STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI

JENIUS : Jurnal Terapan Teknik IndustriJENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri

Pada industri makanan, khususnya perusahaan susu, proses penyiapan bahan kemasan pada departemen Packaging Material (PM) memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran proses produksi. Meskipun telah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP), proses tersebut belum memiliki waktu standar yang baku sehingga menyebabkan variasi waktu kerja dan potensi inefisiensi operasional, yang pada akhirnya dapat mengganggu serta menimbulkan keterlambatan dalam pemenuhan kebutuhan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan waktu standar menggunakan metode Modular Arrangement of Predetermined Time Standards (MODAPTS), mengidentifikasi aktivitas yang tidak bernilai tambah, serta mengevaluasi kinerja sistem melalui simulasi menggunakan software ProModel. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap aktivitas operator, kemudian dilakukan pemetaan elemen gerakan dan konversi ke dalam kode MODAPTS untuk memperoleh waktu normal dan waktu standar secara sistematis dan terukur. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa waktu standar proses penyiapan packaging adalah sebesar 2222,67 detik. Selanjutnya dilakukan simulasi selama 8 jam kerja untuk mengetahui kapasitas sistem dan potensi terjadinya bottleneck. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan 14 order per hari, namun terjadi penumpukan sebanyak 59 order pada proses administrasi yang mengindikasikan adanya ketidakseimbangan beban kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam penerapan metode MODAPTS yang terintegrasi dengan simulasi sebagai dasar pengambilan keputusan berbasis data untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas proses kerja secara berkelanjutan.

Penelitian menunjukkan bahwa Standard Operational Procedure (SOP) yang ada perlu ditelaah ulang karena simulasi ProModel hanya menghasilkan penyelesaian 14 order sementara terdapat 59 order yang menumpuk pada meja administrasi akibat ketidakseimbangan beban waktu antara kebutuhan dan pemenuhan.Ketidakseimbangan ini menandakan adanya bottleneck pada proses administrasi dan preparasi yang menghambat aliran produksi.Oleh karena itu, perbaikan lanjutan harus difokuskan pada area penumpukan dengan meninjau kembali gerakan yang tidak diperlukan serta mengoptimalkan distribusi beban kerja.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana perubahan desain layout fasilitas memengaruhi aliran material dan mengurangi gerakan tidak bernilai tambah dengan memanfaatkan simulasi berbasis DIS (Discrete-Event Simulation) yang terintegrasi dengan metode MODAPTS; meneliti efektivitas penerapan sistem pemantauan waktu nyata menggunakan sensor IoT dan algoritma penjadwalan dinamis untuk mengurangi bottleneck pada proses administrasi serta meningkatkan responsibilitas terhadap fluktuasi permintaan; serta memperluas penerapan standar waktu MODAPTS ke departemen lain seperti produksi dan kontrol kualitas untuk mengevaluasi dampak sistemik terhadap produktivitas keseluruhan perusahaan, dengan membandingkan hasil simulasi terhadap data operasional nyata guna memvalidasi akurasi model.

  1. ANALISIS WAKTU STANDAR PEMBUATAN FITTING ELBOW PVC D 2 INCH DENGAN METODE STOPWATCH TIME STUDY | JENIUS... doi.org/10.37373/jenius.v1i2.57ANALISIS WAKTU STANDAR PEMBUATAN FITTING ELBOW PVC D 2 INCH DENGAN METODE STOPWATCH TIME STUDY JENIUS doi 10 37373 jenius v1i2 57
  2. Application of The MODAPTS Method with Innovative Solutions in The Cement Packing Process | International... sciencepubco.com/index.php/ijet/article/view/11249Application of The MODAPTS Method with Innovative Solutions in The Cement Packing Process International sciencepubco index php ijet article view 11249
Read online
File size461.2 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test