UMWUMW

Waluya The International Science of Health JournalWaluya The International Science of Health Journal

Stunting tetap menjadi masalah gizi kronis di Indonesia, termasuk di Sulawesi Tenggara dan Kota Kendari, khususnya di wilayah pesisir seperti Kendari, Abeli, dan Kecamatan Kendari Barat. Salah satu penyebab utama stunting adalah pemberian makanan pendamping ASI yang tidak tepat dari segi waktu, kualitas, dan kuantitas. Banyak ibu yang memberikan makanan pendamping ASI terlalu dini, kurang variatif, dan mengandalkan makanan instan. Rendahnya kepercayaan diri ibu juga mempengaruhi praktik pemberian makanan pendamping ASI. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efek intervensi pemberian makanan pendamping ASI secara komprehensif terhadap kepercayaan diri ibu dalam memberi makan bayi berusia 6-12 bulan.

Ibu diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri dan memberikan variasi makanan setiap hari.Puskesmas perlu memberikan pendidikan dan pelatihan pemberian makanan pendamping ASI yang komprehensif dan praktis, sedangkan peneliti selanjutnya dianjurkan untuk meneliti faktor-faktor lain seperti aspek psikososial dan lingkungan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek psikososial dan lingkungan yang mempengaruhi kepercayaan diri ibu dalam memberikan makanan pendamping ASI. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi dan kepercayaan diri mereka dalam memberikan makanan pendamping ASI yang tepat. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak intervensi pendidikan gizi terhadap perilaku pemberian makanan pendamping ASI oleh ibu.

Read online
File size585.56 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test