UPHUPH
Jurnal Sinergitas PKM & CSRJurnal Sinergitas PKM & CSRTujuan kegiatan ini adalah untuk memperkuat kapabilitas pemasaran dan branding di Desa Wisata Sawarna. Pelatihan ini diadakan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para pelaku pariwisata lokal dalam mempromosikan desa wisata Sawarna secara efektif dan berkelanjutan. Melalui program pelatihan ini, peserta dibekali dengan pengetahuan tentang konsep dasar branding, teknik pemasaran digital, penggunaan media sosial, dan strategi pengembangan konten yang menarik. Pendekatan praktis dan studi kasus diterapkan untuk memberikan gambaran nyata tentang tantangan dan peluang dalam pemasaran desa wisata. Pelatihan ini juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal dalam setiap aktivitas pemasaran, sehingga keberlanjutan pariwisata dapat tercapai. Dengan penerapan strategi yang tepat, jumlah kunjungan wisatawan diharapkan dapat meningkat, memperkuat citra positif di mata publik, serta mengoptimalkan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat bagi pengembangan pariwisata yang lebih inovatif dan bertanggung jawab di Desa Wisata Sawarna, sekaligus menginspirasi desa-desa wisata lainnya untuk mengikuti langkah yang tepat dalam mengembangkan sektor pariwisata.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai konsep branding dan pemasaran, serta aplikasinya dalam konteks pariwisata yang mendukung keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi.Pelatihan bertujuan untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai strategi branding dan pemasaran yang dapat diterapkan untuk mempromosikan desa wisata Sawarna.Metode yang digunakan adalah pelatihan atau workshop.Pelatihan ini memfokuskan pada pengembangan elemen branding seperti nama, logo, dan tagline yang mencerminkan identitas unik desa, serta strategi pemasaran digital dan tradisional yang efektif.Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang pentingnya branding dan pemasaran dalam konteks pariwisata berkelanjutan.Pre-test dan post-test mengindikasikan peningkatan pengetahuan mengenai teknik branding, pemasaran digital, dan praktik keberlanjutan.Peserta menunjukkan keterampilan yang lebih baik dalam membuat materi promosi, menggunakan media sosial, serta merancang paket wisata yang menarik dan ramah lingkungan.Setelah pelatihan, peserta berhasil menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam praktek nyata.Peserta mulai menerapkan strategi branding baru untuk meningkatkan visibilitas desa wisata Sawarna, mengembangkan materi promosi yang lebih profesional, dan memanfaatkan media sosial untuk mencapai audiens yang lebih luas.Dampak positif termasuk peningkatan jumlah pengunjung, peningkatan kesadaran tentang keberlanjutan, dan keterlibatan yang lebih besar dari masyarakat lokal dalam pengelolaan destinasi wisata.Untuk memastikan keberlanjutan hasil pelatihan, disarankan agar dilakukan pendampingan dan konsultasi berkelanjutan.Monitoring dan evaluasi harus dilakukan secara berkala untuk menilai dampak jangka panjang dari strategi yang diimplementasikan.Selain itu, penting untuk terus mengedukasi masyarakat tentang tren terbaru dalam pemasaran digital dan teknik branding, serta meningkatkan kolaborasi antara berbagai pihak terkait untuk mendukung pengembangan desa wisata yang berkelanjutan.Secara keseluruhan, pelatihan ini telah berhasil meningkatkan kemampuan masyarakat Desa Sawarna dalam mengelola dan mempromosikan desa mereka sebagai destinasi wisata yang menarik dan berkelanjutan.Keberhasilan ini memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di masa depan, dengan mengedepankan pelestarian lingkungan, budaya lokal, dan kesejahteraan masyarakat.
Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, mengeksplorasi strategi branding yang lebih inovatif dan kreatif untuk Desa Wisata Sawarna, dengan mempertimbangkan tren dan preferensi wisatawan saat ini. Kedua, melakukan studi komparatif antara Desa Wisata Sawarna dengan desa wisata lainnya yang telah sukses dalam menerapkan strategi branding dan pemasaran, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan peluang kolaborasi. Ketiga, mengembangkan penelitian tentang dampak sosial dan ekonomi dari strategi branding dan pemasaran yang diterapkan, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal dan pelestarian budaya.
