STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA

Jurnal Kesehatan dan PembangunanJurnal Kesehatan dan Pembangunan

Rendahnya pengetahuan ibu tentang antenatal care menyebabkan rendahnya partisipasi ibu dalam melakukan kunjungan kehamilan. Dengan pengetahuan antenatal care tersebut diharapkan ibu akan termotivasi kuat untuk menjaga dirinya dan kehamilannya, sehingga ibu dapat melewati masa kehamilannya dengan baik dan menghasilkan bayi yang sehat. Dukungan suami dalam antenatal care dapat ditunjukan dengan mengantar istri melakukan pemeriksaan selama kehamilan. Keberhasilan kunjungan antenatal care juga harus didukung kepatuhan yang besar dari ibu hamil itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan suami terhadap kepatuhan ibu hamil melakukan kunjungan antenatal care.

Dari analisis univariat distribusi frekuensi diketahui sebagian besar responden berpengetahuan baik sebanyak 26 orang (86,7%).Sebagian besar responden suaminya mendukung sebanyak 23 orang (76,7%) dan hanya 7 orang (23,3%) suami tidak mendukung dan sebagian besar responden patuh melakukan ANC sebanyak 25 orang (83,3%).Dari analisis bivariat uji chi-square didapatkan p = 0,009 < α 0,05, maka ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan ibu hamil yang melakukan ANC.Dari analisis bivariat uji chi-square didapatkan p = 0,006 < α 0,05, maka ada hubungan dukungan suami dengan kepatuhan ibu hamil yang melakukan ANC.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk meningkatkan konseling, informasi, dan edukasi kepada ibu hamil mengenai pentingnya melakukan ANC secara rutin. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan metode yang berbeda dan sampel yang lebih banyak untuk memperoleh hasil yang lebih beragam. Penelitian juga dapat dilakukan di lokasi yang berbeda untuk melihat perbedaan hasil di berbagai wilayah.

Read online
File size235.62 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test