ITBITB

Journal of Regional and City PlanningJournal of Regional and City Planning

Konsep modal sosial telah diusulkan bersama modal lain seperti modal manusia, modal keuangan dan modal ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi modal sosial di jalan-jalan, yang merupakan salah satu ruang publik perkotaan yang paling dinamis. Mereka menyediakan koneksi fisik untuk interaksi sosial dan akibatnya dapat meningkatkan modal sosial. Untuk tujuan ini, empat persimpangan pusat kota Sanandaj, Iran dipilih sebagai studi kasus. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analisis yang dilakukan dengan menanyai 400 partisipan. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan software SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) pada tingkat inferensial dan statistik. Temuan menunjukkan bahwa elemen jalan yang efektif untuk meningkatkan modal sosial termasuk promosi kualitas lingkungan dan penggunaan lahan campuran yang terkait dengan kepercayaan sosial, perasaan memiliki, identitas dan tempat yang terkait dengan norma sosial, hubungan tatap muka, dan partisipasi sosial.

Modal sosial adalah masalah yang berisiko menurun di ruang perkotaan, yang membuat keberhasilan ruang perkotaan tidak mungkin.Perencana perkotaan harus berpikir untuk meningkatkan interaksi dan modal sosial di ruang perkotaan.Menurut hasil dari bagian analisis, dapat disimpulkan bahwa tingkat kepercayaan orang terhadap individu lain yang ada di jalan cukup tinggi.Sementara itu, tingkat kepercayaan terhadap orang asing sangat rendah, yang merupakan masalah sosial.Sebagian besar peserta menyatakan bahwa jika mereka menemukan tas/barang hilang, mereka akan mencoba menemukan pemiliknya, tetapi tidak berharap untuk menemukan tas/barang hilang milik mereka sendiri jika mereka kehilangan barang tersebut.Tingkat norma sosial, termasuk penerimaan perbedaan, membantu orang yang membutuhkan, dan mediasi sosial serta keyakinan dalam mempengaruhi status lingkungan, dinilai memiliki tingkat yang dapat diterima.Empat area studi kasus dalam penelitian ini terletak di inti utama kota Sanandaj dan memainkan peran penting dalam kota serta dalam hal modal sosial kota.Jalan-jalan ini menampung orang dari kelas sosial dan kelompok yang berbeda dan dari wilayah yang berbeda di kota, yang menggunakan jalan-jalan ini untuk tujuan yang berbeda.Panjang jalan yang pendek adalah faktor penting, yang bersama dengan peningkatan kekuatan dan penurunan kelemahan, menciptakan lingkungan yang cocok untuk berjalan kaki, serta menarik banyak orang, membangun interaksi sosial, meningkatkan kepercayaan, meningkatkan norma sosial dan jaringan sosial.

Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk fokus pada aspek fisik dan budaya masyarakat dalam studi kasus di kota seperti Sanandaj, untuk menemukan keseimbangan antara aktivitas sosial dan modal sosial guna meningkatkan kualitas hidup warga. Ketidakpedulian terhadap elemen-elemen ini dapat menyebabkan konsekuensi negatif, termasuk segregasi sosial, ketidakaktifan individu, masalah kesehatan fisik dan mental, kesenjangan budaya generasi, komunitas yang tidak berkelanjutan, dan akhirnya kualitas hidup yang lebih rendah.

  1. Assessing Social Capital Indicators in Public Spaces in Central streets of the City of Sanandaj, Iran... journals.itb.ac.id/index.php/jpwk/article/view/15894Assessing Social Capital Indicators in Public Spaces in Central streets of the City of Sanandaj Iran journals itb ac index php jpwk article view 15894
Read online
File size388.52 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test