- Exploring Key Indicators of Community Involvement in Ecotourism Management | Journal of Environmental... journals.aserspublishing.eu/jemt/article/view/6123Exploring Key Indicators of Community Involvement in Ecotourism Management Journal of Environmental journals aserspublishing eu jemt article view 6123
- Community-Based Ecotourism in Sawarna Tourism Village | Enrichment : Journal of Management. community... enrichment.iocspublisher.org/index.php/enrichment/article/view/1192Community Based Ecotourism in Sawarna Tourism Village Enrichment Journal of Management community enrichment iocspublisher index php enrichment article view 1192
| File size | 797.37 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UPHUPH Output yang dihasilkan adalah prototipe produk dan pelatihan kepada pihak JMS Leather mengenai proses pengembangan produk dan prototipe akhir. InovasiOutput yang dihasilkan adalah prototipe produk dan pelatihan kepada pihak JMS Leather mengenai proses pengembangan produk dan prototipe akhir. Inovasi
UWKSUWKS Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Urban Farming di Kota Surabaya dengan menekankan aspek ekonomi,Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Urban Farming di Kota Surabaya dengan menekankan aspek ekonomi,
UWKSUWKS Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak manajemen dalam menyusun strategi pemasaran yang tepat untuk mempertahankan dan meningkatkanPenelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak manajemen dalam menyusun strategi pemasaran yang tepat untuk mempertahankan dan meningkatkan
ENSIKLOPEDIAKUENSIKLOPEDIAKU Namun, kebijakan-kebijakan tersebut belum sepenuhnya mampu menjawab kebutuhan akses hukum secara substantif, karena masih terdapat disparitas dalam implementasiNamun, kebijakan-kebijakan tersebut belum sepenuhnya mampu menjawab kebutuhan akses hukum secara substantif, karena masih terdapat disparitas dalam implementasi
ENSIKLOPEDIAKUENSIKLOPEDIAKU Masyarakat Minangkabau menganggap aktor adat seperti niniak mamak mempunyai peran penting dalam membentuk kecendrungan dan orientasi politik masyarakat.Masyarakat Minangkabau menganggap aktor adat seperti niniak mamak mempunyai peran penting dalam membentuk kecendrungan dan orientasi politik masyarakat.
ENSIKLOPEDIAKUENSIKLOPEDIAKU Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Desa Parigi, Kecamatan Cikande, menggunakanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Desa Parigi, Kecamatan Cikande, menggunakan
UPHUPH Aplikasi akan memberi tahu penjual tentang pesanan yang sesuai, sehingga penjual itu dapat mengemas dan mengirimkan pesanan bersama dengan pesanan hariAplikasi akan memberi tahu penjual tentang pesanan yang sesuai, sehingga penjual itu dapat mengemas dan mengirimkan pesanan bersama dengan pesanan hari
UPHUPH Sebanyak 30 pengangguran dibagi menjadi tiga kelompok pelatihan. Jenis pelatihan yang diberikan adalah keterampilan sablon, kewirausahaan, dan pemanfaatanSebanyak 30 pengangguran dibagi menjadi tiga kelompok pelatihan. Jenis pelatihan yang diberikan adalah keterampilan sablon, kewirausahaan, dan pemanfaatan
Useful /
ENSIKLOPEDIAKUENSIKLOPEDIAKU Pengaturan tersebut dapat memperkecil peluang bagi tenaga kerja Indonesia untuk mendapatkan pekerjaan karena adanya persaingan dengan TKA, sehingga dapatPengaturan tersebut dapat memperkecil peluang bagi tenaga kerja Indonesia untuk mendapatkan pekerjaan karena adanya persaingan dengan TKA, sehingga dapat
ENSIKLOPEDIAKUENSIKLOPEDIAKU Upaya pemerintah melalui regulasi, e-filing, sosialisasi, dan insentif belum sepenuhnya efektif karena hambatan struktural dan kultural.membangun budayaUpaya pemerintah melalui regulasi, e-filing, sosialisasi, dan insentif belum sepenuhnya efektif karena hambatan struktural dan kultural.membangun budaya
UPHUPH Industri pendidikan saat ini menjadikan pemasaran secara daring sebagai fokus untuk meraih target penerimaan siswa/i baru secara signifikan. Hal ini jugaIndustri pendidikan saat ini menjadikan pemasaran secara daring sebagai fokus untuk meraih target penerimaan siswa/i baru secara signifikan. Hal ini juga
UPHUPH Implementasi media pembelajaran dilakukan pada kelas VII C SMP Negeri 11 Kota Semarang dengan total peserta didik sebanyak 32 anak. Terdapat dua instrumenImplementasi media pembelajaran dilakukan pada kelas VII C SMP Negeri 11 Kota Semarang dengan total peserta didik sebanyak 32 anak. Terdapat dua instrumen