STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik IndustriJENIUS : Jurnal Terapan Teknik IndustriBerdasarkan hasil observasi, ketidaksesuaian kinerja Air Handling Unit (AHU) pada tahap validasi di PT XYZ masih sering terjadi dan berpotensi menurunkan kualitas lingkungan terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar penyebab dan menentukan prioritas risiko ketidaksesuaian kinerja AHU menggunakan pendekatan terintegrasi Root Cause Analysis (RCA) yaitu fishbone dan 5 Whys serta Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Penelitian dilakukan melalui studi kasus di PT XYZ dengan metode observasi, wawancara, dan kuesioner kepada tim validasi. Hasil identifikasi menunjukkan empat ketidaksesuaian utama, yaitu airflow/ACH tidak sesuai, Temperature dan RH tidak tercapai, pressure ruangan mengalami penurunan, serta jumlah partikel tidak memenuhi syarat. Analisis FMEA menunjukkan bahwa aktivitas manusia di dalam ruangan merupakan penyebab dominan dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi sebesar 504, diikuti oleh filter udara tersumbat dengan RPN 225, air balancing belum dilakukan dengan RPN 243, dan kebocoran pipa refrigerant dengan RPN 162. Hasil penelitian menegaskan bahwa faktor operasional dan pengendalian memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja AHU. Hasil penelitian ini merekomendasikan standarisasi prosedur air balancing, monitoring differential pressure, dan pengendalian personel ruangan terkontrol.
Berdasarkan hasil penelitian, ketidaksesuaian kinerja Air Handling Unit (AHU) dipengaruhi oleh faktor operasional, teknis, dan lingkungan, dengan aktivitas manusia dalam ruangan menjadi penyebab utama (RPN 504).Faktor signifikan lainnya meliputi belum dilakukannya air balancing dan kondisi filter yang tidak optimal, yang berdampak pada airflow dan tekanan ruangan.analisis 5 Why menunjukkan kelemahan pada proses commissioning, pengawasan operasional, dan prosedur kerja.Oleh karena itu, rekomendasi perbaikan difokuskan pada penguatan proses commissioning, peningkatan pemantauan parameter kritis, dan pengendalian aktivitas personel untuk meningkatkan keandalan kinerja AHU dan mencegah terulangnya ketidaksesuaian.
Penelitian selanjutnya dapat (1) mengkaji pengaruh penggunaan sensor real‑time berbasis Internet of Things untuk memantau kontaminasi partikel yang dihasilkan oleh aktivitas manusia dalam ruangan, sehingga dapat menurunkan nilai RPN terkait partikel; (2) mengembangkan dan menguji sistem otomatisasi air balancing yang memanfaatkan algoritma kecerdasan buatan untuk mengoptimalkan distribusi aliran udara secara dinamis, serta mengevaluasi dampaknya terhadap nilai RPN airflow/ACH; (3) menilai efektivitas program pelatihan prosedur operasi standar (SOP) yang terintegrasi dengan mekanisme audit kepatuhan dalam meningkatkan kinerja filter dan stabilitas tekanan ruangan. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang faktor‑faktor kritis, meningkatkan keandalan operasional AHU, dan memberikan solusi praktis yang dapat diimplementasikan pada industri HVAC.
