FISIKAFISIKA
Journal of the Physical Society of IndonesiaJournal of the Physical Society of IndonesiaSerat optik dipilih sebagai media transmisi karena kemampuannya dalam mentransmisikan data dengan daya tinggi, kecepatan tinggi, dan atenuasi rendah. Meskipun memiliki keunggulan tersebut, serat optik masih menghadapi tantangan seperti atenuasi dan dispersi yang dapat mengurangi kinerja transmisi data. Penelitian ini mengkaji kinerja sistem komunikasi berbasis serat optik menggunakan sensor Fiber Bragg Grating (FBG), khususnya dalam mengatasi efek linier yang memengaruhi kualitas transmisi. Dalam perancangan sistem ini, peneliti memvariasikan jarak transmisi dari 10 – 150 km dan menyesuaikan daya masukan dari 2 – 20 dBm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FBG seragam lebih efektif dalam meningkatkan kualitas sinyal dan mengurangi kesalahan transmisi dibandingkan dengan FBG Gaussian. Penggunaan FBG pada saluran Coarse Wavelength Division Multiplexing (CWDM) juga meningkatkan kinerja sistem, dengan faktor kualitas yang lebih baik dan tingkat kesalahan bit (BER) yang lebih rendah. Namun, pada jarak lebih dari 60 km, kualitas sinyal menurun akibat kebisingan tinggi, yang juga mengurangi nilai faktor-Q secara signifikan dari 61,7699 menjadi 3,0866. Secara keseluruhan, FBG seragam memberikan transmisi data yang lebih stabil dan kuat, serta meningkatkan kapasitas transmisi dibandingkan dengan FBG Gaussian.
Penelitian ini merancang sistem komunikasi serat optik dengan sensor FBG yang beroperasi pada frekuensi 193.1 THz, daya 20 dBm, dan laju bit 10 Gbit/s.Hasil studi menunjukkan bahwa penggunaan FBG seragam secara signifikan meningkatkan kinerja transmisi, dengan faktor-Q yang lebih baik dan tingkat kesalahan bit (BER) yang lebih rendah dibandingkan FBG Gaussian, bahkan pada saluran CWDM.Meskipun demikian, kualitas sinyal menurun drastis pada jarak lebih dari 60 km akibat kebisingan tinggi, menyebabkan penurunan faktor-Q yang substansial dan membatasi kapasitas transmisi data.
Melihat hasil penelitian ini yang didasarkan pada simulasi, langkah selanjutnya yang sangat penting adalah melakukan validasi eksperimental di laboratorium. Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pembangunan prototipe sistem komunikasi serat optik dengan sensor FBG seragam untuk mengonfirmasi temuan simulasi, khususnya terkait kinerja pada berbagai daya masukan dan jarak transmisi. Validasi ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai tantangan implementasi praktis dan akurasi model Optisystem yang digunakan. Selain itu, mengingat adanya penurunan kualitas sinyal yang signifikan pada jarak transmisi lebih dari 60 km akibat tingginya tingkat kebisingan dan efek dispersi, penelitian berikutnya perlu mengeksplorasi teknik kompensasi yang lebih canggih. Hal ini bisa meliputi integrasi sensor FBG dengan perangkat lain seperti penguat serat optik (misalnya EDFA atau Raman amplifier) atau penggunaan serat kompensasi dispersi (DCF) guna menjaga integritas sinyal dan faktor-Q pada jarak yang lebih jauh. Dengan demikian, akan dapat diidentifikasi solusi untuk memperluas jangkauan transmisi tanpa mengorbankan kualitas. Terakhir, untuk lebih mengoptimalkan kinerja sistem FBG, penelitian dapat memperluas jenis FBG yang diinvestigasi. Ini mencakup studi tentang profil apodisasi FBG yang berbeda, variasi panjang kisi, atau bahkan struktur FBG hibrida seperti FBG bercirik (chirped FBG) atau FBG sampel (sampled FBG), serta menyelidiki bagaimana parameter ini berinteraksi dengan konfigurasi saluran Coarse Wavelength Division Multiplexing (CWDM) yang beragam. Tujuannya adalah untuk menemukan desain FBG yang paling robust dan efisien dalam mengatasi tantangan atenuasi dan dispersi pada sistem komunikasi optik masa depan.
