UNIVPGRI PALEMBANGUNIVPGRI PALEMBANG
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya PerairanJurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya PerairanJaring insang dasar (bottom gill net) ialah jaring yang berbentuk lembaran persegi panjang dengan mata jaring yang sama. Jaring insang ini dioperasikan dengan cara hanyut di dasar perairan atau di pertengahan perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman hasil tangkapan jaring insang dasar (bottom gill net) 4,5 inchi yang didaratkan di perairan Nipah Panjang II, Tanjung Jabung Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sensus dengan responden sebanyak 7 nelayan dan dilakukan pengulangan sebanyak 7 kali pada setiap nelayan. Data yang dihimpun dalam penelitian ini adalah jumlah total hasil tangkapan yang didaratkan, berat ikan dan jenis ikan indeks untuk menganalisis komposisi hasil keseragaman, dan indeks dominansi serta parameter lingkungan yang diamati meliputi suhu, pH dan salinitas. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat sebanyak 862 ekor dengan komposisi terdiri dari 5 spesies yaitu ikan senangin (Eleutheronema tetradactylum), ikan kurau (Trachycep halus), ikan hiu (Selachimorpha sp), ikan malung (Gnathopis nystromi) dan ikan pari (Myliobatoidei sp). Jenis ikan yang paling banyak tertangkap adalah ikan senangin (E. tetradactylum) yaitu dengan jumlah 394 ekor dan ikan yang paling sedikit adalah ikan hiu (Selachimorpha sp) yaitu dengan jumlah 12 ekor. Indeks keanekaragaman bernilai 1,3 (sedang), indeks keseragaman bernilai 0,82 (tinggi) dan indeks dominasi sebesar 0,3 (rendah).
Penelitian ini menunjukkan bahwa jaring insang dasar berukuran 4,5 inci yang diturunkan di perairan Nipah Panjang II, Kabupaten Tanjung Jabung Timur menangkap lima spesies ikan, yaitu ikan senangin, ikan kurau, ikan hiu, ikan malung, dan ikan pari.Indeks keanekaragaman hasil tangkapan berada pada level sedang (H = 1,3) dengan indeks keseragaman yang tinggi (E = 0,82) serta indeks dominasi yang rendah (C = 0,3), menandakan distribusi individu yang relatif merata tanpa spesies dominan.Kondisi lingkungan perairan yang baik, ditambah dengan keberagaman spesies yang cukup, menunjukkan bahwa perairan tersebut memiliki potensi yang layak untuk mendukung kegiatan perikanan berkelanjutan.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi variasi temporal komposisi spesies dan tingkat keanekaragaman dengan melakukan survei bulanan selama setahun penuh, sehingga dapat mengidentifikasi pola musiman pada hasil tangkapan jaring insang dasar di perairan Nipah Panjang II. Selanjutnya, penting untuk menguji pengaruh ukuran mesh yang berbeda, misalnya 3,5 inci versus 4,5 inci, terhadap komposisi tangkapan utama, by‑catch, dan tingkat selektivitas, guna menentukan ukuran optimal yang meminimalkan tangkapan tidak sengaja dan meningkatkan keberlanjutan. Selain itu, studi multivariat yang mengintegrasikan parameter lingkungan seperti suhu, pH, dan salinitas dengan data tangkapan dapat mengungkap hubungan sebab‑akibat antara kondisi fisik perairan dan distribusi abundansi spesies target, yang dapat menjadi dasar bagi model prediksi ekologi dan manajemen sumber daya perikanan yang adaptif. Semua pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman ilmiah tentang dinamika ekosistem perairan pantai serta memberikan rekomendasi praktis bagi pengelolaan perikanan berkelanjutan di wilayah tersebut.
