UGPUGP
MAHSEER: Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan PerikananMAHSEER: Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan PerikananPenelitian ini menganalisis pengaruh limbah cucian kopi terhadap daya tetas telur dan abnormalitas larva ikan Peres (Osteochilus kappeni). Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Parameter yang diamati meliputi hatching rate (HR), abnormalitas larva, kelangsungan hidup larva (SR larva), dan kualitas air. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan limbah cucian kulit kopi berpengaruh nyata terhadap abnormalitas dan survival rate larva, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap daya tetas telur. Pemberian limbah pencucian kulit kopi tidak dapat ditoleransi oleh larva ikan Peres (Osteochilus kappeni) dengan perlakuan apapun, karena dosis yang kecil sekalipun akan tetap berbahaya bagi abnormalitas larva ikan Peres (Osteochilus kappeni).
Berdasarkan penelitian yang dilakukan selama 7 hari, dapat disimpulkan bahwa perlakuan limbah cucian air kopi berpengaruh nyata terhadap abnormalitas pada perlakuan B, C, dan D, meskipun dosis yang diberikan sedikit.Perlakuan ini juga berpengaruh nyata pada survival rate atau kelangsungan hidup larva pada perlakuan A.Tidak ada pengaruh nyata pada hatching rate ikan peres, karena dosis yang diberikan terlalu sedikit dari jumlah air per wadah.
Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut pengaruh limbah cucian kopi terhadap pertumbuhan dan perkembangan larva ikan Peres dalam jangka panjang. 2. Meneliti efek dosis yang lebih rendah dari limbah cucian kopi terhadap abnormalitas larva, untuk menentukan ambang batas toleransi ikan Peres. 3. Melakukan studi komparatif antara pengaruh limbah cucian kopi dan limbah lainnya terhadap daya tetas telur dan abnormalitas larva ikan Peres, untuk membandingkan dampak dan potensi solusi yang dapat diterapkan.
| File size | 906.5 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UGPUGP Berdasarkan hasil penelitian perlakuan P4 menunjukkan konsentrasi terbaik dengan pemberian larutan daun pepaya 0,4% dapat menunjukkan lama waktu pingsanBerdasarkan hasil penelitian perlakuan P4 menunjukkan konsentrasi terbaik dengan pemberian larutan daun pepaya 0,4% dapat menunjukkan lama waktu pingsan
STIEMADANISTIEMADANI Responden dalam penelitian ini sebanyak 163 orang, adapun metode yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah purposive sampling. Metode analisis dataResponden dalam penelitian ini sebanyak 163 orang, adapun metode yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah purposive sampling. Metode analisis data
UGPUGP Berdasarkan hal tersebut, perlakuan P1: kepadatan penebaran 100 udang/m3 merupakan perlakuan dengan kepadatan tebar yang optimal. Hasil penelitian menunjukkanBerdasarkan hal tersebut, perlakuan P1: kepadatan penebaran 100 udang/m3 merupakan perlakuan dengan kepadatan tebar yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan
OPENCOMSERVOPENCOMSERV Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan mendesak bagi OBK. Pelatihan yang berkesinambungan dan peningkatan aksesOleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan mendesak bagi OBK. Pelatihan yang berkesinambungan dan peningkatan akses
OPENCOMSERVOPENCOMSERV Masyarakat membutuhkan pendampingan untuk mencari solusi yang tepat dalam melakukan upaya untuk penyimpanan hijauan (silase dan fermentasi), mengolah limbahMasyarakat membutuhkan pendampingan untuk mencari solusi yang tepat dalam melakukan upaya untuk penyimpanan hijauan (silase dan fermentasi), mengolah limbah
OPENCOMSERVOPENCOMSERV Edukasi pada remaja dilakukan dengan pendekatan bermain menggunakan game puzzle dan bernyanyi. Perlunya upaya menjaga keberlanjutan dari pengetahuan yangEdukasi pada remaja dilakukan dengan pendekatan bermain menggunakan game puzzle dan bernyanyi. Perlunya upaya menjaga keberlanjutan dari pengetahuan yang
UGPUGP Pengelolaan kepadatan tanaman air dalam budidaya larva ikan peres merupakan hal yang penting untuk meningkatkan pertumbuhan larva pada wadah pemeliharaan.Pengelolaan kepadatan tanaman air dalam budidaya larva ikan peres merupakan hal yang penting untuk meningkatkan pertumbuhan larva pada wadah pemeliharaan.
UGPUGP Sedangkan nilai terendah terdapat pada perlakuan D (20 %) nilai rata‑ratanya mencapai 1,63. Nilai frekuensi molting tertinggi terdapat pada perlakuanSedangkan nilai terendah terdapat pada perlakuan D (20 %) nilai rata‑ratanya mencapai 1,63. Nilai frekuensi molting tertinggi terdapat pada perlakuan
Useful /
OPENCOMSERVOPENCOMSERV Makanan fungsional dapat membantu menyeimbangkan sistem saraf, hormon, dan meningkatkan produksi neurotransmitter seperti serotonin dan dopamin, yang berperanMakanan fungsional dapat membantu menyeimbangkan sistem saraf, hormon, dan meningkatkan produksi neurotransmitter seperti serotonin dan dopamin, yang berperan
UGPUGP Ikan kurisi (Nemipterus japonicus) merupakan salah satu komoditas unggulan lokal yang cukup penting di perairan pesisir timur Lampung. Pada 2021 jumlahIkan kurisi (Nemipterus japonicus) merupakan salah satu komoditas unggulan lokal yang cukup penting di perairan pesisir timur Lampung. Pada 2021 jumlah
UGPUGP Selanjutnya, Danionidae adalah family yang paling dominan (46,03%), sedangkan Channidae (0,48%) adalah yang paling tidak dominan. Pengukuran morfometrikSelanjutnya, Danionidae adalah family yang paling dominan (46,03%), sedangkan Channidae (0,48%) adalah yang paling tidak dominan. Pengukuran morfometrik
STIEMADANISTIEMADANI Prinsip utama mikroekonomi adalah bahwa rumah tangga dan perusahaan berusaha mencapai optimalisasi. Sementara makroekonomi, cabang utama dari ekonomi menanganiPrinsip utama mikroekonomi adalah bahwa rumah tangga dan perusahaan berusaha mencapai optimalisasi. Sementara makroekonomi, cabang utama dari ekonomi menangani