PRINPRIN

JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATANJURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN

Latar belakang: Kecemasan sering dialami oleh keluarga pasien yang dirawat di unit perawatan intensif (ICU), sebagian besar disebabkan oleh ketidakpastian mengenai kondisi pasien dan ketergantungan pada perawatan khusus. Perilaku caring perawat sering dianggap sebagai komponen penting dari perawatan suportif yang dapat membantu mengurangi kecemasan ini. Studi ini memeriksa hubungan antara perilaku caring perawat dan tingkat kecemasan keluarga pasien di setting ICU. Metode: Penelitian non-eksperimental menggunakan desain cross sectional dengan sampel 30 anggota keluarga pasien ICU. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner perilaku caring yang telah divalidasi dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis statistik menggunakan uji korelasi Spearman rank. Hasil: Temuan menunjukkan nilai p sebesar 0.505 (> 0.05), yang menunjukkan bahwa perilaku caring perawat tidak secara signifikan berhubungan dengan tingkat kecemasan anggota keluarga. Kesimpulan: Perilaku caring perawat tidak menunjukkan dampak signifikan pada kecemasan keluarga di ICU. Namun, praktik caring tetap menjadi komponen penting dalam perawatan perawat holistik, dan implementasinya secara konsisten direkomendasikan untuk mendukung keluarga selama penyakit kritis.

Studi ini menunjukkan bahwa perawat di ICU telah menerapkan perilaku caring dengan sangat baik, terutama dalam hal komunikasi, empati, dan respons terhadap kebutuhan keluarga pasien.Meskipun demikian, keluarga pasien masih mengalami kecemasan yang tinggi selama proses perawatan di ICU.Temuan ini menunjukkan bahwa kecemasan keluarga tidak hanya dipengaruhi oleh perilaku caring perawat, tetapi juga oleh berbagai faktor lain seperti kondisi pasien, lingkungan ICU, akses informasi yang terbatas, dan kemampuan coping setiap keluarga.Oleh karena itu, upaya mentoring emosional dan komunikasi yang lebih baik masih perlu diperkuat untuk membantu keluarga menghadapi situasi kritis selama perawatan pasien di ICU.

Saran penelitian lanjutan: 1. Mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kecemasan keluarga di ICU, seperti kondisi pasien, lingkungan ICU, dan kemampuan coping keluarga. 2. Menganalisis dampak intervensi komprehensif yang menggabungkan perilaku caring perawat dengan strategi komunikasi terapeutik dan teknik relaksasi untuk mengurangi kecemasan keluarga. 3. Meneliti efektivitas pelatihan khusus bagi perawat ICU dalam menerapkan perilaku caring dan komunikasi terapeutik untuk mendukung keluarga selama perawatan pasien kritis.

  1. Home Page. home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies... Doi.OrgHome Page home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies Doi Org
  2. Caring Behaviors and Therapeutic Communication Among Third-Year Nursing Students During Service at Santa... prin.or.id/index.php/JURRIKES/article/view/7831Caring Behaviors and Therapeutic Communication Among Third Year Nursing Students During Service at Santa prin index php JURRIKES article view 7831
  3. PENGARUH PEMBEKALAN KESEJAHTERAAN SPIRITUAL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN DI RUANG INTENSIVE... doi.org/10.32528/ijhs.v11i1.2242PENGARUH PEMBEKALAN KESEJAHTERAAN SPIRITUAL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN DI RUANG INTENSIVE doi 10 32528 ijhs v11i1 2242
  4. HUBUNGAN CARING PERAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN KOMA DI RUANG INTENSIF | Jurnal Ilmiah... ojs.widyagamahusada.ac.id/index.php/JIK/article/view/212HUBUNGAN CARING PERAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN KOMA DI RUANG INTENSIF Jurnal Ilmiah ojs widyagamahusada ac index php JIK article view 212
Read online
File size1015.52 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test