STOK BINAGUNASTOK BINAGUNA
Journal Physical Health Recreation (JPHR)Journal Physical Health Recreation (JPHR)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah judo kabupaten Bantul telah melaksanakan program latihan dengan baik atau belum serta untuk mengetahui kekurangan atlet selama menjadi atlet judo Bantul supaya dapat diperbaiki dan dapat meraih banyak prestasi. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kuantitatif dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet judo kabupaten Bantul dengan jenis kelamin laki-laki dan perempuan berjumlah 23 atlet. Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data mengunakan kuisioner yang diisikan oleh responden yaitu 23 atlet judo kabupaten Bantul serta diagram lingkaran sebagai alat ukur hasil penelitian yang dapat dijabarkan atau dijelaskan secara rinci untuk memperoleh kesimpulan dari penelitian. Kuisioner ini sudah divalidasi menggunakan software SPSS for windows dan juga Microsoft excel sehingga pertanyaan maupun pernyataan yang dibagikan untuk diisi benar-benar sudah valid. Hasil penelitian ini adalah terdapat beberapa atlet yang masih memiliki kekurangan atau ketidakcocokan dengan program latihan yang diberikan judo Bantul dan terdapat kekurangan dari judo Bantul terkait program latihan yang diberikan kepada atlet.
Penelitian berjudul Evaluasi pembinaan prestasi atlet judo kabupaten Bantul daerah istimewa Yogyakarta karena penelitian ini berkaitan dengan evaluasi dan yang dievaluasi adalah dari atlet serta program latihannya, oleh karena itu kesimpulan mengacu kepada dua garis besar Yang pertama yaitu masih banyak atlet yang mengalami atau merasakan keluhan atau kekurangan saat menjadi atlet judo kabupaten Bantul yangmana akan mempengaruhi kinerja serta prestasi atlet, diantaranya ialah belum semua atlet merasakan senang / bahagia terhadap cabang olahraga yang dilakoninya, belum beberapa atlet mengikuti program pembinaan dengan baik atau belum bisa melakukannya dengan baik, beberapa atlet tidak melakukan intropeksi atau evaluasi diri terkait kekurangan dalam menjalankan program atlet menyatakan belum siap ketika diberikan latihan, terdapat atlet yang belum bisa bahkan tidak bisa mengontrol stresnya yang membuat kurangnya fokus saat menjalankan program latihan, terdapat atlet yang tidak memotivasi dirinya sendiri, terdapat atlet yang kurang mendapat dukungan dari keluarga, beberapa atlet tidak mampu beradaptasi atau menyesuaikan dengan taktik yang diberikan pelatih,terdapat atlet yang jarang bahkan tidak berkomunikasi secara baik dengan pelatih, atlet yang lainnya, juga dengan pengurus.serta ada beberapa atlet yang tidak senang atau kurang senang dengan program latihan yang diberikan oleh pelatih.Yang kedua yaitu hasil evaluasi terhadap program atlet judo kabupaten Bantul menganggap program yang diberikan belum sesuai dengan kebutuhan atlet, beberapa atlet menyatakan bahwa latihan fisik yang diberikan belum / tidak lengkap, peran pelatih sangat kecil dibandingkan usaha atlet, beberapa atlet tidak mendapatkan program latihan teknik dasar, beberapa atlet merasa seleksi yang diadakan judo Bantul tidak ketat atau belum ketat, program latihan fisik, mental dan teknik belum seluruhnya cocok dengan atlet, ada beberapa program latihan yang membuat atlet merasa jenuh saat melakukannya, belum semua atlet percaya dengan program latihan yang diberikan, fasilitas pribadi belum sepenuhnya diberikan kepada atlet karena masiha ada atlet yang belum mendapatkannya, beberapa atlet menganggap program latihan belum bahkan tidak dilakukan yang diberikan belum sepenuhnya sesuai, program latihan belum diatur dengan baik oleh judo Bantul Menurut pengakuan beberapa atlet, waktu istirahat antar set yang diberikan dirasa beberapa atlet juga masih kurang, dirasa beberapa atlet belum sesuai dengan kemampuan dan kondisi atlet, beberapa atlet merasa tidak mendapatkan program latihan kebugaran atau kurang senang terhadap yang diberikan, banyak atlet yang membuat program latihan secara mandiri karena tidak cocok atau tidak suka dengan program latihan yang diberikan pelatih judo Bantul.Point yang sempurna atau disetujui atlet secara baik ialah pada bagian tekad atlet untuk menjadi lebih baik ,kerja keras atlet untuk mencapai kesuksesan serta kesiapan atlet untuk bekerjasama sebagai sebuah tim.Dari empat alternatif jawaban yang tersedia, 23 responden mengisi pada pilihan setuju dan sangat setuju.Itu artinya atlet siap dalam bertekad menjadi lebih baik, dalam kerja keras untuk kesuksesan, serta dalam hal bekerjasama sebagai sebuah tim.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut terhadap program latihan yang diberikan kepada atlet judo kabupaten Bantul, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kesesuaian program latihan dengan kemampuan atlet. Kedua, penting untuk meningkatkan komunikasi dan kerjasama antara atlet, pelatih, dan pengurus judo kabupaten Bantul, agar dapat menciptakan lingkungan yang mendukung dan memotivasi atlet dalam mencapai prestasi. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi dan taktik yang tepat untuk atlet, dengan mempertimbangkan kemampuan dan kelemahan atlet, serta memberikan pelatihan yang lengkap dan terarah. Dengan demikian, pembinaan prestasi atlet judo kabupaten Bantul dapat ditingkatkan dan prestasi yang lebih baik dapat dicapai.
