dikembangkan dengan mempertimbangkan aspek pelestarian budaya
IDEAJOURNALIDEAJOURNAL Kader kesehatan adalah anggota masyarakat yang dipilih dan dilatih untuk membantu pelaksanaan berbagai program kesehatan, termasuk pencegahan stunting.Kader kesehatan adalah anggota masyarakat yang dipilih dan dilatih untuk membantu pelaksanaan berbagai program kesehatan, termasuk pencegahan stunting.
PKKBPKKB Berdasarkan pengabdian masyarakat, kesadaran hidup bersih dan sehat baik dari segi fisik maupun mental telah meningkat secara signifikan. Pertama, kegiatanBerdasarkan pengabdian masyarakat, kesadaran hidup bersih dan sehat baik dari segi fisik maupun mental telah meningkat secara signifikan. Pertama, kegiatan
Useful /
UIGMUIGM Data dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumen penunjang, lalu dianalisis dengan cara penjodohan pola dan pembuatan eksplanasi. Hasil kajianData dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumen penunjang, lalu dianalisis dengan cara penjodohan pola dan pembuatan eksplanasi. Hasil kajian
IDEAJOURNALIDEAJOURNAL Metode yang digunakan adalah pelatihan dan bimbingan teknis melalui ceramah, simulasi, microteaching, brainstorming, ice-breaking, diskusi tanya jawab,Metode yang digunakan adalah pelatihan dan bimbingan teknis melalui ceramah, simulasi, microteaching, brainstorming, ice-breaking, diskusi tanya jawab,
UKMCUKMC Adapun populasi dalam penelitian ini adalah orang dewasa yang merokok di kota Palembang dan sampelnya adalah beberapa cafe bersponsor rokok di Palembang.Adapun populasi dalam penelitian ini adalah orang dewasa yang merokok di kota Palembang dan sampelnya adalah beberapa cafe bersponsor rokok di Palembang.
UKMCUKMC Analisis data dalam penelitian ini diuji menggunakan asumsi klasik dan pengujian hipotesis menggunakan metode analisis regresi moderasi. Hasil pengujianAnalisis data dalam penelitian ini diuji menggunakan asumsi klasik dan pengujian hipotesis menggunakan metode analisis regresi moderasi. Hasil pengujian