ISI PADANGPANJANGISI PADANGPANJANG

Musica: Journal of MusicMusica: Journal of Music

Pertunjukan ini menyajikan repertoar musik dari berbagai era meliputi karya musik klasik pada era Barok, Melayu dan populer yang dikemas dalam format pertunjukan biola solo dengan penekanan pada aspek estetika, teknik, dan ekspresi musikal. Repertoar dipilih secara selektif untuk merepresentasikan kekayaan sejarah musik serta keberagaman budaya dan disajikan dengan pendekatan musikal yang berlandaskan kaidah musik konvensional. Pertunjukan diawali dengan karya klasik era Barok Concerto In E Major, Op. 8 Rv 269 karya Antonio Vivaldi pada tahun 1725 yang menggambarkan suasana musim semi. Repertoar kedua merupakan karya musik Melayu berjudul Ijuk ciptaan Armadi raga yang dipopulerkan Iyeth Bustami pada tahun 2003, memadukan unsur tradisi Melayu dengan gaya pop sehingga menghasilkan karakter musikal yang dinamis dan ekspresif. Repertoar ketiga adalah A Town with an Ocean View karya Joe Hisaishi, yang menghadirkan nuansa tenang dan penuh semangat melalui harmoni yang jernih dan ekspresi musikal yang kuat. Ketiga repertoar tersebut dibawakan dengan penerapan berbagai teknik permainan biola, antara lain trill, legato, arpeggio, double stop, spiccato, staccato, pizzicato, accent, shifting, ornamentasi, dan slur, untuk merepresentasikan karakter musikal masing‑masing karya secara optimal. Pementasan ini menjadi sarana eksplorasi artistik sekaligus perwujudan kemampuan interpretasi dan ekspresi dalam pertunjukan biola solo.

Penelitian ini menunjukkan bahwa penyaji berhasil menggabungkan penguasaan teknik biola pada tiga repertoar berbeda, yaitu Concerto No.1 In E Major (La Primavera), Ijuk, dan A Town With an Ocean View.Pada masing‑masing karya, penyaji menampilkan dinamika, karakter, dan ekspresi musikal yang sesuai melalui teknik posisi, kontrol bowing, serta teknik legato, staccato, dan détaché.Secara keseluruhan, keberhasilan pertunjukan membuktikan kemampuan teknis dan interpretatif penyaji serta kemampuan menemukan solusi atas permasalahan penggarapan repertoar.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana persepsi audiens memengaruhi penyampaian emosional dalam pertunjukan biola solo lintas genre, dengan menggunakan survei dan analisis respon emosional penonton. Selain itu, perlu dibandingkan efektivitas pendekatan pedagogi individu versus pendekatan kelompok (ensemble) dalam menguasai teknik biola kompleks seperti double stop, spiccato, dan shifting, melalui studi eksperimen pada mahasiswa musik. Selanjutnya, eksplorasi penggunaan alat digital interaktif, seperti realitas tertambah (augmented reality), dalam proses persiapan repertoar multi‑genre dapat dievaluasi untuk menilai dampaknya terhadap peningkatan keterampilan teknis dan pemahaman musik pada solis biola.

Read online
File size1.05 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test