SARI MUTIARASARI MUTIARA

JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIKJURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK

Latar belakang: Infusion pump dan syringe pump merupakan perangkat medis kritis yang digunakan untuk pemberian cairan atau obat secara presisi kepada pasien. Kalibrasi secara berkala sangat penting untuk memastikan keakuratan dan keselamatan penggunaan alat. Namun, di beberapa fasilitas kesehatan di Malaysia, proses kalibrasi belum sepenuhnya mengikuti standar internasional, yang dapat berdampak pada mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien. Tujuan: untuk menganalisis permasalahan dalam proses kalibrasi infusion pump dan syringe pump menggunakan pendekatan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), serta memberikan rekomendasi perbaikan yang relevan untuk meningkatkan mutu kalibrasi dan keselamatan pasien. Metode: menggunakan desain deskriptif observasional melalui observasi lapangan di NIQ Engineering Sdn. Bhd., Malaysia, dan beberapa rumah sakit. Sampel terdiri dari 25 perangkat medis (15 infusion pump dan 10 syringe pump). Data dikumpulkan melalui pengukuran rate menggunakan Fluke IDA 4 Plus, uji oklusi, observasi serta lingkungan menggunakan wawancara teknisi. Analisis dilakukan dengan menghitung nilai Risk Priority Number (RPN) berdasarkan parameter Severity, Occurrence, dan Detection.. Hasil: menemukan beberapa permasalahan utama dalam proses kalibrasi, antara lain: penggunaan alat uji yang tidak tersertifikasi, penggunaan komponen sesuai spesifikasi, ketiadaan SOP baku, serta kesalahan teknis oleh teknisi yang belum tersertifikasi. Nilai RPN tertinggi diperoleh pada kesalahan pengaturan alat uji (RPN = 270) dan penggunaan komponen tidak standar (RPN = 252). Kesimpulan: Penerapan standar ISO/IEC 17025, pelatihan independen, serta teknisi yang berkelanjutan, audit digitalisasi pencatatan kalibrasi sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan keamanan proses kalibrasi.

Berdasarkan hasil observasi dan analisis, proses kalibrasi infusion pump dan syringe pump di Malaysia masih menghadapi banyak kendala, termasuk kurangnya SOP baku, alat kalibrasi tidak tersertifikasi, dan teknisi yang belum kompeten, yang meningkatkan risiko keselamatan pasien dan keakuratan alat.Perbandingan dengan standar Indonesia menunjukkan bahwa Indonesia lebih siap dalam regulasi dan prosedur teknis.Oleh karena itu, perbaikan sistem kalibrasi diperlukan agar kualitas pelayanan kesehatan meningkat dan lebih terpercaya.

Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, bagaimana penerapan sistem manajemen kalibrasi digital dengan pemantauan real‑time memengaruhi penurunan nilai Risk Priority Number (RPN) pada infusion pump dan syringe pump di berbagai rumah sakit Malaysia? Kedua, apakah penggunaan prosedur operasi standar (SOP) yang terintegrasi dengan standar ISO/IEC 17025 dapat meningkatkan akurasi kalibrasi serta mengurangi risiko keselamatan pasien, bila diuji melalui desain before‑after pada fasilitas kesehatan yang berbeda? Ketiga, dapatkah model pemeliharaan prediktif berbasis pembelajaran mesin, yang memanfaatkan data suhu, kelembaban, dan pola penggunaan alat, secara efektif memprediksi kegagalan kalibrasi dan memberikan rekomendasi perawatan proaktif? Ketiga pertanyaan ini akan memperluas pemahaman tentang efek teknologi informasi, standar internasional, dan pendekatan berbasis data dalam meningkatkan mutu kalibrasi perangkat medis, sekaligus memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan regulasi dan pelatihan teknisi di masa mendatang.

  1. ESA (EXERCISE AND SELF-AFFIRMATION) ON IMPROVING FUNCTIONAL STATUS OF HEMODIALYSIS PATIENTS | JURNAL... doi.org/10.51544/jmn.v7i2.5119ESA EXERCISE AND SELF AFFIRMATION ON IMPROVING FUNCTIONAL STATUS OF HEMODIALYSIS PATIENTS JURNAL doi 10 51544 jmn v7i2 5119
  2. ANALISIS KALIBRASI SYRINGE PUMP | JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK. analisis kalibrasi syringe pump jurnal... doi.org/10.51544/elektromedik.v6i1.3262ANALISIS KALIBRASI SYRINGE PUMP JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK analisis kalibrasi syringe pump jurnal doi 10 51544 elektromedik v6i1 3262
Read online
File size473.24 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test