ACEHPROVACEHPROV

Journal of Medical ScienceJournal of Medical Science

Keloid adalah keluhan dermatologis umum yang diakibatkan oleh terganggunya proses penyembuhan luka normal. Meskipun ada banyak pendekatan terapeutik untuk keloid, namun tidak ada satu metode pun yang memberikan efikasi penuh. Salah satu modalitas terapi untuk keloid adalah kombinasi injeksi intralesi Triamcinolon acetonide dan 5-Fluorourasil (5-FU). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas antara terapi injeksi kortikosteroid dengan kombinasi terapi injeksi triamsinolon asetat dan 5-FU terhadap perbaikan klinis keloid. Penelitian ini merupakan penelitian uji klinis desain paralel dengan matching. Populasi penelitian ini adalah seluruh penderita keloid yang berobat di poliklinik kulit dan kelamin RSUDZA Banda Aceh dengan besar sampel 12 pasien dikelompokkan dalam 2 kelompok yaitu kelompok kontrol yang mendapatkan terapi injeksi kortikosteroid intralesi dan kelompok uji yang mendapatkan kombinasi terapi injeksi kortikosteroid intralesi dan injeksi 5-Flurourasil. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi kombinasi triamcinolon acetonide dengan 5-FU dan triamcinolon acetonide sebagai terapi keloid menunjukkan hasil yang lebih baik, tetapi tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok yang dinilai menggunakan Vancouver Scar Scale.

Terapi kombinasi TCA dengan 5-FU menunjukan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan monoterapi TCA, tetapi tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok yang dinilai menggunakan Vancouver Scar Scale untuk menilai vaskularitas, pigmentasi, konsistensi dan tinggi dari skar, serta skala nyeri dan pruritus.

Penelitian lanjutan sebaiknya mengevaluasi efektivitas jangka panjang kombinasi TCA dan 5-FU dengan memperpanjang periode follow‑up hingga satu tahun atau lebih untuk menilai keberlanjutan perbaikan keloid serta kemungkinan kekambuhan; selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan antara kombinasi TCA   5-FU dengan modalitas lain seperti terapi laser, terapi tekanan, atau penggunaan gel silikon untuk menentukan strategi paling optimal dalam mengurangi ukuran, warna, dan gejala keloid; terakhir, diperlukan penelitian untuk menemukan dosis dan rasio injeksi TCA serta 5-FU yang paling efektif dengan memvariasikan konsentrasi dan interval pemberian, sehingga dapat meminimalkan efek samping sambil memaksimalkan hasil klinis pada populasi pasien yang lebih luas.

  1. Efektifitas Terapi Injeksi Kortikosteroid Intralesi Dan 5-Flurourasil Pada Penderita Keloid | Journal... doi.org/10.55572/jms.v6i1.217Efektifitas Terapi Injeksi Kortikosteroid Intralesi Dan 5 Flurourasil Pada Penderita Keloid Journal doi 10 55572 jms v6i1 217
  2. Comparison of Efficacy of Intralesional Triamcinolone and Combination of Triamcinolone With 5-Fluorouracil... doi.org/10.51253/pafmj.v74iSUPPL-2.7273Comparison of Efficacy of Intralesional Triamcinolone and Combination of Triamcinolone With 5 Fluorouracil doi 10 51253 pafmj v74iSUPPL 2 7273
  3. Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin. profile skin tumors zainoel abidin general hospital dermatology... doi.org/10.20473/bikk.v35.1.2023.40-45Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin profile skin tumors zainoel abidin general hospital dermatology doi 10 20473 bikk v35 1 2023 40 45
Read online
File size304.43 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test