| File size | 330.18 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
OPENGLOBALSCIOPENGLOBALSCI Metode: Survei dilakukan pada 200 ladang singkong, dengan analisis varians dan analisis korelasi menggunakan perangkat lunak Stata untuk menginterpretasikanMetode: Survei dilakukan pada 200 ladang singkong, dengan analisis varians dan analisis korelasi menggunakan perangkat lunak Stata untuk menginterpretasikan
UNJUNJ Berdasarkan perumusan masalah penelitian dan dilaksanakannya penelitian sistem presensi kehadiran mahasiswa Pendidikan Teknik Elektronika menggunakan QRBerdasarkan perumusan masalah penelitian dan dilaksanakannya penelitian sistem presensi kehadiran mahasiswa Pendidikan Teknik Elektronika menggunakan QR
LODDOSINSTITUTELODDOSINSTITUTE Masalah utama yang dihadapi adalah ketidakakuratan dalam pencatatan absensi dan proses rekapitulasi yang memakan waktu lama. Sebagai solusi, aplikasi iniMasalah utama yang dihadapi adalah ketidakakuratan dalam pencatatan absensi dan proses rekapitulasi yang memakan waktu lama. Sebagai solusi, aplikasi ini
APTIKOMAPTIKOM Untuk pengujian prototipe sistem menggunakan dan Back Box Testing. Adapun hasil pengujian prototipe sistem didapatkan hasil sebesar 83.31%, dimana respondenUntuk pengujian prototipe sistem menggunakan dan Back Box Testing. Adapun hasil pengujian prototipe sistem didapatkan hasil sebesar 83.31%, dimana responden
UNBINUNBIN Hasil pengujian oleh pengguna menggunakan metode SUS juga menunjukkan skor sebesar 86,67, yang berada dalam kategori excellent dengan grade B. BerdasarkanHasil pengujian oleh pengguna menggunakan metode SUS juga menunjukkan skor sebesar 86,67, yang berada dalam kategori excellent dengan grade B. Berdasarkan
UNBINUNBIN Sistem ini memanfaatkan algoritma Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF) merupakan metode untuk mengubah teks menjadi representasi numerik.Sistem ini memanfaatkan algoritma Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF) merupakan metode untuk mengubah teks menjadi representasi numerik.
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Sistem absensi merupakan bagian penting dalam mengatur kehadiran siswa di sekolah. Di era digital, penggunaan web dapat meningkatkan efisiensi dan akurasiSistem absensi merupakan bagian penting dalam mengatur kehadiran siswa di sekolah. Di era digital, penggunaan web dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Hasil penelitian ini berupa hardware dan software, dalam proses pembuatan hardware menggunakan NodeMCU, LCD 16x2, Buzzer dan Sensor Fingerprint serta softwarenyaHasil penelitian ini berupa hardware dan software, dalam proses pembuatan hardware menggunakan NodeMCU, LCD 16x2, Buzzer dan Sensor Fingerprint serta softwarenya
Useful /
FISIKAFISIKA Sistem ini dapat menjadi solusi peringatan dini gempa bumi yang sederhana di daerah rawan gempa untuk meminimalkan risiko bencana alam gempa bumi dan dapatSistem ini dapat menjadi solusi peringatan dini gempa bumi yang sederhana di daerah rawan gempa untuk meminimalkan risiko bencana alam gempa bumi dan dapat
FISIKAFISIKA Namun, pemenuhan kebutuhan kelembapan tersebut masih umumnya dilakukan secara manual, yang memerlukan waktu dan tenaga manusia. Untuk mengatasi hal ini,Namun, pemenuhan kebutuhan kelembapan tersebut masih umumnya dilakukan secara manual, yang memerlukan waktu dan tenaga manusia. Untuk mengatasi hal ini,
FISIKAFISIKA Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan amplifikasi meningkatkan indeks kerentanan seismik, sehingga lantai dengan amplifikasi tinggi memerlukan perhatianTemuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan amplifikasi meningkatkan indeks kerentanan seismik, sehingga lantai dengan amplifikasi tinggi memerlukan perhatian
PPJBSIPPPJBSIP Kesimpulannya, penelitian ini menekankan pentingnya pemahaman mendalam tentang teknik transposisi dalam penerjemahan sastra dan memberikan wawasan praktisKesimpulannya, penelitian ini menekankan pentingnya pemahaman mendalam tentang teknik transposisi dalam penerjemahan sastra dan memberikan wawasan praktis