UMJAMBIUMJAMBI
Jurnal DevelopmentJurnal DevelopmentKeberhasilan pembangunan ekonomi Kabupaten Batang Hari di bidang pertanian didominasi oleh subsektor perkebunan yang tergambar dari kontribusi subsektor perkebunan terhadap PDRB Kabupaten Batanghar sebesar 30,35% pada tahun 2014 dan 30,43% pada tahun 2015. Kontribusi tersebut menduduki urutan pertama dalam distribusi persentase PDRB Kabupaten Batanghari. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Produk perkebunan rakyat manakah yang terpilih menjadi unggulan, Faktor-faktor apakah mempengaruhi perkembangan Produk perkebunan rakyat unggulan, dampak perkembangan Produk perkebunan rakyat unggulan terhadap daya serap tenaga kerja untuk pengentasan kemiskinan, dan bagaimanakah dampak produk perkebunan rakyat unggulan dengan pengentasan kemiskinan di kabupaten Batanghari. Untuk menjawab tujuan penelitian pertama digunakan model Time Series dan The Indexes of Production Instability. Untuk menjawab tujuan penelitian kedua digunakan model Analisis Regresi berganda. Kemudian untuk menjawab tujuan penelitian ketiga dan keempat digunakan modal analisis regresi sederhan. Untuk mendapatkan data dan informasi yang dibutuhkan, maka digunakan metode penelitian analisis data sekunder dan metode penelitian observasi. Hasil penelitian ini adalah Produk Perkebunan Rakyat unggulan yang terpilih adalah Karet, Faktor yang paling signifikan yang mempengaruhi perkembangan Produk Perkebunan rakyat unggulan adalah harga produk perkebunan rakyat pesaing dan investasi pada sektor perkebunan. Pengembangan produk perkebunan rakyat unggulan tidak berpengaruh signifikan terhadap daya serap tenaga kerja dan pengentasan kemiskinan, Pengembangan produk perkebunan rakyat unggulan tidak berpengarauh signifikan antara dalam pengentasan kemiskinan.
Produk Perkebunan Rakyat unggulan yang terpilih berdasarkan analisis adalah karet, dengan faktor yang paling signifikan mempengaruhi perkembangannya adalah harga produk pesaing dan investasi sektor perkebunan.Pengembangan produk unggulan tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap daya serap tenaga kerja maupun pengentasan kemiskinan di Kabupaten Batanghari.Hal ini menunjukkan perlunya pendekatan baru dalam kebijakan perkebunan untuk mencapai tujuan ekonomi dan sosial.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana kebijakan investasi yang lebih efisien di sektor perkebunan karet dapat diterapkan untuk meningkatkan produksi dan stabilitasnya, mengingat hasil bahwa investasi merupakan faktor signifikan. Selain itu, dapat dilakukan studi tentang strategi diversifikasi produk perkebunan lainnya selain karet dengan melihat trend produksi yang tidak stabil pada komoditi seperti sawit atau kelapa, untuk mengidentifikasi apakah ada alternatif unggulan yang lebih efektif dalam mengabsorpsi tenaga kerja. Atau penelitian bisa fokus pada analisis sosial-ekonomi petani karet, seperti mengapa sistem kapuik masih kuat dan bagaimana pendidikan atau pembinaan dapat mengurangi ketergantungan itu, sehingga pengembangan produk unggulan benar-benar berkontribusi terhadap pengentasan kemiskinan. Dengan memperluas cakupan penelitian ke wilayah lain di Provinsi Jambi atau membandingkan dengan daerah lain, dapat dikaji apakah hasil di Kabupaten Batanghari khas regional saja, apakah faktor seperti jarak ke ibukota provinsi benar-benar mempengaruhi minat kerja di perkebunan, atau apakah ada variabel eksternal lain seperti teknologi inovatif yang belum dianalisis. Penelitian baru ini penting untuk membangun model ekonomi perkebunan yang lebih berkelanjutan, mengingat keterbatasan metode regresi sederhana yang mungkin belum menangkap dinamika sosial kompleks seperti migrasi tenaga kerja ke sektor jasa atau perdagangan. Penyelidikan lebih dalam tentang implikasi jalan produksi terhadap sentra produksi karet yang terpencil juga dapat membuka arah studi baru, misalnya tentang infrastruktur gabungan dengan program pendidikan vokasi untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja lokal. Akhirnya, penelitian dapat mengintegrasikan perspektif gender atau kelompok sosial, seperti apakah ada perbedaan dampak pengembangan produk unggulan terhadap tenaga kerja perempuan versus laki-laki di perkebunan, yang belum dieksplorasi dalam analisis sebelumnya.
