UMWUMW
Jurnal MediLab Mandala WaluyaJurnal MediLab Mandala WaluyaBerdasarkan survey pendahuluan yang telah dilakukan pada mahasiswi D-IV TLM didapatkan informasi secara acak dari angkatan 2019 sampai angkatan 2022 yang berjumlah 435 orang perempuan, terdapat 10 mahasiswi wanita yang mengeluh bahwa siklus menstruasinya tidak teratur seperti lamanya waktu menstruasi berbeda-beda tiap bulannya, darah yang keluar sangat banyak tapi kadang sangat sedikit dan singkat, jumlah jeda hari (siklus) antara waktu menstruasi tidak teratur. Setiap siklus menstruasi kurang lebih sebanyak 42 mg zat besi yang keluar, diperkirakan saat siklus menstruasi wanita akan kehilangan rata-rata kurang dari 60 ml darah. Sehingga wanita yang kehilangan darah lebih dari 60 ml akan mengalami penurunan dalam jumlah simpanan zat besi yang membuat kadar hemoglobin menjadi menurun. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kadar hemoglobin dan kadar besi (SI) terhadap ketidakteraturan siklus menstruasi.
Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa.Pada 10 responden yang memiliki siklus menstruasi tidak normal diperoleh kadar hemoglobin normal (12-15 g/dl) sebanyak 5 orang dan responden yang memiliki kadar hemoglobin tidak normal (< 12 g/dl) sebanyak 5 orang.Pada 10 responden yang memiliki siklus menstruasi tidak normal diperoleh kadar besi (SI) normal (37-160 µg/dL) sebanyak 6 orang dan responden yang memiliki kadar besi (SI) tidak normal (< 37 µg/dL) sebanyak 4 orang.Uji statistik dengan menggunakan Pearson Correlation diperoleh terdapat hubungan yang bermakna secara signifikan antara kadar hemoglobin dan serum iron terhadap ketidakteraturan siklus menstruasi pada mahasiswi D-IV Teknologi Laboratorium Medis.
Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menggunakan jumlah sampel yang lebih besar untuk meningkatkan validitas hasil penelitian. 2. Meneliti lebih banyak variabel yang terkait dengan ketidakteraturan siklus menstruasi, seperti faktor gaya hidup, pola makan, dan kondisi kesehatan secara keseluruhan. 3. Menganalisis hubungan antara kadar hemoglobin dan kadar besi dengan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi siklus menstruasi, seperti hormon dan kondisi gizi. Dengan menggabungkan berbagai variabel dan sampel yang lebih luas, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang hubungan antara kadar hemoglobin, kadar besi, dan ketidakteraturan siklus menstruasi pada mahasiswi.
| File size | 97.25 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
UMWUMW Media leaflet berpengaruh terhadap pengetahuan, sikap, dan pola makan wanita hamil dengan Defisiensi Energi Kronis. Selain itu, media gabungan berupa leafletMedia leaflet berpengaruh terhadap pengetahuan, sikap, dan pola makan wanita hamil dengan Defisiensi Energi Kronis. Selain itu, media gabungan berupa leaflet
UMWUMW Direkomendasikan intervensi gizi berbasis keluarga, peningkatan edukasi orang tua, serta pemberdayaan ekonomi melalui layanan promotif dan preventif terintegrasiDirekomendasikan intervensi gizi berbasis keluarga, peningkatan edukasi orang tua, serta pemberdayaan ekonomi melalui layanan promotif dan preventif terintegrasi
UMWUMW Salah satu PTM yang cukup banyak terjadi adalah gout arthritis atau penyakit asam urat, yang disebabkan oleh gangguan metabolisme purin sehingga terjadiSalah satu PTM yang cukup banyak terjadi adalah gout arthritis atau penyakit asam urat, yang disebabkan oleh gangguan metabolisme purin sehingga terjadi
YMPAIYMPAI Produksi ASI meningkat dari 120 cc menjadi 350 cc dalam 7 hari artinya ada peningkatan sebesar 230 cc. Selain itu, terdapat perbedaan peningkatan produksiProduksi ASI meningkat dari 120 cc menjadi 350 cc dalam 7 hari artinya ada peningkatan sebesar 230 cc. Selain itu, terdapat perbedaan peningkatan produksi
UMWUMW Diabetes mellitus (DM) merupakan kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin. AlbuminuriaDiabetes mellitus (DM) merupakan kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin. Albuminuria
UMWUMW Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain penelitian case control study. Populasi dalam penelitianJenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain penelitian case control study. Populasi dalam penelitian
UMWUMW Pada kelompok dengan durasi >5 tahun, tidak ada hasil negatif, sedangkan 8,3% menunjukkan positif ( ) dan 12,5% positif ( ). Kadar keton urine yang meningkatPada kelompok dengan durasi >5 tahun, tidak ada hasil negatif, sedangkan 8,3% menunjukkan positif ( ) dan 12,5% positif ( ). Kadar keton urine yang meningkat
UMWUMW Saran bagi peneliti selanjutnya untuk mendeteksi Protein Lithostathine 1β (REG 1B) pada pasien dengan kasus kanker kolon, diharapkan pula untuk membahasSaran bagi peneliti selanjutnya untuk mendeteksi Protein Lithostathine 1β (REG 1B) pada pasien dengan kasus kanker kolon, diharapkan pula untuk membahas
Useful /
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Penerapan pembelajaran kooperatif model STAD mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar bahasa Inggris, hal ini ditunjukkanPenerapan pembelajaran kooperatif model STAD mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar bahasa Inggris, hal ini ditunjukkan
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika pada siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe JigsawTujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika pada siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw
UMWUMW Preeklampsia meningkatkan ekspresi molekul adhesi ICAM-1 pada permukaan sel endotel yang berinteraksi dengan ligannya pada permukaan leukosit. MunculnyaPreeklampsia meningkatkan ekspresi molekul adhesi ICAM-1 pada permukaan sel endotel yang berinteraksi dengan ligannya pada permukaan leukosit. Munculnya
UMWUMW 8%), pada umur 51-60 tahun sebanyak 4 orang (19. 0%), pada umur 61-70 tahun sebanyak 5 orang (23. 8%), dan pada umur 71-80 tahun tidak ada (0%). Berdasarkan8%), pada umur 51-60 tahun sebanyak 4 orang (19. 0%), pada umur 61-70 tahun sebanyak 5 orang (23. 8%), dan pada umur 71-80 tahun tidak ada (0%). Berdasarkan