- ANALISIS PENERAPAN SIX SIGMA SEBAGAI STRATEGI PENGENDALIAN MUTU PADA PRODUKSI LAMPU KENDARAAN DI PT.... doi.org/10.47080/intent.v8i1.4055ANALISIS PENERAPAN SIX SIGMA SEBAGAI STRATEGI PENGENDALIAN MUTU PADA PRODUKSI LAMPU KENDARAAN DI PT doi 10 47080 intent v8i1 4055
- Jurnal Serina Abdimas. perawatan ahu air handling unit sistem pendinginan hotel jakarta jurnal serina... journal.untar.ac.id/index.php/JSA/article/view/29299Jurnal Serina Abdimas perawatan ahu air handling unit sistem pendinginan hotel jakarta jurnal serina journal untar ac index php JSA article view 29299
- BAROMETER. analisis kegagalan proses produksi plastik mesin cutting pkf pendekatan failure mode effect... doi.org/10.35261/barometer.v6i1.4516BAROMETER analisis kegagalan proses produksi plastik mesin cutting pkf pendekatan failure mode effect doi 10 35261 barometer v6i1 4516
- PENERAPAN METODE FMEA DALAM PERAWATAN MESIN PENDINGIN KAPAL PENANGKAP IKAN (STUDI KASUS : KM. SINAR BAYU... ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/aureliajournal/article/view/11349PENERAPAN METODE FMEA DALAM PERAWATAN MESIN PENDINGIN KAPAL PENANGKAP IKAN STUDI KASUS KM SINAR BAYU ejournal balitbang kkp go index php aureliajournal article view 11349
| File size | 430.28 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan analisis komparatif terhadap teknik Fixed Order Quantity (FOQ), Lot for Lot (LFL), Least UnitPendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan analisis komparatif terhadap teknik Fixed Order Quantity (FOQ), Lot for Lot (LFL), Least Unit
PNMPNM Mesin penghasil biogas sampah organik merupakan alat yang digunakan untuk mempermudah pembuatan biogas dengan berbagai macam proses penguraian. Agar mesinMesin penghasil biogas sampah organik merupakan alat yang digunakan untuk mempermudah pembuatan biogas dengan berbagai macam proses penguraian. Agar mesin
UMGUMG Perbaikan menggunakan metode Rough-Cut Capacity Planning (RCCP) efektif berhasil mengurangi pemborosan dengan cara menggunakan teknik peramalan yang lebihPerbaikan menggunakan metode Rough-Cut Capacity Planning (RCCP) efektif berhasil mengurangi pemborosan dengan cara menggunakan teknik peramalan yang lebih
UMGUMG Prioritas perbaikan diarahkan pada pengurangan waktu setup, pengendalian shutdown terjadwal, efisiensi pencucian mesin, dan peningkatan kinerja operasiPrioritas perbaikan diarahkan pada pengurangan waktu setup, pengendalian shutdown terjadwal, efisiensi pencucian mesin, dan peningkatan kinerja operasi
UMGUMG Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan MRP dengan kebijakan lot sizing yang tepat dapat meningkatkan efisiensi biaya persediaan pada industri furniture.Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan MRP dengan kebijakan lot sizing yang tepat dapat meningkatkan efisiensi biaya persediaan pada industri furniture.
UMGUMG peningkatan kompetensi operator, perawatan mesin yang terjadwal, perbaikan lingkungan kerja, dan penyempurnaan metode produksi.metode FMEA terbukti efektifpeningkatan kompetensi operator, perawatan mesin yang terjadwal, perbaikan lingkungan kerja, dan penyempurnaan metode produksi.metode FMEA terbukti efektif
POLTEKTRANSSDP PALEMBANGPOLTEKTRANSSDP PALEMBANG Hasil menunjukkan rata-rata waktu manuver kapal sebesar 8,17 menit (kategori cukup), waktu naik kendaraan sebesar 1,21 menit dan waktu turun kendaraanHasil menunjukkan rata-rata waktu manuver kapal sebesar 8,17 menit (kategori cukup), waktu naik kendaraan sebesar 1,21 menit dan waktu turun kendaraan
AMIKLPSAMIKLPS Hambatan utama meliputi keterbatasan waktu dan sumber daya, yang perlu diatasi agar program dapat berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan menjadi referensiHambatan utama meliputi keterbatasan waktu dan sumber daya, yang perlu diatasi agar program dapat berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi
Useful /
UBHUBH Hal ini memperkuat pandangan bahwa implementasi ESG di perusahaan syariah masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutanHal ini memperkuat pandangan bahwa implementasi ESG di perusahaan syariah masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan
POLTEKTRANSSDP PALEMBANGPOLTEKTRANSSDP PALEMBANG Penelitian ini dilakukan di atas kapal yang dimiliki oleh perusahaan stevedoring PT. Ciomas Ariya Berkah yang berkantor pusat di Jl. Lingkar Selatan KM.Penelitian ini dilakukan di atas kapal yang dimiliki oleh perusahaan stevedoring PT. Ciomas Ariya Berkah yang berkantor pusat di Jl. Lingkar Selatan KM.
POLTEKTRANSSDP PALEMBANGPOLTEKTRANSSDP PALEMBANG Dengan luas sekitar 2. 670 hektar, danau ini mencakup wilayah Kecamatan Ambarawa, Bawen, Tuntang, dan Banyubiru. Penelitian ini membahas perlengkapan keselamatanDengan luas sekitar 2. 670 hektar, danau ini mencakup wilayah Kecamatan Ambarawa, Bawen, Tuntang, dan Banyubiru. Penelitian ini membahas perlengkapan keselamatan
UNYUNY Penelitian ini mengeksplorasi akar penyebab kegagalan proses demokratisasi di Pakistan dan tantangan yang dihadapi dalam membangun sistem politik yangPenelitian ini mengeksplorasi akar penyebab kegagalan proses demokratisasi di Pakistan dan tantangan yang dihadapi dalam membangun sistem politik yang