UMWUMW

Waluya The International Science of Health JournalWaluya The International Science of Health Journal

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan spasial kasus demam berdarah dengue (DBD) menggunakan Quantum GIS di Kota Kendari, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional dengan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian mencakup seluruh 15 Puskesmas di bawah naungan Dinas Kesehatan Kota Kendari, dengan data kasus DBD untuk periode 2022-2024 diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Kendari. Data dianalisis menggunakan metode spasial dengan perangkat lunak Quantum GIS untuk menampilkan tren distribusi kasus, tingkat deteksi kasus, dan hasil penanganan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren kasus di Kota Kendari mengalami peningkatan signifikan dari tahun 2022 hingga 2024, dengan lonjakan tertinggi pada tahun 2024 sebanyak 1.689 kasus. Puskesmas dengan jumlah kasus tertinggi adalah di Lepo-Lepo, Poasia, dan Mokoau, sedangkan jumlah kasus terendah terdapat di Mata dan Nambo.

Peta distribusi menunjukkan bahwa daerah dengan kepadatan penduduk tinggi dan kondisi sanitasi buruk berisiko lebih tinggi terhadap transmisi dengue.Disarankan agar Dinas Kesehatan Kota Kendari memanfaatkan hasil pemetaan ini sebagai dasar untuk menentukan area intervensi prioritas dan meningkatkan sistem pengawasan berbasis GIS untuk pengendalian dengue yang berkelanjutan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor lingkungan dan perilaku masyarakat yang berkontribusi terhadap peningkatan kasus dengue di Kota Kendari. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program pengendalian dengue yang sudah ada dan mengembangkan strategi intervensi yang lebih terarah dan berkelanjutan. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis hubungan antara kualitas layanan kesehatan dan hasil penanganan kasus dengue, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi mortalitas pasien dengue.

Read online
File size1.07 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test