UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry

Jurnal Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum IslamJurnal Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam

Tulisan ini membahas tentang peran otonomi khusus dan pemerintahan gampong di Aceh dalam mendukung penerapan syariat Islam dan moderasi beragama. Penelitian tersebut menggunakan metode kualitatif empiris dan dianalisa melalui teori desentralisasi asimetris. Data dihimpun dengan cara wawancara dengan narasumber utama yaitu Dinas syariat Islam, Kepala Desa (Keuchik), Imam Desa (Tengku Imum), Tuha Peut (Perangkat Adat), Pendeta, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Studi literatur terkait berupa artikel jurnal, peraturan perundang-undangan, dan buku. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan otonomi khusus, khususnya melalui kerangka pemerintahan gampong di Aceh, telah secara efektif mendukung penerapan syariat Islam dan moderasi beragama. Dukungan tersebut terlihat dari kewenangan dan kontribusi pemerintahan gampong terhadap pendidikan Islam, seperti pengajian yang inklusif gender di Meunasah, pemberdayaan ekonomi melalui pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah oleh Baitul Mal Gampong, serta penyelesaian konflik, yakni dengan mengoptimalkan peran aktif perangkat gampong dalam peradilan adat. Lebih jauh dapat ditegaskan bahwa artikel ini juga menyimpulkan bahwa mempromosikan kerukunan agama, sosial, dan suku melalui program-program inklusif yang secara aktif melibatkan semua elemen masyarakat, tanpa memandang ras, agama, atau suku pada level Gampong merupakan contoh utama dari perwujudan moderasi beragama yang efektif. Dalam kerangka desentralisasi asimetris, kewenangan Gampong berhasil mendukung dan memfasilitasi otonomi khusus dan penerapan syariat Islam serta moderasi beragama dapat berjalan dengan baik.

Penegakan otonomi khusus, dalam kerangka struktur pemerintahan gampong yang sudah ada di Aceh, telah memainkan peran penting dalam mengokohkan penerapan syariat Islam dan memajukan moderasi beragama di seluruh provinsi.Pemerintahan gampong memiliki wewenang untuk secara aktif mendukung dan berkontribusi pada promosi pendidikan Islam, yang mencakup memfasilitasi pengajian di meunasah untuk pria dan wanita.Selain itu, pemerintahan gampong juga berperan signifikan dalam pemberdayaan ekonomi dengan mengelola zakat, infaq, dan sadaqah melalui Baitul Mal Gampong.Selain itu, pemerintahan gampong juga membantu dalam penyelesaian konflik, khususnya melalui penggunaan pengadilan adat dan keterlibatan pejabat lokal dalam deliberasi yang sesuai dengan adat dan nilai-nilai masyarakat.Gampong Kuta Padang telah berhasil memupuk moderasi beragama dengan menumbuhkan kerukunan sosial, agama, dan etnis melalui program-program inklusif yang melibatkan semua segmen masyarakat, tanpa memandang latar belakang etnis, agama, atau ras.Meskipun perbedaan dalam praktik dan pandangan agama masih ada, semangat persatuan dan saling menghormati tetap kuat.Hal ini mencerminkan implementasi moderasi beragama yang efektif di tingkat desa, di mana keragaman dipeluk sebagai fondasi untuk coexistensi damai dan pengembangan masyarakat.Secara umum, penerapan desentralisasi asimetris di gampong tidak hanya memperkuat otonomi lokal, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis syariah dan mekanisme penyelesaian konflik yang berakar pada adat dan syariah.Model desentralisasi ini mencerminkan pengakuan dan akomodasi pemerintah pusat terhadap keragaman dan karakteristik sosio-budaya yang unik.Dengan memungkinkan pemerintahan yang lebih fleksibel dan sensitif terhadap konteks, desentralisasi asimetris di Gampong Kuta Padang menjadi contoh praktis bagaimana kebijakan yang disesuaikan secara lokal dapat merespons kebutuhan dan nilai-nilai unik masyarakat dengan efektif.Hal ini menunjukkan prospek untuk kebijakan yang lebih desentralisasi, yang memberikan lebih banyak wewenang lokal untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat.Melalui strategi ini, Gampong Kuta Padang tidak hanya melaksanakan tugas-tugas pemerintahan sesuai dengan syariah, tetapi juga memiliki kebebasan untuk mengelola urusan lokal dalam upaya mencapai tujuan pengembangan yang berkelanjutan dan inklusif.

Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Menganalisis lebih lanjut dampak implementasi otonomi khusus terhadap pemberdayaan ekonomi berbasis syariah di Aceh, khususnya dalam hal pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah oleh Baitul Mal Gampong. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana mekanisme tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan ekonomi.. . 2. Meneliti peran dan kontribusi pemerintahan gampong dalam penyelesaian konflik dan pemeliharaan perdamaian di Aceh. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana pemerintahan gampong, dengan dukungan dari peradilan adat dan pejabat lokal, mampu menciptakan lingkungan yang lebih damai dan harmonis di masyarakat.. . 3. Mempelajari lebih dalam tentang bagaimana moderasi beragama di Aceh, khususnya di Gampong Kuta Padang, dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam mengelola keragaman sosial, agama, dan etnis. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang digunakan oleh Gampong Kuta Padang dalam menciptakan kerukunan dan toleransi antar kelompok.

  1. Innovation and Reconstruction of Regional Sectoral Laws for Asymmetrical Decentralization | Matra Pembaruan:... doi.org/10.21787/mp.7.2.2023.75-86Innovation and Reconstruction of Regional Sectoral Laws for Asymmetrical Decentralization Matra Pembaruan doi 10 21787 mp 7 2 2023 75 86
  2. The Management Model of Aceh’s Special Autonomy Fund | Jurnal Bina Praja. management... doi.org/10.21787/jbp.11.2019.159-170The Management Model of AcehyCEs Special Autonomy Fund Jurnal Bina Praja management doi 10 21787 jbp 11 2019 159 170
  3. Customary and Islamic Practices in Inheritance Distribution: Insights from The Gampong Customary Court... shariajournals-uinjambi.ac.id/index.php/al-risalah/article/view/1544Customary and Islamic Practices in Inheritance Distribution Insights from The Gampong Customary Court shariajournals uinjambi ac index php al risalah article view 1544
Read online
File size473.43 KB
Pages23
DMCAReport

Related /

ads-block-test