HELVETIAHELVETIA

Medical and Dental Journal ( MEDIDENJ )Medical and Dental Journal ( MEDIDENJ )

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh ekstrak etanol serta mengetahui kandungan fitokimia daun mobe (Artocarpus lacucha Buch-Ham.) sebagai dasar pengembangan agen hepatoprotektor alami. Penelitian dilakukan secara eksperimental meliputi pengumpulan bahan tumbuhan, pembuatan simplisia, ekstraksi, karakterisasi simplisia, dan skrining fitokimia. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96% secara dingin untuk mempertahankan kestabilan senyawa aktif yang rentan terhadap pemanasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 500 gram serbuk simplisia diperoleh ekstrak etanol sebanyak 61,4 gram dengan rendemen 12,28%. Hasil skrining fitokimia pada simplisia dan ekstrak etanol daun mobe menunjukkan adanya senyawa metabolit sekunder berupa flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, triterpenoid, dan glikosida. Kandungan senyawa tersebut diketahui memiliki berbagai aktivitas farmakologis, antara lain sebagai antioksidan, antiinflamasi, antidiabetes, antibakteri, antifungi, serta berpotensi sebagai hepatoprotektor. Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak etanol daun mobe berpotensi dikembangkan sebagai agen terapeutik berbasis bahan alam. Penelitian lanjutan, termasuk uji praklinis dan evaluasi keamanan serta efikasi, diperlukan untuk mendukung pemanfaatannya sebagai obat herbal.

Ekstrak etanol daun mobe (Artocarpus lacucha) berhasil diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 96% dengan rendemen 12,28%.Hasil karakterisasi simplisia menunjukkan bahwa bahan memenuhi parameter mutu sesuai Farmakope Herbal Indonesia.Skrining fitokimia menunjukkan simplisia dan ekstrak daun mobe mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, triterpenoid, dan glikosida.Kandungan senyawa tersebut mendukung potensi daun mobe sebagai bahan alam yang berkhasiat, termasuk sebagai kandidat agen hepatoprotektor.Secara keseluruhan, analisis data menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun mobe memiliki mutu yang baik dan kandungan metabolit sekunder yang mendukung potensinya sebagai agen terapeutik berbasis bahan alam.Hasil ini menjadi dasar untuk penelitian lanjutan, terutama uji aktivitas biologis, isolasi senyawa aktif, serta pengembangan obat herbal terstandar.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1. Isolasi dan identifikasi senyawa aktif dari ekstrak etanol daun mobe untuk menentukan senyawa yang bertanggung jawab atas aktivitas hepatoprotektifnya. 2. Uji aktivitas hepatoprotektif ekstrak etanol daun mobe secara in vivo pada hewan coba dengan menggunakan model induksi kerusakan hati yang berbeda, seperti induksi dengan bahan hepatotoksik lain atau model penyakit hati tertentu. 3. Evaluasi keamanan dan efikasi ekstrak etanol daun mobe melalui uji toksisitas subkronis dan uji klinis pada manusia untuk memastikan profil keamanan dan efektivitasnya sebagai agen hepatoprotektor. Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang potensi daun mobe sebagai sumber obat herbal hepatoprotektor dan mengembangkan formulasi obat yang lebih efektif dan aman.

Read online
File size244.74 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test