AKPERAKPER

Jurnal Wacana KesehatanJurnal Wacana Kesehatan

Indonesia merupakan negara rentan bencana, contohnya ialah bencana tanah longsor karena di sebabkan oleh keadaan geografis, dibutuhkan untuk mengetahui hubungan modal sosial atas kesiapan masyarakat untuk mengenali bencana tanah longsor pada diskusi jangka Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi. Kesiapsiagaan kalau kita merupakan unsur penting dalam kegiatan pra pencegahan. Modal sosial yang mempunyai sifat organisasi sosial contohnya norma, jaringan peserta keyakinan sebagaimana fasilitasi perilaku serta kerjasama bagi keuntungan bersama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan modal sosial terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana tanah longsor di Desa Cijangkar Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi. Desain penelitian menerapkan korelasional yang mengimplementasikan cross sectional. Populasinya di sini merupakan seluruh masyarakat pada Desa Cijangkar Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi dan sampelnya yakni 373 responden lewat teknik proporsional random sampling. Data dikumpulkan melalui teknik kuisioner dan analisa data yang diterapkan ialah somersD. Dominan responden mempunyai modal sosial dengan kategori tinggi serta kesiapsiagaan kategori ini hampir siap di mana nilai p valuenya yakni 0,000 artinya tidak lebih dari 0,05 di mana ada hubungan antara modal sosial dan kesiapsiagaan.

Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesiapsiagaan masyarakat di Desa Cijangkar Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi.Maka perlu adanya program pelatihan berbasis masyarakat mengenai kesiapsiagaan terkait rencana tanggap darurat bencana tanah longsor oleh pihak BPDB.

Penelitian selanjutnya dapat menguji secara longitudinal bagaimana perubahan modal sosial memengaruhi tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam jangka waktu yang lebih panjang, sehingga dapat memperkuat bukti kausalitas antara kedua variabel. Selain itu, diperlukan studi intervensi yang mengimplementasikan program pelatihan berbasis komunitas untuk meningkatkan modal sosial dan mengevaluasi dampaknya terhadap kesiapsiagaan bencana, sehingga dapat menilai efektivitas pendekatan tersebut secara empiris. Terakhir, penelitian komparatif antar daerah rawan tanah longsor dengan karakteristik sosial‑ekonomi yang berbeda dapat menggali peran tipe jaringan sosial (misalnya keluarga, organisasi lokal, atau media digital) dalam meningkatkan kesiapsiagaan, serta mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung yang spesifik bagi tiap konteks.

  1. Hubungan Modal Sosial Dengan Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Tanah Longsor | Halimah... doi.org/10.52822/jwk.v9i2.661Hubungan Modal Sosial Dengan Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Tanah Longsor Halimah doi 10 52822 jwk v9i2 661
Read online
File size386.63 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test