UMJAMBIUMJAMBI

Jurnal DevelopmentJurnal Development

Tolak ukur keberhasilan kualitas ekonomi suatu negara dapat dilihat dari tingkat kemiskinan yang ada pada negara tersebut. Masalah kemiskinan tentu menjadi sesuatu yang tidak dapat dihindari oleh setiap negara termasuk bagi negara Indonesia dengan jumlah penduduk yang padat. Kemiskinan pada suatu negara haruslah diatasi agar suatu negara dapat berkembang menjadi lebih baik. Berdasarkan data yang peneliti peroleh diketahui bahwa pertumbuhan penduduk miskin di Kabupaten Kerinci dari tahun 2017-2023 terus mengalami penurunan, sedangkan variabel dana ZIS dan PDRB pada tahun 2017-2023 selalu mengalami kenaikan. Salah satu tujuan dari penulisan penelitian guna mengetahui pengaruh penyaluran dana Zakat, Infak, Sedekah dan PDRB terhadap Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Kerinci.

Hasil analisis menunjukkan bahwa pengelolaan dana ZIS secara efektif memiliki dampak signifikan dalam menurunkan tingkat kemiskinan, dengan kolaborasi berbagai pihak yang sangat penting.Penelitian ini menyarankan perlunya penelitian lebih lanjut dan pengembangan kebijakan yang mendukung pengelolaan dana ZIS yang lebih baik.Implikasi kebijakan untuk pemerintah daerah dan BAZNAS meliputi strategi optimalisasi pengumpulan dan penyaluran dana ZIS, serta kebijakan makroekonomi yang mendukung stabilitas ekonomi, yang dapat mempercepat pengentasan kemiskinan.Hasil analisis menunjukkan bahwa PDRB berpengaruh signifikan dan negatif terhadap tingkat kemiskinan, dengan koefisien 0,896 dan nilai signifikansi 0,011.Temuan ini menekankan pentingnya kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif untuk menurunkan kemiskinan.Oleh karena itu, penelitian lanjutan dan pengembangan kebijakan yang lebih efektif dalam mengelola PDRB sangat diperlukan untuk mencapai hasil yang optimal dalam pengentasan kemiskinan.Hasil analisis menunjukkan bahwa Penyaluran Dana Zakat, Infaq, Sedekah (ZIS) dan PDRB berpengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat kemiskinan, dengan menekankan pentingnya pengelolaan dana ZIS yang efektif dan kebijakan PDRB yang mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif.Penelitian ini menggarisbawahi perlunya pengelolaan dana ZIS yang transparan dan akuntabel, serta kebijakan makroekonomi yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang merata.Kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, dan sektor swasta sangat diperlukan untuk memastikan efektivitas program pengentasan kemiskinan dan mencapai hasil yang optimal.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk mengkaji lebih dalam tentang bagaimana pengelolaan dana ZIS yang optimal dapat meningkatkan efektivitas dalam pengentasan kemiskinan. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan kebijakan makroekonomi yang mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif, khususnya dalam konteks PDRB. Dengan demikian, kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, dan sektor swasta dapat dioptimalkan untuk mencapai hasil yang lebih baik dalam pengentasan kemiskinan.

Read online
File size418.12 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test