STPKAKSTPKAK

PastoraliaPastoralia

Jurnal ini mengeksplorasi dampak media sosial terhadap perkembangan sosial, psikologis, dan perilaku remaja di Indonesia, khususnya pada mereka yang belum terbiasa dengan teknologi media sosial. Penelitian ini berfokus pada analisis dampak positif dan negatif dari keterlibatan remaja dengan media sosial dalam konteks budaya Indonesia. Metode penelitian melibatkan survei, wawancara, dan analisis konten untuk memahami bagaimana penggunaan media sosial memengaruhi interaksi sosial, kesejahteraan psikologis, dan pola perilaku remaja yang baru mengenal teknologi ini. Temuan penelitian mencerminkan adanya perubahan yang signifikan dalam pola interaksi sosial remaja, dengan penekanan pada peran media sosial dalam membentuk identitas individu dan pengaruhnya terhadap kesejahteraan psikologis. Selain itu, penelitian ini juga mencatat dampak media sosial terhadap perilaku remaja, baik yang bersifat positif maupun negatif. Meskipun media sosial memberikan akses kepada informasi dan koneksi sosial, dampaknya dapat bervariasi tergantung pada penggunaan yang bijak dan konteks budaya lokal. Dengan demikian, jurnal ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman tentang pengaruh media sosial terhadap perkembangan remaja di Indonesia, menyoroti aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam mengelola penggunaan media sosial di kalangan remaja yang belum terbiasa dengan teknologi tersebut.

Cukup unik gambaran kompleksitas pengaruh media sosial terhadap perkembangan remaja yang tidak terbiasa dengan teknologi sosial media di Indonesia.Dalam hal pengaruh positif, penelitian ini menunjukkan bahwa eksposur terhadap media sosial dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan sosial, dengan memungkinkan remaja untuk terlibat dalam komunikasi dan interaksi sosial yang lebih luas.Adanya platform tersebut juga memicu pertukaran informasi dan wawasan, memperkaya pengetahuan remaja tentang dunia di sekitar mereka.Namun, di sisi lain, dampak negatif juga dapat terlihat.Paparan media sosial dapat menimbulkan risiko pada perkembangan psikologis remaja, terutama terkait dengan citra diri dan norma kecantikan yang tidak realistis.Tekanan konsumtif dan persepsi yang terdistorsi tentang kehidupan orang lain dapat memberikan kontribusi pada tingkat kecemasan dan depresi di kalangan remaja yang tidak terbiasa dengan teknologi sosial media.Selain itu, penelitian ini menyoroti bahwa perilaku konsumtif remaja dapat dipengaruhi oleh iklan dan konten komersial di media sosial.Dorongan untuk mengikuti tren konsumsi dan ekspektasi tidak realistis yang dipromosikan di platform tersebut dapat menyebabkan keputusan pembelian yang impulsif dan ketidakpuasan terhadap diri sendiri.Dengan demikian, kesimpulan penelitian ini menekankan perlunya pendekatan yang holistik dan berimbang dalam mengelola penggunaan media sosial oleh remaja yang tidak terbiasa dengan teknologi sosial media di Indonesia.Pendidikan digital yang melibatkan literasi media dan pemahaman akan dampak psikologis dari penggunaan media sosial harus diperkuat.Upaya pendukung dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat juga diperlukan untuk membantu remaja mengembangkan keterampilan kritis dan perilaku sehat dalam menghadapi tantangan era digital ini.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana dampak media sosial terhadap perkembangan identitas diri remaja yang belum terbiasa dengan teknologi sosial media, khususnya dalam membentuk citra diri dan persepsi tentang norma kecantikan. Kedua, penelitian dapat fokus pada strategi pendidikan digital yang efektif untuk membantu remaja mengelola penggunaan media sosial dengan bijak, termasuk pengembangan literasi media dan pemahaman akan dampak psikologis. Ketiga, studi dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh iklan dan konten komersial di media sosial terhadap perilaku konsumtif remaja, serta strategi untuk meningkatkan kesadaran dan kecerdasan finansial di kalangan remaja. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami dan mengelola dampak media sosial pada perkembangan remaja di Indonesia.

  1. KONTROL DIRI, POLA ASUH DEMOKRATIS DAN KECANDUAN MEDIA SOSIAL PADA REMAJA | PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan... doi.org/10.51878/paedagogy.v5i1.4763KONTROL DIRI POLA ASUH DEMOKRATIS DAN KECANDUAN MEDIA SOSIAL PADA REMAJA PAEDAGOGY Jurnal Ilmu Pendidikan doi 10 51878 paedagogy v5i1 4763
  2. Perilaku Oversharing di Media Sosial: Ancaman atau Peluang? | Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian... doi.org/10.20885/psikologika.vol25.iss2.art7Perilaku Oversharing di Media Sosial Ancaman atau Peluang Psikologika Jurnal Pemikiran dan Penelitian doi 10 20885 psikologika vol25 iss2 art7
Read online
File size273.17 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test