| File size | 485.65 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
MEDIAANTARTIKAMEDIAANTARTIKA Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemilihan teknik penerjemahan yang tepat sangat memengaruhi kualitas hasil terjemahan, terutama dalam teks anak-anakPenelitian ini menyimpulkan bahwa pemilihan teknik penerjemahan yang tepat sangat memengaruhi kualitas hasil terjemahan, terutama dalam teks anak-anak
UNIV45SBYUNIV45SBY PAL Indonesia (Persero) telah dilaksanakan sesuai prosedur pemeliharaan dan inspeksi berkala guna menjaga kesiapan operasional dalam menghadapi kondisiPAL Indonesia (Persero) telah dilaksanakan sesuai prosedur pemeliharaan dan inspeksi berkala guna menjaga kesiapan operasional dalam menghadapi kondisi
ERAPUBLIKASIERAPUBLIKASI Perubahan perilaku operasional menjadi lebih profesional, dan terjadi peningkatan volume pesanan tahu pasca-promosi digital. Kegiatan ini terbukti memberikanPerubahan perilaku operasional menjadi lebih profesional, dan terjadi peningkatan volume pesanan tahu pasca-promosi digital. Kegiatan ini terbukti memberikan
STTDBSTTDB Hasil perancangan menunjukkan bahwa alat uji kebocoran ini dapat mendeteksi kebocoran dengan akurat, baik pada produk yang lolos uji maupun yang bocor.Hasil perancangan menunjukkan bahwa alat uji kebocoran ini dapat mendeteksi kebocoran dengan akurat, baik pada produk yang lolos uji maupun yang bocor.
ITHBITHB Salah satu parameter yang digunakan untuk menentukan teknik budidaya adalah ketersediaan air dan pakan. Keberhasilan budidaya ikan, salah satunya ditentukanSalah satu parameter yang digunakan untuk menentukan teknik budidaya adalah ketersediaan air dan pakan. Keberhasilan budidaya ikan, salah satunya ditentukan
UNITOMOUNITOMO Analisis nilai rata‑rata soft skill dan uji Wilcoxon menunjukkan empat soft skill mengalami perubahan signifikan; dua di antaranya (tanggung jawab danAnalisis nilai rata‑rata soft skill dan uji Wilcoxon menunjukkan empat soft skill mengalami perubahan signifikan; dua di antaranya (tanggung jawab dan
UPHUPH Kegiatan dimulai dari diskusi, paparan metode, diikuti dengan permainan untuk memperdalam pengertian peserta. Hasil pelatihan yang dianalisis melalui perbedaanKegiatan dimulai dari diskusi, paparan metode, diikuti dengan permainan untuk memperdalam pengertian peserta. Hasil pelatihan yang dianalisis melalui perbedaan
TAUTAU Selain itu, proses inferensi sistem fuzzy membantu manajemen memperoleh kesimpulan evaluasi yang lebih konsisten dibandingkan proses manual yang berpotensiSelain itu, proses inferensi sistem fuzzy membantu manajemen memperoleh kesimpulan evaluasi yang lebih konsisten dibandingkan proses manual yang berpotensi
Useful /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Instrumen berupa kuesioner skala ordinal diukur beban kerja, dan kuesioner MBI untuk burnout syndrome. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman.Instrumen berupa kuesioner skala ordinal diukur beban kerja, dan kuesioner MBI untuk burnout syndrome. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman.
SARI MUTIARASARI MUTIARA Tujuan: Mengetahui hubungan antara kepatuhan kebersihan tangan dan penggunaan APD perawat terhadap kejadian infeksi nosokomial Phlebitis di Rumah SakitTujuan: Mengetahui hubungan antara kepatuhan kebersihan tangan dan penggunaan APD perawat terhadap kejadian infeksi nosokomial Phlebitis di Rumah Sakit
SARI MUTIARASARI MUTIARA Penelitian dengan 9. 482 pekerja di 12 kabupaten/kota menunjukkan bahwa gangguan muskuloskeletal merupakan kondisi paling umum dengan proporsi 16%. Tujuan:Penelitian dengan 9. 482 pekerja di 12 kabupaten/kota menunjukkan bahwa gangguan muskuloskeletal merupakan kondisi paling umum dengan proporsi 16%. Tujuan:
UPHUPH Berdasarkan kegiatan tersebut, pihak Pesantren melalui MA Al-Jawami telah berhasil memberikan sebuah update dan upgrade tentang digital marketing bagiBerdasarkan kegiatan tersebut, pihak Pesantren melalui MA Al-Jawami telah berhasil memberikan sebuah update dan upgrade tentang digital marketing bagi