UMWUMW

Jurnal MediLab Mandala WaluyaJurnal MediLab Mandala Waluya

Skizofrenia adalah gangguan mental dengan kekacauan pada pola berpikir. Pasien skizofrenia memiliki waktu terapi antipsikotik jangka pendek dan jangka panjang untuk mencegah kekambuhan psikotik akut. Terapi antipsikotik harus melewati proses metabolisme lengkap di hati, sehingga dapat menyebabkan kerusakan hati dan kadar alanin aminotransferase (ALT) yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan waktu terapi antipsikotik dan kadar alanin aminotransferase (ALT) pada pasien gangguan jiwa (skizofrenia) di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan penelitian, tidak terdapat hubungan waktu terapi antipsikotik dengan kadar alanin aminotransferase (ALT) pada pasien gangguan jiwa (skizofrenia).Peningkatan kadar enzim hati (SGPT) dapat menyebabkan risiko terjadinya penyakit hati, sehingga perlu dilakukan skrining terhadap kadar SGPT pada pasien gangguan jiwa (skizofrenia) yang mendapatkan terapi antipsikotik.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan penelitian tentang pengaruh lama penggunaan obat antipsikotik terhadap kadar Alkali Fosfatase (ALP) dan gamma-glutamyl transferase (GGT) pada pasien gangguan jiwa (skizofrenia). Selain itu, perlu dilakukan skrining terhadap kadar SGPT pada pasien gangguan jiwa (skizofrenia) yang mendapatkan terapi antipsikotik untuk mencegah terjadinya kerusakan hati. Penelitian selanjutnya juga dapat fokus pada efek samping terapi jangka panjang antipsikotik dan cara memantau serta mengevaluasi efek samping tersebut secara teratur.

Read online
File size80.33 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test