UNITOMOUNITOMO

Inform: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi dan KomunikasiInform: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi

Salah satu bencana alam yang terjadi saat ini di Indonesia adalah gempa bumi. Gempa bumi adalah kondisi di mana bumi bergetar akibat aktivitas vulkanik dan benturan akibat pergerakan lempeng bumi. Aktivitas gempa bumi menyebabkan banyak masalah. Salah satunya adalah likuifaksi. Likuifaksi adalah peristiwa yang menandakan hilangnya kekuatan geser tanah akibat peningkatan tekanan air pori. Hal ini terjadi karena beban gempa terjadi dengan sangat cepat dan singkat. Likuifaksi adalah ilustrasi efek gempa bumi sehingga lapisan tanah kehilangan kekuatannya. Masyarakat jarang mengetahui fenomena gempa bumi dan likuifaksi. Tidak banyak orang yang mengetahui bagaimana proses pergerakan bumi menjadi pelopor gempa bumi, terutama bagi orang-orang dengan gangguan pendengaran. Mereka hanya bisa merasakan gempa bumi. Oleh karena itu, ada kebutuhan akan pendidikan yang dapat disampaikan kepada masyarakat. Teknik pendidikan dalam bentuk virtual akan menjadi daya tarik khusus bagi orang-orang, terutama orang-orang yang tuli atau berkurang pendengarannya. Teknologi Augmented Reality (AR) adalah teknologi di mana objek virtual dan objek nyata digabungkan. AR digunakan untuk menciptakan media pembelajaran virtual dan interaktif. Penelitian ini menghasilkan aplikasi sebagai media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi AR dengan metode Marker Based Tracking. Teknologi ini dikembangkan menggunakan metode MDLC (Multimedia Development Life Cycle) agar media pembelajaran menjadi lebih interaktif. Hasil pengujian menyimpulkan bahwa aplikasi dapat digunakan sebagai media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan pengetahuan tentang gempa bumi dan dampak likuifaksi terhadap masyarakat.

Berdasarkan hasil yang diperoleh dalam pembuatan dan uji coba penggunaan aplikasi.Aplikasi media pembelajaran yang dihasilkan dapat membuat orang tuli mampu melihat secara visual bagaimana peristiwa likuifaksi terjadi.Konsep AR dalam penerapan media pembelajaran yang dihasilkan adalah orang tuli seolah-olah melihat dan merasakan proses peristiwa likuifaksi secara langsung.Dengan menambahkan teks penjelasan untuk setiap peristiwa yang terlihat, media pembelajaran ini menjadi lebih interaktif bagi orang tuli.Saran dapat diberikan untuk meningkatkan proses dan hasil penelitian.Gambar objek 3D dan animasi mereka dapat dibuat bahkan lebih interaktif untuk membuat mereka lebih menyenangkan.Animasi dijelaskan untuk menggambarkan fenomena alam likuifaksi dengan lebih baik.Untuk membuat aplikasi media pembelajaran ini menjadi lebih baik dan menarik, maka di masa depan dapat menambahkan efek visualisasi suara untuk setiap peristiwa proses likuifaksi.

Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: 1. Meningkatkan interaktivitas dan kesenangan dalam aplikasi dengan membuat gambar objek 3D dan animasi yang lebih interaktif. 2. Memperjelas animasi untuk menggambarkan fenomena likuifaksi secara lebih detail dan akurat. 3. Menambahkan efek visualisasi suara untuk setiap peristiwa dalam proses likuifaksi, sehingga orang tuli dapat memahami dan merasakan dampak gempa bumi secara lebih nyata. Selain itu, penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menerapkan teknologi AR dalam bidang pendidikan khusus, seperti untuk mengajar bahasa isyarat atau membantu orang tuli dalam memahami konsep-konsep ilmiah yang kompleks. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pendidikan bagi orang tuli.

Read online
File size520.99 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test