UINUIN
AHKAM : Jurnal Ilmu SyariahAHKAM : Jurnal Ilmu SyariahAbstrak. Hak Perkawinan Perempuan Afghan dalam Praktek Tradisi dan Perlindungan Hukum. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji peranan hukum atas perlindungan yang sama terhadap perempuan di Afghanistan dan memberikan rekomendasi agar hak perkawinan mereka dilindungi oleh hukum sipil atau perdata. Meskipun hukum perdata atau sipil Afghanistan menyatakan adanya jaminan dan perlindungan terhadap hak-hak perkawinan bagi perempuan, namun hakikatnya mereka masih berisiko menerima perlakuan, adat, atau tradisi yang membahayakan jiwa mereka. Tulisan ini penting dalam mencari solusi masalah perempuan di Afghanistan sehingga mereka bisa mendapatkan hak-hak sebagaimana mestinya yang dilindungi oleh hukum.
Sebagai kesimpulan, data menunjukkan bahwa hak perkawinan perempuan Afghanistan sangat terbatas, dengan praktik tradisional yang merugikan tetap terjadi meskipun ada perlindungan hukum Islam dan nasional.Perempuan, termasuk anak di bawah umur dan janda, terus dipaksa mengalami pernikahan paksa, pertukaran, dan pernikahan paksa tanpa persetujuan mereka, yang melanggar hak dan kesejahteraan mereka.Makalah ini menyerukan upaya terkoordinasi antara pemerintah, organisasi nasional, dan internasional untuk meningkatkan kesadaran, mengamandemen serta menegakkan hukum, serta menyediakan pendidikan agar hak perkawinan perempuan dapat dihormati.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana program literasi hukum berbasis masyarakat mempengaruhi penurunan praktik perkawinan paksa di wilayah pedesaan Afghanistan; studi komparatif mengenai efektivitas penegakan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan (EVAW) di berbagai provinsi dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memperkuat atau menghambat implementasinya; serta analisis peran ulama dan tokoh agama dalam mengubah persepsi tradisi yang bertentangan dengan syariat Islam dapat memberikan wawasan tentang strategi perubahan sosial yang berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar kebijakan yang lebih tepat, meningkatkan partisipasi perempuan dalam proses hukum, dan memperkuat perlindungan hak perkawinan secara menyeluruh.
| File size | 145.54 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
STIBASTIBA Kaidah ini menegaskan bahwa setiap bentuk pengobatan atau upaya perbaikan kesehatan harus dilakukan dengan cara yang aman dan tidak memunculkan risikoKaidah ini menegaskan bahwa setiap bentuk pengobatan atau upaya perbaikan kesehatan harus dilakukan dengan cara yang aman dan tidak memunculkan risiko
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Ditemukan hasil bahwa kelompok rujukan tigo tungku sajarangan cukup setuju dengan produk yang ditawarkan oleh perbankan syariah di Pasaman Barat, ini ditandaiDitemukan hasil bahwa kelompok rujukan tigo tungku sajarangan cukup setuju dengan produk yang ditawarkan oleh perbankan syariah di Pasaman Barat, ini ditandai
STEBIS IGMSTEBIS IGM Hasil uji regresi menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pemahaman mahasiswa terhadap konsep dan prinsip investasi syariah, maka semakin besar kecenderunganHasil uji regresi menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pemahaman mahasiswa terhadap konsep dan prinsip investasi syariah, maka semakin besar kecenderungan
STIBASTIBA Fenomena meningkatnya keterlibatan perempuan berumah tangga dalam parasocial relationship menjadi latar belakang penelitian ini, yang menimbulkan tantanganFenomena meningkatnya keterlibatan perempuan berumah tangga dalam parasocial relationship menjadi latar belakang penelitian ini, yang menimbulkan tantangan
UNSURUNSUR Hasil penelitian menunjukkan bahwa suku bunga, nilai tukar, indeks harga saham gabungan dan jumlah uang beredar berpengaruh signifikan dalam jangka panjangHasil penelitian menunjukkan bahwa suku bunga, nilai tukar, indeks harga saham gabungan dan jumlah uang beredar berpengaruh signifikan dalam jangka panjang
SIBERPUBLISHERSIBERPUBLISHER Penelitian ini menggunakan pendekatan Sosiologis empiris yang sifatnya kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Penelitian ini menggunakan pendekatan Sosiologis empiris yang sifatnya kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
UNSURUNSUR Perubahan sesaji dari kepala kerbau menjadi anak penyu oleh pemerintah menimbulkan kekhawatiran masyarakat nelayan karena berkurangnya kesakralan dan menurunnyaPerubahan sesaji dari kepala kerbau menjadi anak penyu oleh pemerintah menimbulkan kekhawatiran masyarakat nelayan karena berkurangnya kesakralan dan menurunnya
STAIBSLLGSTAIBSLLG Pemahaman syariat pada Suku Anak Dalam masih rendah, karena mereka masih mengabaikan ibadah dan lebih mementingkan kebutuhan duniawi, serta masih mengonsumsiPemahaman syariat pada Suku Anak Dalam masih rendah, karena mereka masih mengabaikan ibadah dan lebih mementingkan kebutuhan duniawi, serta masih mengonsumsi
Useful /
HAMZANWADIHAMZANWADI Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejarah, menganalisis nilai-nilai karakter dalam tradisi Haul Raden Intan II, dan menerapkannya dalam pelajaranPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejarah, menganalisis nilai-nilai karakter dalam tradisi Haul Raden Intan II, dan menerapkannya dalam pelajaran
STEBIS IGMSTEBIS IGM Dengan demikian, penelitian ini memperkuat teori stakeholder dalam konteks pengelolaan anggaran publik, di mana keberhasilan penyerapan anggaran dipengaruhiDengan demikian, penelitian ini memperkuat teori stakeholder dalam konteks pengelolaan anggaran publik, di mana keberhasilan penyerapan anggaran dipengaruhi
STEBIS IGMSTEBIS IGM Teknik pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada konsumen dengan metode skala likert, kemudian data diolah menggunakan aplikasi SPSS denganTeknik pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada konsumen dengan metode skala likert, kemudian data diolah menggunakan aplikasi SPSS dengan
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Sumbangsih Jepang dalam politik di fase ini terlihat dalam upaya mereka menyatukan semua golongan Islam dalam satu wadah yang bernama Masyumi. Pada masaSumbangsih Jepang dalam politik di fase ini terlihat dalam upaya mereka menyatukan semua golongan Islam dalam satu wadah yang bernama Masyumi. Pada masa