| File size | 467.71 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIVPGRI PALEMBANGUNIVPGRI PALEMBANG Ekosistem mangrove di Pulau Panjang, Kabupaten Bangka Tengah, menunjukkan dominansi tinggi oleh genus Rhizophora yang mencerminkan homogenitas komunitasEkosistem mangrove di Pulau Panjang, Kabupaten Bangka Tengah, menunjukkan dominansi tinggi oleh genus Rhizophora yang mencerminkan homogenitas komunitas
UMUSUMUS Meskipun tingkat kemiripan menurun dari 81,7% menjadi 74,7% pada pengujian generalisasi, sistem tetap menunjukkan performa yang konsisten. Hasil ini membuktikanMeskipun tingkat kemiripan menurun dari 81,7% menjadi 74,7% pada pengujian generalisasi, sistem tetap menunjukkan performa yang konsisten. Hasil ini membuktikan
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Penelitian ini menunjukkan bahwa Sungai Kalimas di Surabaya menghadapi tantangan pencemaran yang signifikan, berpotensi menimbulkan risiko bagi kesehatanPenelitian ini menunjukkan bahwa Sungai Kalimas di Surabaya menghadapi tantangan pencemaran yang signifikan, berpotensi menimbulkan risiko bagi kesehatan
ITBMITBM Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan empat perlakuan suplementasi tepung cangkang (0%, 10%, 20%, dan 30%). Analisis laboratorium menunjukkanPenelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan empat perlakuan suplementasi tepung cangkang (0%, 10%, 20%, dan 30%). Analisis laboratorium menunjukkan
ASRITANIASRITANI Waktu Pelaksanaan dilaksanakan pada bulan 11 Desember 2024 – 11 Januari 2025 di Pelabuhan Brondong Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan dalam penelitianWaktu Pelaksanaan dilaksanakan pada bulan 11 Desember 2024 – 11 Januari 2025 di Pelabuhan Brondong Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan dalam penelitian
UNIMALUNIMAL Terdapat 5 Ordo nekton yang ditemukan, yaitu 4 ordo dari jenis ikan dan 1 ordo dari jenis udang. Benthos yang ditemukan hanya 3 jenis dari kelas gastropoda,Terdapat 5 Ordo nekton yang ditemukan, yaitu 4 ordo dari jenis ikan dan 1 ordo dari jenis udang. Benthos yang ditemukan hanya 3 jenis dari kelas gastropoda,
UNIMALUNIMAL Parameter yang diamati adalah laju konsumsi oksigen, pertambahan bobot, pertambahan panjang dan kelangsungan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwaParameter yang diamati adalah laju konsumsi oksigen, pertambahan bobot, pertambahan panjang dan kelangsungan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
KKPKKP Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas vaksin DNA KHV glikoprotein-11 (GP-11) dan membandingkannya dengan vaksin DNA KHV glikoprotein-25Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas vaksin DNA KHV glikoprotein-11 (GP-11) dan membandingkannya dengan vaksin DNA KHV glikoprotein-25
Useful /
UNIVPGRI PALEMBANGUNIVPGRI PALEMBANG Berdasarkan data tersebut pada stasiun 1 dan 3 menunjukkan perbandingan jenis kelamin didominasi oleh ikan putak jantan sehingga dapat dikatakan populasiBerdasarkan data tersebut pada stasiun 1 dan 3 menunjukkan perbandingan jenis kelamin didominasi oleh ikan putak jantan sehingga dapat dikatakan populasi
UNIVPGRI PALEMBANGUNIVPGRI PALEMBANG Ginogenesis merupakan proses terbentuknya zigot dari gamet betina tanpa kontribusi dari gamet jantan. Manfaat melakukan ginogenesis adalah mempercepatGinogenesis merupakan proses terbentuknya zigot dari gamet betina tanpa kontribusi dari gamet jantan. Manfaat melakukan ginogenesis adalah mempercepat
UNHASUNHAS Oleh karena itu, agar dapat menjamin secara efektif hak akses informasi publik, negara hendaknya mengacu pada praktik ECtHR serta menerapkan putusan-putusannyaOleh karena itu, agar dapat menjamin secara efektif hak akses informasi publik, negara hendaknya mengacu pada praktik ECtHR serta menerapkan putusan-putusannya
KKPKKP Setelah 14 hari adaptasi, ikan dibagi menjadi lima perlakuan (A= vaksin; B= vaksin Adjuvan Freund Komplit; C= vaksin Adjuvan Freund Inkomplit; K = kontrolSetelah 14 hari adaptasi, ikan dibagi menjadi lima perlakuan (A= vaksin; B= vaksin Adjuvan Freund Komplit; C= vaksin Adjuvan Freund Inkomplit; K = kontrol