| File size | 982.68 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
AZZUKHRUFCENDIKIAAZZUKHRUFCENDIKIA Semua variabel penelitian diukur menggunakan kuesioner, sehingga data yang diperoleh adalah persepsi responden. Responden tidak dibimbing secara rinci,Semua variabel penelitian diukur menggunakan kuesioner, sehingga data yang diperoleh adalah persepsi responden. Responden tidak dibimbing secara rinci,
AZZUKHRUFCENDIKIAAZZUKHRUFCENDIKIA namun, beban kerja tinggi justru dapat memperkuat pengaruh ini secara negatif, mengurangi efektivitas skeptisisme profesional. Oleh karena itu, pentingnamun, beban kerja tinggi justru dapat memperkuat pengaruh ini secara negatif, mengurangi efektivitas skeptisisme profesional. Oleh karena itu, penting
UNUUNU Namun di sisi lain, menikah pasti membutuhkan persiapan dan syarat agar tidak timbul masalah di kemudian hari. Salah satunya terkait masalah usia atauNamun di sisi lain, menikah pasti membutuhkan persiapan dan syarat agar tidak timbul masalah di kemudian hari. Salah satunya terkait masalah usia atau
E GREENATIONE GREENATION Dengan mengintegrasikan prinsip lean dan green, LGMS membantu perusahaan mengeliminasi limbah, meminimalkan penggunaan sumber daya, dan mengurangi emisi,Dengan mengintegrasikan prinsip lean dan green, LGMS membantu perusahaan mengeliminasi limbah, meminimalkan penggunaan sumber daya, dan mengurangi emisi,
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Hasil estimasi memperlihatkan bahwa upah minimum provinsi, produk domestik rgional bruto dan jumlah angkatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadapHasil estimasi memperlihatkan bahwa upah minimum provinsi, produk domestik rgional bruto dan jumlah angkatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Dalam penelitian ini digunakan least square (PLS) dengan model (FEM). Hasilnya menunjukkan bahwa ketiganya secara signifikan mempengaruhi variabel IKLH.Dalam penelitian ini digunakan least square (PLS) dengan model (FEM). Hasilnya menunjukkan bahwa ketiganya secara signifikan mempengaruhi variabel IKLH.
UIBAUIBA Green accounting memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, karena biaya implementasi dan pemeliharaan standar ISO 14001Green accounting memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, karena biaya implementasi dan pemeliharaan standar ISO 14001
FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS Keterbatasan studi terletak pada fokus sektor manufaktur dan periode waktu tertentu, sehingga penelitian selanjutnya disarankan memperluas cakupan sektorKeterbatasan studi terletak pada fokus sektor manufaktur dan periode waktu tertentu, sehingga penelitian selanjutnya disarankan memperluas cakupan sektor
Useful /
UNIKOMUNIKOM Diskusi menyoroti dampak signifikan dari tokoh publik seperti Windah terhadap evolusi bahasa Indonesia, terutama di kalangan Generasi Alpha, yang mengadaptasiDiskusi menyoroti dampak signifikan dari tokoh publik seperti Windah terhadap evolusi bahasa Indonesia, terutama di kalangan Generasi Alpha, yang mengadaptasi
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Produk yang dihasilkan proyek sistem informasi dipatok mempunyai fitur sesuai rancangan, memenuhi batasan performance yang telah ditetapkan dan mudah pemeliharaannya.Produk yang dihasilkan proyek sistem informasi dipatok mempunyai fitur sesuai rancangan, memenuhi batasan performance yang telah ditetapkan dan mudah pemeliharaannya.
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Namun jika dianalisis lebih detail mengenai aktivitas Mediator sebagai organisasi pembelajar, masih perlu dibuktikan melalui analisis tekstual teoritisNamun jika dianalisis lebih detail mengenai aktivitas Mediator sebagai organisasi pembelajar, masih perlu dibuktikan melalui analisis tekstual teoritis
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Dengan demikian, perangkat pembelajaran yang dikembangkan mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menerapkan keterampilan ilmiah di berbagai konteks,Dengan demikian, perangkat pembelajaran yang dikembangkan mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menerapkan keterampilan ilmiah di berbagai konteks,