CASSRCASSR
Journal of Asian Social Science ResearchJournal of Asian Social Science ResearchAsia kontemporer sering digambarkan melalui bahasa transisi: transisi digital, transisi energi, transisi iklim, transisi perkotaan, dan transisi demografis. Namun, transisi tidak pernah hanya proses teknis. Transisi mereorganisasi pekerjaan, meredistribusikan risiko, merombak tanggung jawab rumah tangga, mengubah hubungan antara komunitas dan negara, dan menimbulkan pertanyaan sulit tentang siapa yang mendapatkan manfaat dari perubahan dan siapa yang menanggung biaya. Edisi jurnal ini membahas Asia kontemporer melalui pertanyaan tentang transisi yang adil secara sosial. Pedoman Organisasi Buruh Internasional tentang transisi yang adil menekankan bahwa pergerakan menuju ekonomi yang berkelanjutan secara lingkungan harus dilakukan bersama dengan pekerjaan yang layak, dialog sosial, perlindungan sosial, dan inklusi. Hal ini penting karena transisi pembangunan tidak hanya dialami melalui target kebijakan, rencana investasi, atau teknologi baru. Transisi juga dialami oleh petani kecil yang berusaha bertahan dalam ekonomi platform, siswa dan pendidik yang merespons krisis iklim, negara yang memposisikan ulang diri dalam pasar energi terbarukan, rumah tangga minoritas etnis yang menggerakkan sumber daya untuk mengurangi kemiskinan, dan ibu pekerja yang menegosiasikan tanggung jawab merawat dalam pasar tenaga kerja perkotaan.
Artikel-artikel dalam edisi ini menunjukkan bahwa transisi Asia kontemporer sangat sosial.Ekonomi digital mempengaruhi tenaga kerja pedesaan dan identitas.Pendidikan iklim menghubungkan kesadaran ekologis dengan kesejahteraan sosial.Pengembangan energi terbarukan melibatkan geopolitik regional dan partisipasi masyarakat.Pengentasan kemiskinan tergantung pada sumber daya rumah tangga internal dan dukungan institusional eksternal.Infrastruktur pengasuhan membentuk kinerja kerja ibu dan kesetaraan gender.Edisi ini juga menunjukkan nilai ilmu sosial interdisipliner.Artikel-artikel ini menggunakan analisis tenaga kerja digital, studi pendidikan dan iklim, geopolitik energi terbarukan, penelitian pengembangan komunitas dan kemiskinan, serta penyelidikan tenaga kerja yang peka gender.Kontribusi yang lebih luas dari edisi ini adalah menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya harus dinilai melalui inovasi, pertumbuhan, atau ambisi kebijakan.Pembangunan juga harus dinilai melalui pengalaman hidup mereka yang membawa beban transisi.petani yang harus beradaptasi dengan ekonomi platform, siswa dan komunitas yang membutuhkan literasi iklim, populasi lokal yang terpengaruh oleh pengembangan energi, rumah tangga minoritas etnis yang mencari pengentasan kemiskinan yang berkelanjutan, dan ibu pekerja yang menyeimbangkan pekerjaan dengan merawat.
Untuk penelitian lanjutan, kita dapat mempertimbangkan studi yang menyelidiki dampak platform digital pada pekerjaan dan identitas di pedesaan, serta bagaimana platform ini dapat meningkatkan atau mengurangi otonomi dan ketergantungan petani. Selain itu, penelitian tentang efektivitas pendidikan iklim dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan membangun kapasitas masyarakat akan menjadi kontribusi berharga. Studi tentang geopolitik energi terbarukan dan peran negara dalam pengembangan energi terbarukan juga dapat memberikan wawasan penting. Terakhir, penelitian tentang bagaimana infrastruktur pengasuhan dapat meningkatkan kinerja kerja ibu dan kesetaraan gender akan menjadi topik yang menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut.
