KYADIRENKYADIREN

Pulchra Lingua: A Journal of Language Study, Literature & LinguisticsPulchra Lingua: A Journal of Language Study, Literature & Linguistics

Penelitian ini berfokus pada identifikasi berbagai kekeliruan berbahasa Indonesia dalam draf proposal penelitian mahasiswa di Universitas Alkhairaat Palu. Fenomena rendahnya akurasi linguistik dalam karya ilmiah menjadi pendorong utama studi ini, mengingat dampaknya terhadap kualitas serta kejelasan tulisan akademik. Dengan menerapkan metode deskriptif kualitatif, peneliti menghimpun data melalui observasi, dokumentasi, teknik baca-catat, serta studi literatur. Proses pengolahan data mengadopsi model analisis isi dari Klaus Krippendorff yang mencakup unit sampel, pencatatan, dan konteks, yang kemudian divalidasi lewat triangulasi sumber serta teori. Temuan penelitian mengungkap total 416 data kesalahan yang mencakup enam kategori utama.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Universitas Alkhairaat Palu, analisis terhadap 15 proposal penelitian mahasiswa mengungkapkan frekuensi tinggi dari penyimpangan bahasa Indonesia dalam berbagai kategori.Temuan penelitian mengidentifikasi enam jenis kesalahan bahasa Indonesia, mulai dari masalah ejaan hingga ketidakakuratan morfologis.Distribusi kesalahan ini dijelaskan dalam tabel berikut.Frekuensi Kesalahan Bahasa Indonesia dalam Naskah Mahasiswa. . No.Tanda Baca 85. . Data menunjukkan bahwa kesalahan ejaan adalah masalah paling dominan dengan total 158 kasus yang ditemukan dalam naskah.Disusul oleh kesalahan tanda baca dan penggunaan imbuhan yang tidak tepat dengan masing-masing 85 dan 72 kasus.Selain itu, analisis menunjukkan bahwa mahasiswa sering mengalami kesulitan dengan mekanisme formal seperti kapitalisasi (65 kesalahan) dan penggunaan cetak miring yang benar (35 kesalahan).Sebaliknya, kesalahan terkait reduplikasi hampir tidak ada, hanya satu kasus yang tercatat.Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar penyimpangan bahasa terjadi pada tingkat ortografi dan morfologi, memberikan peta jelas tentang area spesifik di mana intervensi penulisan akademik paling diperlukan.

Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan modul pembelajaran khusus yang ditujukan untuk meningkatkan kompetensi linguistik mahasiswa dalam penulisan akademik. Modul ini dapat mencakup latihan-latihan praktis yang berfokus pada aspek-aspek seperti ejaan, tanda baca, dan penggunaan imbuhan yang tepat. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi pembelajaran inovatif yang dapat membantu mahasiswa dalam memahami dan menerapkan kaidah-kaidah bahasa Indonesia dengan lebih baik. Penelitian ini juga dapat menyelidiki peran teknologi dalam pembelajaran bahasa, seperti penggunaan aplikasi atau platform online yang dapat membantu mahasiswa dalam mempraktikkan dan memperbaiki keterampilan bahasa mereka. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat berkontribusi pada pengembangan metode-metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kompetensi linguistik mahasiswa dalam penulisan akademik.

  1. An Error Analysis of Indonesian Language Usage in Students’ Initial Academic Writing | Pulchra... doi.org/10.58989/plj.v4i2.80An Error Analysis of Indonesian Language Usage in StudentsAo Initial Academic Writing Pulchra doi 10 58989 plj v4i2 80
Read online
File size285.24 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test