UPHUPH
Jurnal Sinergitas PKM & CSRJurnal Sinergitas PKM & CSRMenurut data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), 43,3% sampah yang dihasilkan oleh masyarakat berasal dari sampah rumah tangga. Angka ini menjadikan rumah tangga sebagai sumber penghasil sampah terbesar. Untuk wilayah kota Tangerang Selatan, data dari Dinas Lingkungan Hidup Tangerang Selatan menunjukkan timbulan sampah yang dihasilkan masyarakat kota Tangerang Selatan setiap harinya adalah 1000 ton. Dengan tingginya volume sampah yang dihasilkan, maka pengelolaan sampah rumah tangga menjadi suatu hal yang penting untuk dilakukan agar sampah tidak terbuang begitu saja di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Desa Serdang Wetan yang merupakan salah satu desa binaan Universitas Multimedia Nusantara, saat ini belum memiliki bank sampah, sehingga Program PKM yang akan dilakukan bertujuan untuk mendirikan Bank Sampah di Desa Serdang Wetan.
Melalui pelaksanaan program PKM ini dapat ditarik beberapa kesimpulan.Pertama, dari aspek ekonomi, program ini berhasil memberikan pendapatan tambahan bagi warga dan juga bagi Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Serdang Wetan.Kedua, dari aspek lingkungan, program ini menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk memilah sampah, mengurangi sampah yang masuk ke TPA, dan menghilangkan kebiasaan untuk membakar sampah.Ketiga, dari aspek sosial, program ini mempererat tali silaturahmi antar warga dimana warga mengajak tetangganya untuk ikut menjadi nasabah bank sampah agar dapat memiliki tabungan yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan nantinya.Hal ini menunjukkan bahwa bank sampah Serdang Wetan sebagai sebuah kegiatan usaha memberikan dampak positif dari sisi ekonomi, sosial, maupun lingkungan, seperti juga yang terjadi pada dua bank sampah di daerah Malang, Jawa Timur ((Wulandari et al.
Untuk menjamin keberlanjutan program, perlu dipilih pengurus yang dipercaya oleh warga dalam hal memegang keuangan dan mampu menggerakkan warga untuk konsisten memilah sampah dari rumah. Selain itu, perlu juga dilakukan pengurusan legalitas pendirian bank sampah ke kepala Desa Serdang Wetan. Selanjutnya, kegiatan di Bank Sampah Serdang Wetan dapat dikembangkan dengan pengelolaan sampah organik menjadi pupuk kompos dan eco enzyme atau pengelolaan sampah anorganik menjadi produk bernilai jual. Dengan demikian, program ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.
| File size | 1010.74 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL 593.000 per bulan), serta memperbaiki kesejahteraan komunitas. Penelitian ini juga mengidentifikasi risiko elite capture pada pemilihan penerima manfaat593.000 per bulan), serta memperbaiki kesejahteraan komunitas. Penelitian ini juga mengidentifikasi risiko elite capture pada pemilihan penerima manfaat
IDID Peningkatan nilai pre-test ke post-test sebesar 3,7 poin menunjukkan dampak nyata kegiatan terhadap kompetensi peserta. Selain itu, kegiatan ini mendorongPeningkatan nilai pre-test ke post-test sebesar 3,7 poin menunjukkan dampak nyata kegiatan terhadap kompetensi peserta. Selain itu, kegiatan ini mendorong
LITERASISAINSLITERASISAINS Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode penyuluhan dan edukasi tentang pengelolaan sampah yang mencakup pengurangan dan penanganan sampah, dilanjutkanKegiatan dilaksanakan menggunakan metode penyuluhan dan edukasi tentang pengelolaan sampah yang mencakup pengurangan dan penanganan sampah, dilanjutkan
BSIBSI Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan, peningkatan partisipasi warga dalam kegiatan daurHasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan, peningkatan partisipasi warga dalam kegiatan daur
LITERASISAINSLITERASISAINS Evaluasi menunjukkan adanya perubahan perilaku positif, seperti peningkatan pemilahan sampah dan pengolahan sampah organik, yang mengindikasikan penurunanEvaluasi menunjukkan adanya perubahan perilaku positif, seperti peningkatan pemilahan sampah dan pengolahan sampah organik, yang mengindikasikan penurunan
PKN STANPKN STAN Menyarankan mitra dengan IMT underweight, overweight, dan obesitas untuk melakukan upaya yang tepat, seperti peningkatan asupan gizi seimbang atau pengendalianMenyarankan mitra dengan IMT underweight, overweight, dan obesitas untuk melakukan upaya yang tepat, seperti peningkatan asupan gizi seimbang atau pengendalian
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Transformasi pengelolaan sampah rumah tangga melalui pendekatan zero waste memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku berbasis lingkungan. PendekatanTransformasi pengelolaan sampah rumah tangga melalui pendekatan zero waste memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku berbasis lingkungan. Pendekatan
IDID Wawasan masyarakat yang kurang memadai dalam mengolah sumber daya alam sering ditemukan di masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Sukowati, Kabupaten Bojonegoro.Wawasan masyarakat yang kurang memadai dalam mengolah sumber daya alam sering ditemukan di masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Sukowati, Kabupaten Bojonegoro.
Useful /
IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL 95). Temuan ini menunjukkan bahwa pekerja kreatif menganggap AI sebagai fenomena dua sisi mata uang: meskipun menimbulkan kekhawatiran mengenai kelangsungan95). Temuan ini menunjukkan bahwa pekerja kreatif menganggap AI sebagai fenomena dua sisi mata uang: meskipun menimbulkan kekhawatiran mengenai kelangsungan
KEMENSOSKEMENSOS Pemulihan korban dengan berbagai upaya yang dilakukan anak pelaku sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kesalahannya. Hal ini akan mendorong keberhasilanPemulihan korban dengan berbagai upaya yang dilakukan anak pelaku sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kesalahannya. Hal ini akan mendorong keberhasilan
KEMENSOSKEMENSOS Wabah COVID-19 merupakan krisis paling menantang yang menghantam industri pariwisata di Kaliurang sejak erupsi Merapi pada tahun 2010. Artikel ini berusahaWabah COVID-19 merupakan krisis paling menantang yang menghantam industri pariwisata di Kaliurang sejak erupsi Merapi pada tahun 2010. Artikel ini berusaha
KEMENSOSKEMENSOS Konsep Active Ageing membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang sejahtera. Konsep active ageing sendiri terdiri dari 8 faktor yang dibagi menjadi 2 bagian.Konsep Active Ageing membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang sejahtera. Konsep active ageing sendiri terdiri dari 8 faktor yang dibagi menjadi 2 bagian.