ITNYITNY
KURVATEKKURVATEKTerletak di Cincin Api Pasifik, Indonesia memiliki potensi besar dalam energi panas bumi yang signifikan. Kamojang yang terletak di Kecamatan Samarang ialah salah satu daerah yang menunjukkan potensi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keberadaan potensi geotermal di Kamojang melalui analisis kepadatan patahan menggunakan metode Fault Fracture Density (FFD). Data yang digunakan berupa pola patahan dari Model Elevasi Digital Nasional (DEMNas) yang kemudian dianalisis untuk menghitung densitas retakan dan disajikan dalam bentuk peta kontur. Nilai FFD yang dihasilkan berkisar antara -0,5 hingga 9,5 km/km². Hasil penelitian menunjukkan pola kelurusan di Kamojang sebagian besar mengarah Barat Laut – Tenggara yang terkait erat dengan pergerakan tektonik dan terbentuknya sesar aktif di kawasan tersebut. Meskipun nilai FFD di wilayah ini tergolong rendah, keberadaan sesar – sesar aktif tetap menyediakan jalur bagi pergerakan fluida panas bumi yang membentuk manifestasi panas bumi seperti kawah geotermal. Hasil ini memberikan gambaran penting untuk mendukung pengelolaan dan pengembangan energi panas bumi di wilayah Kamojang.
Berdasarkan kajian yang telah dilakukan manifestasi panas bumi di wilayah Kamojang menunjukkan bahwa nilai Fault Fracture Density (FFD) berkisar pada -0.Wilayah dengan FFD rendah tetap memungkinkan pergerakan fluida panas bumi yang membentuk berbagai manifestasi geotermal, seperti kawah-kawah geotermal.Arah kelurusan dominan mengarah ke Barat Laut – Tenggara, disertai dengan interaksi antara sesar aktif dan aktivitas vulkanik berperan penting dalam mendistribusikan fluida panas bumi ke permukaan.Potensi panas bumi di Kamojang dapat dilihat dari keberadaan PLTP dan kawah geotermal, menunjukkan bahwa meskipun nilai FFD rendah, kawasan ini tetap memiliki potensi geotermal yang signifikan.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai hubungan antara struktur geologi dan distribusi manifestasi panas bumi di Kamojang. Selain itu, studi tentang karakteristik fluida panas bumi dan interaksinya dengan sesar aktif dapat memberikan pemahaman lebih lanjut tentang potensi energi panas bumi di wilayah ini. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi energi panas bumi di daerah-daerah lain di Indonesia yang memiliki karakteristik geologi serupa dengan Kamojang, sehingga dapat memberikan kontribusi lebih luas dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia.
| File size | 820.2 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIBOSUNIBOS Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pendapatan rata-rata usahatani kacang tanahAnalisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pendapatan rata-rata usahatani kacang tanah
UNIBOSUNIBOS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan modal sosial antara petani kelapa dan pengrajin kopra di Desa Bontotangnga, Kecamatan Bontoharu, KabupatenPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan modal sosial antara petani kelapa dan pengrajin kopra di Desa Bontotangnga, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten
ITNYITNY Penerapan konsep Arsitektur neo vernacular menjadi pilihan dalam perancangan, bertujuan untuk memadukan unsur-unsur tradisional lokal dengan langgam modern.Penerapan konsep Arsitektur neo vernacular menjadi pilihan dalam perancangan, bertujuan untuk memadukan unsur-unsur tradisional lokal dengan langgam modern.
ITNYITNY Kehadiran lapisan lempung di bawah permukaan berkontribusi pada konsolidasi alami. Secara keseluruhan, konsolidasi alami berdampak pada penurunan tanahKehadiran lapisan lempung di bawah permukaan berkontribusi pada konsolidasi alami. Secara keseluruhan, konsolidasi alami berdampak pada penurunan tanah
ITNYITNY Hubungan antara total berat umpan dan total berat produk dapat dinyatakan dalam persamaan Y = 0,5229 X dan R2 = 0,9228, sedangkan hubungan ukuran umpanHubungan antara total berat umpan dan total berat produk dapat dinyatakan dalam persamaan Y = 0,5229 X dan R2 = 0,9228, sedangkan hubungan ukuran umpan
ITNYITNY 1 yang memberikan kuat tekan 25 MPa sesuai dengan standar compressive strength paving block. Selain itu, berdasarkan SWOT didapatkan strategi SO, strategi1 yang memberikan kuat tekan 25 MPa sesuai dengan standar compressive strength paving block. Selain itu, berdasarkan SWOT didapatkan strategi SO, strategi
ITNYITNY Debit limpasan yang dihasilkan bervariasi antara 0,24 m³/s hingga 0,05 m³/s untuk masing‑masing DTH, dan sistem penyaliran dirancang dengan empatDebit limpasan yang dihasilkan bervariasi antara 0,24 m³/s hingga 0,05 m³/s untuk masing‑masing DTH, dan sistem penyaliran dirancang dengan empat
ITNYITNY Meskipun terdapat cacat, persentase dan lokasi cacat tersebut dapat dianggap tidak akan mempengaruhi keberfungsian dari toolpost. Waktu tuang optimal yaituMeskipun terdapat cacat, persentase dan lokasi cacat tersebut dapat dianggap tidak akan mempengaruhi keberfungsian dari toolpost. Waktu tuang optimal yaitu
Useful /
UNIBOSUNIBOS Secara parsial jumlah produksi, harga jual, biaya pupuk, dan biaya tenaga kerja berpengaruh terhadap pendapatan usahatani padi di Desa Tabbinjai, KecamatanSecara parsial jumlah produksi, harga jual, biaya pupuk, dan biaya tenaga kerja berpengaruh terhadap pendapatan usahatani padi di Desa Tabbinjai, Kecamatan
UNIBOSUNIBOS Metode Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah kontribusi pendapatan dari usahatani cabai katokkanMetode Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah kontribusi pendapatan dari usahatani cabai katokkan
ITNYITNY Sistem Deteksi Kebakaran muncul karena banyaknya kejadian kebakaran di ruangan. Bertujuan untuk deteksi kondisi ruangan dari kemungkinan terjadinya kebakaranSistem Deteksi Kebakaran muncul karena banyaknya kejadian kebakaran di ruangan. Bertujuan untuk deteksi kondisi ruangan dari kemungkinan terjadinya kebakaran
ITNYITNY Metode ordinary kriging berhasil mengklasifikasikan sumber daya timbal (Pb) di blok Gossan menjadi tiga kategori (measured, indicated, inferred) denganMetode ordinary kriging berhasil mengklasifikasikan sumber daya timbal (Pb) di blok Gossan menjadi tiga kategori (measured, indicated, inferred) dengan