EDUKALIAEDUKALIA

Journal of Midwifery StudiesJournal of Midwifery Studies

Emesis gravidarum dikatakan wajar terjadi, namun bila tidak mendapat pengawasan dan penanganan yang baik dapat mengarah ke keadaan yang lebih parah yaitu hiperemesis gravidarum yang dapat mempengaruhi perkembangan janin. Intervensi untuk menurunkan mual muntah dapat secara farmakologis dan non farmakologis salah satunya dengan seduhan jahe hangat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Seduhan Jahe Hangat Terhadap Penurunan Mual Muntah (Emesis Gravidarum) Pada Ibu Hamil Trimeter I di UPTD Puskesmas Walantaka Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain Quasi – eksperimental dengan pre-test and post-test without control group. Jumlah sampel pada tiap-tiap kelompok sebanyak 24 responden total 48 responden. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian mendapatkan nilai p value sebesar 0,000 atau < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Seduhan Jahe Hangat lebih efektif menurunkan Mual Muntah (Emesis Gravidarum) Pada Ibu Hamil Trimeter I. UPTD Puskesmas Walantaka diharapkan dapat memberikan informasi kepada ibu yang mengalami Mual Muntah untuk membiasakan memberikan jahe hangat untuk mengurangi mual muntah.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai Pengaruh Pemberian Seduhan Jahe Hangat Terhadap (Emesis Gravidarum) Penurunan Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimeter I dapat disimpulkan bahwa Gambaran tingkat mual muntah pada ibu trimester I sebelum mengkonsumsi jahe hangat sebagian besar responden yaitu mual muntah sedang sebanyak 19 responden (79.2%), dan sisanya sebanyak 5 responden (20.8%) ibu dengan tingkat mual muntah tinggi.Dan sebagian besar responden yaitu mual muntah ringan sebanyak 17 responden (70.8%), dan sisanya sebanyak 7 responden (29.2%) ibu dengan tingkat mual muntah sedang.Pemberian seduhan jahe pada ibu hamil trimeter I efektif menurunkan mual muntah dapat dilihat dari nilai p-value sebesar 0,000 < nilai signifikansi 0,05.Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan sebelum dan setelah pemberian jahe hangat.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara efek seduhan jahe hangat dengan metode non-farmakologis lainnya dalam mengurangi mual muntah pada ibu hamil trimester pertama. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut mekanisme kerja jahe dalam mengurangi mual muntah, serta potensi efek samping jangka panjang dari konsumsi jahe secara teratur selama kehamilan. Terakhir, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari konsumsi jahe hangat pada kesehatan ibu dan janin.

Read online
File size442.92 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test