STAI IUSTAI IU

TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAMTABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM

Sikap empati merupakan bagian dari rendahnya karakter siswa, oleh karena itu, pendidikan perlu memberikan penguatan sikap empati pada setiap siswa melalui program pembiasaan berinfaq yang dapat dijadikan sebagai solusi yang paling tepat untuk mencegah terjadinya penurunan sikap empati yang ada pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penguatan sikap empati melalui program pembiasaan berinfaq, untuk mengetahui faktor penunjang dan faktor penghambat penguatan sikap empati melalui program pembiasaan berinfaq, untuk mengetahui dampak penguatan sikap empati melalui program pembiasaan berinfaq, penelitian ini berlokasi di SMPN 2 Telukjambe Timur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Adapun prosedur pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Program pembiasaan berinfaq yang dilaksanakan setiap hari Kamis dengan koordinasi guru PAI dan bantuan siswa terbukti dapat memperkuat sikap empati siswa secara terprogram dan mendapat respons positif karena tidak memaksa nominal tertentu.Faktor penunjang keberhasilan meliputi motivasi guru, pemahaman agama, pelaksanaan berkelanjutan, serta kerja sama tim, sedangkan hambatan utama adalah kurangnya kesadaran siswa dan kurangnya partisipasi orang tua.Dampak positif yang dirasakan meliputi peningkatan kepedulian sosial, peningkatan ibadah, pengurangan sifat rakus, serta rasa tenang dan kebahagiaan pada siswa.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana penggunaan platform digital untuk memfasilitasi program berinfaq memengaruhi perkembangan empati siswa, sehingga dapat dibandingkan efektivitasnya dengan metode konvensional yang sudah ada; selanjutnya, studi komparatif antara program pembiasaan berinfaq dan program intervensi empati lainnya (misalnya pelatihan sosial‑emosional atau kegiatan sukarela) dapat memberikan gambaran tentang strategi paling efektif dalam meningkatkan sikap empati di lingkungan sekolah; terakhir, penelitian longitudinal yang melibatkan orang tua sebagai partisipan aktif dapat mengevaluasi keberlanjutan dampak program berinfaq terhadap empati siswa setelah periode intervensi berakhir, serta mengidentifikasi faktor‑faktor yang memperkuat atau melemahkan keterlibatan keluarga dalam proses tersebut.

Read online
File size559.91 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test