- Short Video Entrepreneurship among Smallholder Farmers in the Era of Digital Intelligence: An Exploration... doi.org/10.15575/jassr.v6i1.91Short Video Entrepreneurship among Smallholder Farmers in the Era of Digital Intelligence An Exploration doi 10 15575 jassr v6i1 91
- Geopolitics of Laos Renewable Energy and the Development of Water Energy for the Integrated Southeast... cassr.net/jassr/index.php/jassr/article/view/86Geopolitics of Laos Renewable Energy and the Development of Water Energy for the Integrated Southeast cassr jassr index php jassr article view 86
- Mitigating Climate Crisis: Integrating Climate Education into Educational System for Social Welfare Enhancement... doi.org/10.15575/jassr.v6i1.88Mitigating Climate Crisis Integrating Climate Education into Educational System for Social Welfare Enhancement doi 10 15575 jassr v6i1 88
- Childcare Centre Facilities and their Impact on the Performance of Working Mothers in Dhaka, Bangladesh... doi.org/10.15575/jassr.v6i1.99Childcare Centre Facilities and their Impact on the Performance of Working Mothers in Dhaka Bangladesh doi 10 15575 jassr v6i1 99
| File size | 626.73 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIBAUNIBA Sistem ini berkerja ketika sensor kelembaban membaca kadar air pada tanah kurang dari 30 persen pada saat waktu penyiraman yang telah diatur dan DHT11Sistem ini berkerja ketika sensor kelembaban membaca kadar air pada tanah kurang dari 30 persen pada saat waktu penyiraman yang telah diatur dan DHT11
ITSCIENCEITSCIENCE Strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efisiensi distribusi meliputi integrasi rantai pasokan, pemanfaatan teknologi digital, penguatan kelembagaan,Strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efisiensi distribusi meliputi integrasi rantai pasokan, pemanfaatan teknologi digital, penguatan kelembagaan,
PERTANIANPERTANIAN Tegangan output tertinggi (127,2 mV) tercatat dari reaktor yang mengandung campuran 25:75 limbah persimmon dan tanah, sedangkan reaktor yang mengandungTegangan output tertinggi (127,2 mV) tercatat dari reaktor yang mengandung campuran 25:75 limbah persimmon dan tanah, sedangkan reaktor yang mengandung
LIFESCIFILIFESCIFI Sebagai respons, studi ini mengusulkan kerangka Economic Environmental, Social, and Governance (EESG) untuk mengatasi kurangnya dimensi ekonomi dalam penilaianSebagai respons, studi ini mengusulkan kerangka Economic Environmental, Social, and Governance (EESG) untuk mengatasi kurangnya dimensi ekonomi dalam penilaian
UBUB Produktivitas padi di Desa Ardimulyo sebesar 6,8 ton/ha, namun menurut BPP Singosari produktivitas optimal mencapai 8 ton/ha sehingga terdapat peluangProduktivitas padi di Desa Ardimulyo sebesar 6,8 ton/ha, namun menurut BPP Singosari produktivitas optimal mencapai 8 ton/ha sehingga terdapat peluang
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Teknologi yang canggih memacu kita menuju kebudayaan industri. Tetapi, dari sekian banyak suku bangsa di Indonesia, masih terdapat beberapa suku bangsaTeknologi yang canggih memacu kita menuju kebudayaan industri. Tetapi, dari sekian banyak suku bangsa di Indonesia, masih terdapat beberapa suku bangsa
UNIBAUNIBA Perhitungan kebutuhan daya listrik, arus, dan Kapasitas Hantar Arus (KHA) berdasarkan SNI PUIL 2011 menunjukkan Panel Kompresor memiliki kebutuhan dayaPerhitungan kebutuhan daya listrik, arus, dan Kapasitas Hantar Arus (KHA) berdasarkan SNI PUIL 2011 menunjukkan Panel Kompresor memiliki kebutuhan daya
UPHUPH Dengan adanya media sosial/website pemasaran, informasi terkait usaha kripik rempeyek dapat tersebar luas. Penambahan alat produksi seperti kompor, tabungDengan adanya media sosial/website pemasaran, informasi terkait usaha kripik rempeyek dapat tersebar luas. Penambahan alat produksi seperti kompor, tabung
Useful /
PLBPLB Promosi dan harga secara positif serta signifikan memengaruhi keputusan mahasiswa dalam memilih Politeknik LP3I Bandung, dimana promosi yang efisien danPromosi dan harga secara positif serta signifikan memengaruhi keputusan mahasiswa dalam memilih Politeknik LP3I Bandung, dimana promosi yang efisien dan
CASSRCASSR Ketika kapital digital didistribusikan tidak merata, petani kecil sering tertarik ke platform dan secara tidak sadar mengembangkan perasaan terasing antaraKetika kapital digital didistribusikan tidak merata, petani kecil sering tertarik ke platform dan secara tidak sadar mengembangkan perasaan terasing antara
ITNYITNY Sumber daya batubara subsurface mencapai 43,533 miliar ton dengan cadangan total 173,51 juta ton. Wilayah Kabupaten Berau memiliki formasi batubara bituminusSumber daya batubara subsurface mencapai 43,533 miliar ton dengan cadangan total 173,51 juta ton. Wilayah Kabupaten Berau memiliki formasi batubara bituminus
PROVISIPROVISI Akuntabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan APBDes. Transparansi dan Kualitas SDM memiliki pengaruh signifikan. Akuntabilitas, Transparansi,Akuntabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan APBDes. Transparansi dan Kualitas SDM memiliki pengaruh signifikan. Akuntabilitas, Transparansi,