ASRITANIASRITANI

Flora : Jurnal Kajian Ilmu Pertanian dan PerkebunanFlora : Jurnal Kajian Ilmu Pertanian dan Perkebunan

Penelitian ini menguraikan penggunaan tanaman obat oleh Ar-Rahman Farm di Kecamatan Cileunyi sebagai bagian dari praktik etnoveteriner lokal untuk menjaga kesehatan ternak. Pengetahuan etnoveteriner mencerminkan pengalaman masyarakat tradisional dalam memanfaatkan sumber daya alam, khususnya tanaman obat, untuk pencegahan dan pengobatan penyakit hewan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif yang melibatkan satu informan kunci yang dipilih berdasarkan pengetahuan dan pengalamannya dalam pengelolaan ternak. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi jenis tanaman beserta khasiat obatnya. Hasil penelitian mengidentifikasi tujuh jenis tanaman obat yang umum digunakan untuk mengobati luka, gangguan pencernaan, demam, dan hilangnya nafsu makan pada ternak. Tanaman-tanaman tersebut meliputi Piper betle, Psidium guajava, Zingiber officinale, dan beberapa spesies Curcuma, yang disiapkan serta diberikan menggunakan metode tradisional. Temuan ini menunjukkan bahwa pengetahuan lokal masih memegang peranan penting dalam mendukung manajemen kesehatan ternak. Selain itu, praktik-praktik yang terdokumentasi ini berpotensi memberikan kontribusi bagi studi etnobotani, produksi ternak berkelanjutan, dan penelitian kesehatan hewan di masa mendatang.

Penelitian ini menunjukkan bahwa Peternakan Ar-Rahman masih mempertahankan praktik etnoveteriner melalui pemanfaatan tanaman obat dan satu formulasi Mikroorganisme Lokal (MOL) dalam pemeliharaan kesehatan sapi.Sebanyak 15 jenis tanaman berhasil didokumentasikan dengan berbagai bentuk pengolahan dan indikasi penggunaan, terutama untuk menjaga stamina, mengatasi gangguan pencernaan, meredakan panas dalam, mempercepat penyembuhan luka, serta mendukung kondisi fisiologis ternak.Temuan ini menunjukkan bahwa pengetahuan lokal masih berperan dalam pengelolaan kesehatan sapi dan berpotensi menjadi dasar pengembangan kajian etnobotani serta kesehatan hewan berbasis sumber daya lokal.

Penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan geografis dengan melakukan studi etnoveteriner komparatif pada beberapa peternakan di Jawa Barat untuk mengevaluasi variasi pengetahuan dan praktik penggunaan tanaman obat, sehingga dapat mengidentifikasi pola umum dan perbedaan signifikan antar komunitas. Selanjutnya, diperlukan uji coba eksperimental terkontrol yang menilai efektivitas klinis dan dosis optimal tanaman obat terpilih, seperti Piper betle atau Zingiber officinale, terhadap penyakit spesifik pada sapi, misalnya gangguan pencernaan atau infeksi bakteri, untuk menghasilkan bukti ilmiah yang dapat dipublikasikan dan diaplikasikan secara luas. Akhirnya, penelitian kimia farmasi harus mengkaji komposisi fitokimia dan aktivitas antimikroba dari tanaman yang telah teridentifikasi, serta mengembangkan formulasi standar yang mengintegrasikan mikroorganisme lokal (MOL) guna meningkatkan kestabilan, keamanan, dan efektivitas produk etnoveteriner bagi peternak.

  1. Smallholder Cattle Development in Indonesia: Learning from the Past for an Outcome-Oriented Development... iieta.org/journals/ijdne/paper/10.18280/ijdne.190119Smallholder Cattle Development in Indonesia Learning from the Past for an Outcome Oriented Development iieta journals ijdne paper 10 18280 ijdne 190119
  2.  . 0 mdpi.com/2223-7747/13/15/2132A 0 mdpi 2223 7747 13 15 2132
  3.  . 0 doi.org/10.3390/plants9010119A 0 doi 10 3390 plants9010119
  4. Medicinal Properties of Zingiber officinale. medicinal properties zingiber officinale journal research... journaljpri.com/index.php/JPRI/article/view/7001Medicinal Properties of Zingiber officinale medicinal properties zingiber officinale journal research journaljpri index php JPRI article view 7001
Read online
File size544.79 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test