GOODWOODPUBGOODWOODPUB

Journal of Sustainable Tourism and EntrepreneurshipJournal of Sustainable Tourism and Entrepreneurship

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana adopsi keberlanjutan memediasi hubungan antara motif keberlanjutan dan kinerja hotel wisata di Sri Lanka. Penelitian ini menggunakan model persamaan struktural sebagai teknik analitis dengan menggunakan 207 dataset dari hotel wisata terdaftar di Sri Lanka. Teknik survei kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data. Analisis model struktural mengungkapkan bahwa sementara motivasi manajerial meningkatkan kinerja keberlanjutan ketika dimediasi oleh adopsi keberlanjutan korporat, motivasi stakeholder dan institusional tidak menunjukkan efek mediasi yang sama.

Hasil penelitian ini memberikan pemahaman komprehensif tentang bagaimana adopsi keberlanjutan korporat berfungsi sebagai elemen mediasi dalam korelasi antara motif internal dan eksternal dan hasil keberlanjutan bisnis akomodasi.Memeriksa tiga hipotesis yang diusulkan menghasilkan kesimpulan yang beragam, menambah informasi berharga ke dalam tubuh penelitian tentang praktik berkelanjutan di sektor perhotelan.Menurut hipotesis pertama (H1), motif stakeholder dan kinerja keberlanjutan dimediasi oleh adopsi keberlanjutan korporat oleh hotel wisata.Namun, analisis menunjukkan bahwa efek langsung dan tidak langsung tidak signifikan, sehingga H1 ditolak.Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya, yang menyarankan bahwa strategi keberlanjutan korporat mungkin tidak dapat menggerakkan kinerja keberlanjutan hanya dengan motivasi yang didorong oleh stakeholder.Hipotesis kedua (H2) menyelidiki kemungkinan bahwa motif institusional dan kinerja keberlanjutan dimediasi oleh adopsi keberlanjutan korporat oleh hotel wisata.H2 ditolak karena efek mediasi adopsi keberlanjutan korporat tidak diverifikasi, meskipun motif institusional secara langsung mempengaruhi kinerja keberlanjutan.Hasil ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa tekanan institusional, meskipun signifikan, tidak selalu menghasilkan kinerja keberlanjutan yang lebih baik melalui implementasi inisiatif keberlanjutan korporat.Temuan mendukung hipotesis ketiga (H3), yang menyelidiki peran mediasi adopsi keberlanjutan korporat dalam asosiasi antara motivasi manajerial dan kinerja keberlanjutan.Analisis mengungkapkan efek tidak langsung yang signifikan, mengonfirmasi bahwa motif manajerial secara positif mempengaruhi kinerja keberlanjutan ketika dimediasi oleh praktik keberlanjutan korporat.Temuan saat ini mendukung penelitian sebelumnya dengan menekankan peran penting kepemimpinan dan komitmen manajerial dalam menerapkan strategi berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja keberlanjutan.

Saran penelitian lanjutan yang baru adalah untuk menyelidiki korelasi ini di berbagai pengaturan dan sektor untuk meningkatkan pemahaman kita tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap hasil keberlanjutan yang sukses. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan ini di sektor yang berbeda untuk meningkatkan pemahaman kita tentang faktor-faktor yang mendorong inisiatif keberlanjutan. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan insentif atau program pengakuan yang dapat mendorong manajer untuk memainkan peran yang lebih aktif dalam mengadopsi keberlanjutan, sehingga meningkatkan kinerja keberlanjutan secara keseluruhan.

  1. Journal of Sustainable Tourism and Entrepreneurship | Journal of Sustainable Tourism and Entrepreneurship.... doi.org/10.35912/joste.v6i2.2412Journal of Sustainable Tourism and Entrepreneurship Journal of Sustainable Tourism and Entrepreneurship doi 10 35912 joste v6i2 2412
Read online
File size559.54 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test